![[S2] SI KEMBAR](https://asset.asean.biz.id/-s2--si-kembar.webp)
Happy reading♡♡♡
Lio pun keluar dari mobil,dengan tas yang menggantung di pundak nya.tak lupa dengan jaket kesayangan nya yang selalu ia kenakan.
Begitu juga dengan Lia,ia keluar dari mobil nya dan langsung melompat berlarian ke arah Lio.
"Gimana kak..?" tanya Lia dengan senyum mengejek.
"Ya ya..hari ini kamu sedang beruntung." jawab Lio berjalan berlalu meninggalkan Lia.
"isss...tak ada kah sedikit pun kakak berniatan untuk memuji ku?" tanya Kesya sedikit berteriak sambil menyusul langkah nya yang tertinggal oleh Lio.
"gak ada.." teriak Lio.
"okelah terserah,etss..tapi inget traktiran nya." lia menagih janji sebelum Lio memasuki kelas nya.
'sial uang jajan ku bakal habis ludes sama Lia' batin Lio.
itulah permasalahan Lio tak bisa menerima kekalahan ini,ya karena kalau dia traktir lia.yang ada Lia bakal minta yang macem macem hingga membuat kantong uang nya kritis.
"iya iya" pasrah Lio.
mau bagaimana lagi,ini semua juga kesalahan nya.dia sendiri yang membuat perjanjian itu tadi di jalan,dan kini dia harus membayar semua nya.
Lia pun beranjak pergi meninggalkan kelas Lio. sepanjang dia berjalan ia selalu menjadi pusat perhatian anak anak yang dia lalui.tetapi jika mereka dapat balasan tatapan sinis dari lia.mereka akan langsung mengalihkan pandangan nya pada lain arah.
Baru saja Lio sampai di kelas nya,meja nya sudah di penuhi dengan barang barang aneh.yang entah Lio gak tau dari mana barang barang itu datang.
Ada setangkai bunga mawar,sebotol minuman,surat,buket bunga,coklat.
"Itu dari adik kelas" ujar ketua kelas nya Lio.
"Huff..sampai kapan aku harus kayak gini" geruntu Lio mendudukkan tubuh nya kasar.
"sampai kamu jadi jelek." celetuk Beno temen yang duduk di depan Lio.
__ADS_1
Lio pun melempar bunga yang ada di meja nya ke kepala si Beno.
Di sudut lain,Lia di buat histeris dengan keberadaan seseorang yang entah dari kapan duduk di depan kelas nya.
"kak Nara?" terkejut Lia.
"Lia..." histeris Nara langsung memeluk Lia.
"kak Nara kok bisa ada di sini?" tanya Adelia.
"iya nie..kakak mau ngasih surat izin buat Bagas." kata Nara.
Nara? kalian masih ingatkan siapa dia.nara itu anak nya Aldo kakak kedua nya rangga.anak yang polos itu lohh,sekarang usia nya sudah menginjak 22 tahun.sedangkan Bagas adalah adik nya Nara,yang kebetulan satu kampus dengan Lio dan Lia.tapi Bagas kini duduk di kelas 12,jadi kakak kelas nya Lio dan Lia.
"ouhh,memang kak Bagas kenapa?" Lia
"Bagas lagi sakit." kata Nara.
"ehh ternyata kak Bagas bisa sakit juga ya,setau aku kak Bagas kan cuma bisa bolos pelajaran terus nongkrong di kantin belakang." ejek Lia sambil tersenyum.
"ouhh ya?..memang Bagas suka bolos?dasar tu anak memang susah di bilangin" kata Nara terkekeh.
"Baru kemarin,tadi nya kakak itu mau mampir ke sana,eh si Bagas malah sakit.jadi kakak harus urus dia dulu." jawab Nara.
"kayak anak kecil aja harus di urus." terkekeh Lia."yaudah kak Lia mau masuk kelas dulu udah bel,nanti main ke rumah Lia ya.."
"oke belajar yang rajin ya.." kata Nara.
"oke kak." teriak Lia dari dalam kelas .
Guru pun kini telah memasuki kelas Lia lalu mulai menerangkan materi materi nya.sedangkan Lia dia diem diem memainkan handphone nya.
karena pelajaran bahasa adalah pelajaran yang paling tidak ia sukai.sibuk mengetikkan sesuatu di handpone nya,sembari sesekali melirik ke arah guru yang masih menulis di papan tulis.
"Lia kamu ngapain?" tanya Bela teman di belakang Kesya,yang bukan lain adalah salah satu antek antek nya Adelia .
__ADS_1
"berisik kamu" bisik Lia menatap tajam antek antek nya itu.
"gak ada kapok kapok nya ya kamu Li." bisik Bela lalu fokus kembali ke buku nya.
sepanjang pelajaran berlangsung Lia gak bisa fokus menerima materi nya.ia sibuk mengotak Atik kuku nya persis seperti orang yang tidak ada kerjaan.
"Lio...geo..!!!" suara teriakan guru BK dari luar kelas.
"Ada apa lagi dengan dua anak itu." guru bahasa berdecak heran melihat keributan di luar.
"Lia kamu jangan seperti kembaran kamu itu ya,duduk dan tetap menyimak materi dengan benar" ucap guru bahasa kepada Lia.
"Pasti Bu.." jawab Lia.
"pasti apa?" tanya guru bahasa.
"ya pasti lebih parah dari kembaran nya lah Bu.." cetus bela membuat seisi kelas tertawa terbahak bahak.
Lia hanya menatap tajam ke arah bela,lalu di balas dengan senyum canggung di sudut bibir bela.
"sudah sudah jangan ribut,kerjakan lagi tugas nya." kata guru bahasa.
Ruang BK
"Geo!! Lio!!...kalian benar benar bandel.ngapain kalian tadi di roof top di saat jam belajar?,pakek tidur tiduran segala di sana.lagi nyantai?,dan bisa bisa nya ya.. kalian lari dari ibu." marah Ibu Titin Selaku guru BK.
"maaf Bu tadi kita itu reflek Bu..." jawab Lio.
"reflek? memang kamu kira ibu ini apa?.bisa bisa nya reflek sampe lari kebirit birit ke temu ibu.emang ibu hantu?" bentak Bu Titin.
"gak ada yang bilang ibu hantu,ibu sendiri yang merasa ibu itu hantu." celetuk geo membuat Lio menahan tawa nya.
"geooo!!!!! berani nya kamu bilang begitu,kamu ngatain ibu?.kalian ibu hukum keliling lapangan 30 kali." teriak Bu Titin lalu menyuruh kedua anak ini langsung terjun ke lapangan.
"sial 30 kali gak punya otak ya guru BK,ini gara gara kamu juga ngapain tadi ngatain Bu Titin hantu segala,jadi nambah kan hukuman nya." geruntu Lio mulai berlarian mengelilingi lapangan.
__ADS_1
Bersambung....
yuk tinggalkan jejak kalian,jangan lupa like,komen and vot nya😍