![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy reading 😇
kepala nya terasa pusing,kantuk matanya terasa sangat berat untuk Lia buka.cahaya memantul terang memancarkan kegelapan pandangan lia.lia melihat sekelilingnya.dia ada di kamar nya,apa tadi dia hanya mimpi?.Lia langsung melompat dari kasur,dan segera mengecek ke rumah sakit.lia yakin tadi itu hanya mimpi.bukti nya sekarang dia ada di rumah.
saat menuruni anak tangga,Lia melihat di ruang tamu sudah ramai akan keluarga nya mereka semua berpakaian hita pekat dari ujung rambut hingga kaki.
"mah mau kemana?" tanya Lia mendekati Kesya.
"kita mau layad ke pemakaman nya Hyun nak" ujar kesya pelan membelai rambut Lia.
"gak!!!...ini semua mimpikan,ini mimpikan." Lia mengamuk,vas bunga yang ada di ruang tamu Lia hempaskan satu persatu ke lantai."ini mimpi!!!" teriak lagi Lia.
"Lia ini bukan mimpi!!" bentak Lio yang tak kuat melihat sikap Lia seperti ini.
"aaa....." lagi lagi Lia berteriak histeris lalu mengambil kunci mobil Lio yang ada di atas meja berniat ingin pergi ke pemakaman.
__ADS_1
"pah...Lia..pah..aku gak tega liat dia seperti itu" Kesya menangis dalam dekapan Rangga,tak kuat melihat Lia yang tak bisa menerima kenyataan.
"Lio kamu ikuti lia" pintah Rangga kepada Lio.
tanpa ambil kata Lio pun beranjak ingin menyusul Lia bersama dengan geo yang ikut dengan nya.lia dengan lajunya mengendarai mobil,begitu sampai pemakaman Lia langsung turun dari mobil tanpa menutup pintu mobil dan tanpa mengambil kunci nya.dia berlarian mencari orang yang ingin memakamkan Hyun.
Lio yang melihat mobil nya terparkir sembarangan,langsung menghampiri mobil tersebut.di lihat Lia sudah tidak ada di sana.lio menutup mobil dan akan mencari Lia.
"Berhenti!!!" teriak Lia saat jenazah Hyun ingin di angkat dan di kuburkan.
"kalian semua menyingkir,jangan ada yang berani menyentuh hyun.dia masih hidup!!! aku bisa laporin kalian kepolisi karena telah menyiksa orang sembarangan.semuanya pergi!!!! Hyun masih hidup!!!" Lia mengancam di tengah tengah kerumunan itu,sembari menjaga jenazah Hyun yang masih tergeletak di ranjang nya.
"enggak bunda..itu semua gak bener,mereka ingin menyiksa Hyun hidup hidup bun" perkataan Lia sudah ngelantur kemana mana.entah apa yang kini terjadi dengan Lia.
"Lia...kamu ngomong apasih,sadar Li...sadar." Lio menyeret Lia paksa,dia tak mau acara pemakaman nya berantakan.walau dia tak tau apa yang sedang terjadi dengan saudara kembar nya.
__ADS_1
"Lio,Lio,Lio...hentikan,jangan kasar sama Lia." gubris geo memeluk Lia yang di seret paksa oleh Lio.
"aku gak tau lagi apa yang ada dalam jalan pikiran Lia sekarang.jelas jelas Hyun sudah meninggal,kenapa dia malah ngomong yang tak masuk akal seperti tadi." geram Lio.
"Lio sabar,seharusnya kamu bikin Lia merasa tenang.bukan malah marah marah dan kasar begini." geo mengangkat Lia yang entah kondisi nya kini mulai lemah lagi.lalu membawa nya ke mobil.
...******...
setelah kejadian itu Lia mengalami gaguan depresi mayor.Suatu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati yang terus tertekan atau kehilangan minat dalam beraktivitas, menyebabkan penurunan yang signifikan dalam kualitas hidup sehari-hari.
Kemungkinan penyebabnya termasuk ketegangan yang bersumber dari kombinasi kondisi biologis, psikologis, dan sosial. Semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa faktor ini dapat menyebabkan perubahan dalam fungsi otak, termasuk aktivitas abnormal dari sirkuit saraf tertentu dalam otak.
beberapa bulan berlalu Lia sering sekali melamun,menyendiri dan jarang makan.hati dia gampang berubah,Lia masih normal.tapi sering sekali dia mengingat nama Hyun yang selalu melekat di otak nya.dia selalu mengatakan 'aku rindu sosok Hyun,di mana dia?apa dia tak menyayangi ku hingga meninggalkan aku sepeti ini'
sekali Lia pernah nekad ingin bunuh diri,dia merasa hidup nya hampa tanpa sosok Hyun yang selalu menjadi benteng untuk nya.tapi Kesya selalu bisa meluluhkan hati Lia,jika gadis itu ingin melakukan sesuatu di luar batas nya.
__ADS_1
Lia masih bisa merawat diri nya,menjaga penampilan nya sendiri.merawat rambut nya dan kamar nya juga.tapi beberapa bulan ini,Lia sangat sulit untuk di ajak bicara.gadis itu memilih mengurung diri di kamar,hampir setiap hari,setiap saat,setiap waktu,jam dan menit nya.
Bersambung....