![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
"sumpah ini enak bangetttt" ocehan bela yang sedang melahap makanan nya.
kini ketiga gadis itu sedang berada di sebuah lestoran yang baru saja mengeluarkan menu terbaru nya.tempat makanan favorit mereka bertiga.bisa di bilang beskem mereka sejak mereka masih SMP.
"bel...bel...anterin aku ketoilet yuk" bisik Clara saat menyadari ada seseorang yang sedang menghampiri meja makan nya dari arah belakang nya Lia.
"aduh Clara,kamu kayak anak kecil bisa kan ke toilet sendiri." omel bela yang merasa terganggu dengan kegiatan makan nya.
"udah ayok" Clara menarik tangan bela paksa saat orang itu sudah ada tepat di belakang lia.bela mengerti,tapi sebenar nya bela tak ingin meninggalkan Lia dia tidak rela kalau laki laki itu bakal bikin Lia sakit hati lagi,tapi bela tak bisa menolak paksaan dari Clara.
saat mereka telah pergi,Samuel langsung menampakkan diri nya di hadapan lia.lia masih fokus dengan makanan dan handphone nya.ia tak menghiraukan keributan dua sahabat nya tadi.
"Lia...aku mau bicara sama kamu" Lia yang sedang asik melahap makanan nya langsung menghentikan kunyahan nya lalu menatap lekat ke arah sumber suara.
__ADS_1
Lia langsung meneguk minuman nya dan beranjak ingin pergi.tapi Samuel mencegah pergerakan nya.
"Lia dengerin aku dulu,aku sayang sama kamu.kejadian waktu itu cuma salah faham." ujar Samuel.
"gak perlu ada yang di jelasin lagi,semua nya sudah selesai." santai Lia membuang tatapan nya ke arah lain.
"Lia...aku sama Lisa gak ada apa apa,aku mohon percaya sama aku." Samuel memohon karena jujur dia tidak bisa jauh dari Lia.
"aku gak mau denger apa apa lagi dari kamu dan anggap kita gak pernah kenal" Lia mulai kesal lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu.selera makan nya seketika hilang dan terasa hambar begitu saja.
"lepasin jangan berani berani sentuh aku lagi" bentak Lia kesal.
"aku mohon Li,aku sayang sama kamu.aku pengen kita kayak dulu lagi,bukan seperti sekarang." Samuel masih gigih memohon berharap Lia ingin memaafkan nya.
__ADS_1
dari sudut kafe,Clara dan bela sedang mengintip mereka berdua.bela yang tak rela melihat wajah Lia yang mulai memerah kesal,ia ingin menghampiri Lia dan menampar wajah pria tak tau malu itu.tapi lagi lagi Clara mencegah nya.
"kamu mau kita kayak dulu lagi?setelah apa yang sudah kamu lakukan ke aku?!!" Lia tersenyum miris.
"semua itu cuma salah faham Lia." Samuel dengan nada rendah nya.
"aku gak peduli mau salah faham atau gimana,yang jelas aku gak mau lagi dengan cowok yang sudah menghancurkan kepercayaan ku.cowok yang memikat janji tidak akan bertemu lagi dengan gadis yang telah aku larang,dan malah bertemu di tempat yang sudah aku anggap seperti tempat singgah ku sendiri,itu adalah kekecewaan terbesar yang pernah aku rasakan.jadi tolong jangan pernah lagi kamu cari aku,anggap kita gak pernah punya hubungan apapun." jelas Lia lalu beranjak pergi menuju parkiran yang lumayan untuk di jangkau nya.
Samuel tak bisa berkata apa apa lagi dia hanya bungkam dalam posisi nya sekarang,menatap kepergian Lia yang telah menjauh dan akan selama lama nya menjauh dari diri nya.
'aku sudah mengecewakan lia,apa ini balasan atas ingkar nya janji aku dengan nya'batin Samuel masih meresapi kata demi kata yang tadi keluar dari mulut Lia.
bela dan Clara pun mendekat ke arah Samuel,bela yang seperti sangat membenci samuel.ia memberikan tatapan tajam untuk pria di hadapan nya.
__ADS_1
"dengar ya,jangan pernah lagi lu tampakkan wajah lu itu di hadapan Lia kalau hanya untuk sekedar nyakitin hati dia.siapapu yang berani nyakitin Lia,akan berurusan dengan gua." kasar bela lalu pergi menyusul Lia di mobil.
"lebih baik lu lupain Lia,karena Lia sekali nya dia kecewa dia gak bakalan liat ke belakang lagi walau terasa sulit untuk melupakan nya." ujar Clara santai dengan suara di gin dan tatapan mengerikannya.