[S2] SI KEMBAR

[S2] SI KEMBAR
Chapter.35


__ADS_3

sesampai nya di rumah Lia,Samuel langsung pulang.karena dia sudah ada janji untuk main basket sama temen temen nya.lia pun masuk ke dalam rumah,di lihat bela, Clara dan Lisa sedang terduduk santai di ruang TV sambil memakan cemilan.


"enak ya yang habis jalan" sindir bela sembari masih fokus memakan kripik kentang nya.


"enak dong" kata Lia lalu dia langsung naik ke atas untuk bersih bersih badan.


tak berselang lama,segerombolan cowok bermunculan dari pintu utama rumah tersebut.lio mengajak teman teman nya untuk bersantai lagi di rumah nya.tentu nya ada Fino juga,saat bela menyadari kedatangan Fino dia langsung berlarian ke arah Fino.dengan kemanjaan yang khas,bela memeluk Fino.


"kamu ke mana aja sihh kok gak ajak ajak aku" geruntu bela masih bergelantungan di lengan tangan Fino.


"kan tadi aku udah bilang sama kamu,tadi aku pergi sama Lio dan temen temen.yaudahdeh gini pulang dari sini kita jalan,gimana?" kata Fino memanjakan bela


bela pun mengangguk bahagia,sedangkan teman teman mereka melihat geli ke arah Fino dan bela yang sedang bermesraan di depan mereka.fino hanya cuek dan mengabaikan tatapan geli mereka.karena hal ini sudah biasa bagi dia.


"yuk kita gabung sama yang lain." ajak Fino merangkul bela.


mereka pun bergabung dengan teman teman yang lain.terlihat Lisa sangat canggung berada di antara mereka mereka.walau para cowok tak menghiraukan keberadaan Lisa.

__ADS_1


jangan heran jika kediaman Rangga dan Kesya ini selalu di jadikan tempat nongkrong untuk teman teman nya lio.karena mereka suka berada di rumah ini,apa lagi dengan keberadaan Lia yang membuat mereka jadi nyaman.


Lia memang cuek,tapi sifat cuek nya akan berubah jika dia sudah berada di rumah,berbeda dengan sifat Lia kalau di luar yang selalu cuek dan dingin pada siapapun.di jamin siapapun yang ke rumah Lia dan mengajak Lia ngobrol,gak bakal Lia cuekin.cuma agak gampang di ajak ngobrol.


"wihh baru di tinggal sebentar aja udah rame nie ruang TV" ucap Lia sembari menuruni anak tangga


sontak orang orang yang berada di ruang TV melihat ke arah Lia yang masih menuruni anak tangga yang kini mulai mendekat ke arah mereka.


lia memakai baju yang kemarin Nara berikan untuk nya,baju yang kapel dengan lio.dengan celana pendek selutut seperti pakaian rumahan pada umum nya.


"kak Lio mana?" tanya Lia kepada Bagas.


"ngapain nyariin aku" kata Lio nyelonong di depan Lia lalu duduk di samping Bagas.


"lho..kak Lio kok pakek baju ini juga?" Lia mengangkat kera baju nya sendiri.


"kamu juga pakek baju ini?" terkejut juga Lio

__ADS_1


"anak kembar selalu ya filing nya sama" kata Bagas memakan kripik kentang yang di suguh kan.


"Lia..kamu ganti gih Sono baju nya,males aku samaan sama kamu" kata Lio mendorong Lia pelan.


"idih ya... kak Lio tu yang ganti Sono,orang aku duluan yang Makek." Lia gak terima menimpal balik perintah dari Lio.


"bilang aja mau kapel sama aku" sindir Lio lalu mulai fokus ke handphone nya lagi.


"ihh.." Lia mejambak rambut Lio kesel,dengan sigap Bagas melerai pertikaian mereka.


"udah udah kalian ini saudara kembar ngapain ribut sih,Lia sini" kata Bagas menarik tangan Lia dan mendudukkan gadis itu di paha nya.


saat mendengar kata kembar dari Bagas Lisa terbengong dan mulai mengamati wajah Lia dan lio.'ouhh jadi mereka anak kembar,pantas saja wajah nya sangat mirip dan tinggi nya juga hampir sama.'batin Lisa.


"dengerin kak Bagas,omongan Lio gak usah kamu cerna.yang ada nanti malah emosi,ini lagi ngapain sih kamu cari masalah." Bagas menepuk bagian belakang kepala Lio pelan.


Lio hanya cengar cengir gak jelas,diikuti oleh tawa teman teman nya yang lain.setelah keadaan mulai tenang,mereka pun asik berbincang bincang sambil nonton TV.

__ADS_1


terlihat Lisa sangat canggung berada di antara anak anak ini.dia gak nyaman dengan keberadaan para cowok yang jumlah nya sekitar tujuh orangan.apa lagi dengan tatapan Lio yang sesekali menatap ke arah nya sinis.


__ADS_2