![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Sesampai nya di rumah Lia,Samuel langsung pulang.lia masuk ke dalam rumah,di lihat Lio,geo,dan Bagas sedang duduk santai di ruang TV sambil menonton film.
"udah pulang?gimana kencan nya" tanya Bagas.
"kencan apaan,orang gak kok" jawab Lia sinis.
"udah jadian belum nie sama samuel" tanya lagi Lio membuat Lia merona malu.
Lia langsung berlarian ke kamar,tak bisa menahan pipi nya yang telah merona merah.senyum nya yang ia sunggingan gengsi mengatakan nya.
"kayak nya udah jadian tu" ujar geo terkekeh saat melihat Lia berlarian menaiki anak tangga
🍃🍃🍃🍃🍃
setelah selesai mandi,Lia membuka laptop nya karena ada panggilan video call masuk dari kedua sahabat nya.lia pun mengangkat nya sambil membenahi rambut nya yang masih basah.
"halo Lia.." sapa bela.
"eh Li kamu udah jadian sama Samuel ya.." tebak Clara.
"iya kamu udah jadian ya,kok kamu tega banget sih gak kasih tau kita." geruntu bela.
"kalian tau dari mana?" tanya Lia merona.
"jadi bener kamu udah jadian sama Samuel?wah parah sahabat nya sendiri gak di kasih tau" Clara sewot.
__ADS_1
"kalau tadi siang kita gak liat kamu boncengan sama Samuel sampe nempel banget gitu,mana mungkin kita tau kalau kamu udah jadian sama tu anak." cerocos bela.
"tapi siang itu aku sama Samuel belum jadian bawel,Samuel baru tadi sore nembak aku" penjelasan Lia."niat nya juga aku mau ngasih tau kalian nanti di sekolah"
"gimana gimana?Samuel nembak kamu kayak gimana?" tanya Bela penasaran.
"rahasia" kata Lia menjulurkan lidah nya.
"wah minta di gibeng nie anak" bela mengepalkan tangan nya lalu meninju ninju kan ke telapak tangan nya yang satu nya.
Clara dan Lia pun terkekeh melihat ekspresi wajah bela yang amat amat lucu itu.terlalu asik berbincang sampai tak melihat waktu.kini telah larut malam sekali,saking asik nya mereka tak menyadari kalau kini sudah larut malam sekali.
hingga papah nya bela menyadari,menyuruh bela untuk tidur.di situlah kesadaran mereka mengenai waktu muncul.
"Bayy sampai ketemu di sekolah ya" kata Lia melambaikan tangan nya,lalu telfon pun terputus.
sedangkan di sudut kamar lain,Samuel juga sedang terbaring dengan tangan yang di tekuk untuk di jadikan bantal oleh nya.sembari menatap langit langit kamar dan membayangkan senyuman Lia yang membuat nya tergila gila.
terus membayangkan,hingga Lia larut tidur dalam mimpi nya.
...*******...
di kelas Lia sedang asik bercerita dengan sahabat sahabat nya.sambil tersenyum senyum dan bahagia.
"aduhh Li..selamat ya,aku seneng banget.akhir nya sahabat aku yang paling cantik ini punya pawang juga." kata bela heboh.
__ADS_1
"Poko nya nie ya..kamu harus traktir kita makan di kantin" kata Clara.
"hu..traktiran Mulu,kapan kamu punya pacar" ledek bela.
"sombong ya yang udah punya pacar mah.aku juga punya kali,tapi masih PDKT hehehehe" cengir Clara.
"wah siapa?" penasaran bela.
"iya siapa Clar?" tanya Lia ikut penasaran.
"ada deh nanti kalian juga tau sendiri" Clara cengengesan.
"hemm..yaudah deh yok ke kantin aku bakal traktir kalian,tadi aku minta uang jajan lebih sama nyokap,ke bokap juga minta hehehe." jujur Lia.
"ngerampok nama nya " bela tertawa.
"Lis..ikut yuk ke kantin" ajak Lia
"aku di kelas aja" jawab Lisa.
"udah ayok ikut,aku yang traktir" Lia merangkul Lisa dengan senyum
"yok cepet,Lia baru jadian tuu" kata Clara.
Lisa pun mengangguk lalu berjalan berdampingan dengan lia.banyak pasang mata melihat ke arah Lisa,seperti tidak suka kalau Lisa dekat dekat dengan lia.tapi Lia menyuruh Lisa mengabaikan tatapan sinis dari mereka.
__ADS_1
sesampai nya di kantin,mereka berempat mengambil tempat duduk yang kosong.
Lia menyuruh Clara,bela,dan Lisa pesan apa saja yang mereka mau.karena Lia sudah pernah berjanji kepada kedua sahabat nya,kalau Lia punya pacar Lia bakal traktir apapun yang mereka mau.