2A ( AQEEL & AQEELA )

2A ( AQEEL & AQEELA )
Part 13


__ADS_3

"Sepertinya tuan Kevin salah memilih karyawan seperti kalian " ucap Aqeela.


"Ada apa ini " ucap seseorang.


Aqeela dan dua wanita yang entah siapa nama nya langsung menatap ke arah suara dan tiba-tiba dia wanita resepsionis langsung menciut saat di melihat pria bertubuh kekar datang ke arah mereka


Aqeela yang melihat itu menebak jika pria tersebut berpengaruh di perusahaan ini itu sebabnya dia wanita ini menciut.


"Selamat pagi tuan " ucap dia wanita itu bersamaan.


Sedangkan Aqeela hanya tersenyum dan menundukkan sedikit kepala pada pria yang tidak dia ketahui namanya itu.


"Maaf nona bisa saya bantu " ucap pria tersebut pada Aqeela yang menatap nya.


"Saya ingin bertemu dengan tuan Kevin, apa dia sudah datang " ucap Aqeela.


"Nona Aqeela " ucap nya


"Iya saya Aqeela " ucap Aqeela lagi


"Mari nona tuan Kevin sudah menunggu anda di ruangannya " ucap pria tersebut.


Sekarang wajah dua wanita resepsionis semangkin pucat saat bos mereka menunggu kedatangan wanita yang bernama Aqeela ini.


"Oh benar kah " ucap ucap Aqeela.


"Mari nona maaf jika kami tidak menyambut kedatangan anda " ucap pria tersebut.


"Tidak masalah, ayo saya juga sudah gerah di sini " ucap Aqeela sambil tersenyum miring.


Saat mendengar ucapan Aqeela dia langsung menatap dua orang wanita resepsionis seperti nya dia membuat kesalahan pada wanita di hadapannya ini.


"Ayo " ucap Aqeela saat Pria di hadapannya tidak ada pergerakan.


"Ayo mari nona " ucapnya langsung berjalan lebih dahulu.


Sebelum Aqeela meninggalkan meja resepsionis dia menatap dua wanita tersebut dan berkata.


"Berdoa lah " ucap Aqeela langsung melangkah mengikuti pria di depannya tapi langkahnya terhenti saat mendengar seseorang.


"Nona " ucap salah satu resepsionis.


"Ada apa, dimana percaya dirimu " ucap Aqeela.


Tanpa menunggu jawaban dari dua wanita di hadapannya Aqeela langsung melanjutkan langkah kakinya uang sempat terhenti dan berjalan dengan cepat mengejar pria yang berjalan lebih dahulu itu.


" Silahkan nona " ucap pria tersebut saat pintu lift sudah terbuka.


Dengan gaya yang elegan Aqeela masuk dalam lift tanpa berkata sepatah kata pun, saat menunggu Aqeela mengeluarkan ponsel nya dan banyak pesan dari teman dan yang lebih tertarik dia membaca pesan dari Daddy tercinta.

__ADS_1


Daddy 💞


Sayang bagaimana apa sudah bertemu dengan tuan Kevin ?


Apa dia baik ?


Apa dia tampan biar Daddy jodohkan kau dengan nya ?


Jangan bilang mommy nanti mommy marah.


Dad bercanda sayang


Good luck sayang, dad meeting dulu .


Melihat banyak pesan dari Daddy tercinta tanpa sadar Aqeela tersenyum kecil tapi hanya sebentar saat merasa di perhatikan.


"Maaf saya sudah punya kekasih , jadi lebih baik mundur " ucap Aqeela.


Dasar Aqeela dengan tingkat pede yang tinggi dia bilang sudah punya kekasih.


Pria yang satu lift dengannya langsung memalingkan wajah saat kepergok mengawasinya.


Ting ....


Dan bertepatan dengan pintu lift terbuka Aqeela langsung keluar lebih dahulu baru pria tersebut .


"Mari nona " ucap pria tersebut.


Tok Tok


"Masuk " ucap seseorang di dalam ruangan.


Setelah mendengar perintah dari orang di dalam ruangan pria tersebut langsung membuka pintu ruangan.


Aqeela langsung menyimpan ponsel di dalam tas jinjing yang dia bawa.


"Maaf tuan, nona Aqeela sudah sampai " ucap pria .


Pria yang sibuk dengan bekas di ruangan langsung bangun dari duduknya saat mendengar seseorang yang dia tunggu sampai.


"Suruh masuk " ucap nya semangat.


"Baik tuan " ucap nya dan langsung menghampiri Aqeela yang berada di luar ruangan.


"Nona silahkan masuk tuan sudah menunggu " ucap nya.


"Terima kasih " ucap Aqeela langsung masuk dalam ruangan.


"Selamat pagi Nina Aqeela " sapa Kevin

__ADS_1


"Pagi tuan Kevin " ucap Aqeela.


Silahkan duduk nona " ucap ucap Kevin.


Aqeela langsung duduk di sofa yang sudah di siapkan di dalam ruangan, sedangkan pria yang mengantar nya berdiri tidak jauh dari nya.


"Rio siapkan air minum untuk nona Aqeela " ucap Kevin.


"Tidak perlu repot-repot, bagaimana jika kita bahas semua nya sekarang " ucap Aqeela tanpa basa-basi.


Apa mood Aqeela tidak baik saat di sambut oleh dua resepsionis yang baik hati pada nya.


Kevin yang melihat Aqeela merasa tidak betah berada di perusahaannya mengernyit dahi heran .


Apa seseorang membuat wanita di hadapannya berubah menjadi wanita dingin, jika iya siapa mereka berani-beraninya berbuat begitu.


Apa mereka tahu jika memanggil wanita di hadapannya sangat sulit karena banyak yang menawarkan pekerjaan padanya.


Dan mungkin dia beruntung Aqeela mau datang ke perusahaan nya yang tidak sebanding pada perusahaan keluarga nya walau bukan memulai pekerjaan mereka ingin mengajukan kerja sama pada Aqeela.


"Bisa kita mulai " ucap Aqeela.


Ternyata Aqeela tidak tida ingin berbasa-basi pagi .


"Maaf nona, begini " ucap Kevin .


Dia langsung membahas kerja sama mereka biar Aqeela tertarik ingin bergabung dengan perusahaan nya.


"Seperti nya menarik " ucap Aqeela.


Mendengar ucapan Aqeela, Kevin langsung tersenyum cerah .


"Tapi sebelum saya tanda tangan surat ini bagaimana jika panggil dua wanita yang berada di depan sana " ucap Aqeela.


Bingung, wanita mana yang Aqeela maksud dia tidak paham .


Aqeela yang melihat kebingungan Kevin langsung memperjelas ucapnya.


"Wanita yang ada di meja resepsionis " ucap Aqeela melanjutkan ucapannya.


Kevin semangkin tidak paham apa yang terjadi sebenarnya tapi tidak ada pilihan dia harus menuruti wanita di hadapannya.


"Rio kau dengar, panggil karyawan resepsionis ke mari " ucap Kevin.


"Baik tuan " ucap Rio.


sebelum keluar Rio menundukkan badan pertanda menghormati dua orang yang ada di hadapannya.


Kira-kira apa yang akan di lakukan Aqeela pada dua wanita resepsionis yang menyambut kedatangan dengan sangat manis ?

__ADS_1


Saksikan part selanjutnya dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain


__ADS_2