2A ( AQEEL & AQEELA )

2A ( AQEEL & AQEELA )
Part 18


__ADS_3

Saat malam hari sudah tiba di mansion keluarga Ryan sudah bersiap-siap untuk makan malam di luar.


Sedangkan di kamar sebelah seorang wanita membongkar isi kemari secara Pakaian nya tidak ada yang bagus menurut nya nanti dia sumbangkan saja baju nya ini biar di ganti ma mommy tercinta.


Membayangkan hal itu saja dia sudah bahagia bagaimana jika benar terjadi dia akan bahagia sekali.


Saat Aqeela sibuk dalam lamunannya tiba-tiba pintu kamar nya di ketuk oleh seseorang.


Tok Tok Tok


"Qeela ini mommy nak " ucap Ara.


Mendengar suara mommy nya Aqeela langsung dengan gerakan cepat dia memasukkan kembali pakaian yang berserat.


Sedangkan Ara yang merasa tidak ada jawaban langsung membuka pintu yang kebetulan tidak di kunci dan betapa terkejutnya dia saat melihat kamar yang sudah seperti kapal pecah.


"Astaga Qeela apa yang terjadi " ucap Ara.


Sedangkan Aqeela hanya cengar-cengir saat ketahui.


"Ada apa ini " ucap Ara.


"Ini my tadi saat Qeela buka pintu lemari isinya tumpah " ucap Aqeela.


Bukan Aqeela namanya jika tidak membuat ulah hanya ingin makan malam saja Aqeela membongkar isi lemari nya.


Sedangkan Ara yang mendengar ucapan putri bungsu tidak percaya secara dia menyusun rapi dan sampai tidak penuh dan yang menyebabkan dia tidak percaya pakaian nya menggunakan gantungan bukan yang di lipat rapi.


"Coba jelaskan bagaimana caranya bisa tumpah dan jika ingin berbohong coba masuk akal apa dia terbang begitu " ucap Ara.


Saat menyadari kesalahannya nya Aqeela langsung menggaruk kepalanya tidak gatal iya juga pikir nya bagaimana bisa tumpah.


"Kenapa ketahuan, mom tidak mau tahu pokonya bereskan pakaian itu mom tunggu di bawah " ucap Ara Langsung keluar tapi batu juga berapa langkah Aqeela langsung berkata.


"Tapi mom kita ingin makan malam " ucap Aqeela.


"Mom tidak mau tahu, jangan coba-coba minta bantuan dengan maid dia mom yang gaji jadi belajar tanggung jawab " ucap Ara.


Tanpa menunggu jawaban dari putrinya Ara langsung turun ke lantai bawah jika tidak ingin mood nya berubah mana dia melarang maid masak hati ini bagaimana dia ingin makan jika mood nya buruk dan membatalkan makan malam nya .


Kejam iya, bisa di bilang Ara kejam mendidik putra-putrinya tapi Ara melakukan itu tanpa sebab dia tidak ingin putra dan putri mereka bertingkah semena-mena dengan orang di bawah nya secara ekonomi yang beruntung.


"Mommy sekali saja " ucap Aqeela tapi sayang Ara sudah menghilangkan dari penglihatan.


Jadi mau tidak mau Aqeela merapikan kembali pakaian yang sudah dia bongkar pada kemari nya.


"Nasib badan jadi anak sultan tapi harus mandiri " ucap Aqeela.

__ADS_1


Sedangkan Ara yang sudah sampai di rumah keluarga langsung menghempaskan tubuhnya di sofa .


"Di mana putri kita mom" ucap Devan .


Secara tadi istrinya bilang ingin menjemput putri mereka yang tak kunjung memperlihatkan batang hidung saat mereka ingin berangkat ke restauran untuk makan malam bersama.


"Dia sedang membereskan pakaian " ucap Ara.


Tunggu, maksud nya bagaimana Devan tidak paham membereskan pakaian itu apa , apa mencuci atau bagaimana lalu bagaimana dengan makan malam mereka apa gagal begitu.


"Maksud mommy " ucap Aqeel.


"Mom sudah dia merapikan pakaian yang dia bongkar seperti kapal pecah " ucap Ara.


Sekarang mereka paham jika Aqeela membuat ulah lagi karna bukan Aqeela namanya jika tidak membuat ulah satu kali saja.


"Ya ampun " ucap mereka.


Tidak hanya dandan saja yang lama walau hanya makeup tipis tapi Aqeela saat keluar mansion harus terlihat sempurna tanpa ada cacat sedikit saja.


Dan tidak lama akhirnya yang di tunggu keluar juga dari sarang persembunyian nya dengan langkah kaki yang elegan Aqeela menuruni anak tangga.


"Yuhuuuu Aqeela yang cantik jelita sudah siap " ucap Aqeela.


Mereka yang Mendengar suara Aqeela langsung bangun dari duduk nya karna mereka sudah bosan menunggu dan lebih parahnya lagi kampung tengah sudah minta di sini


"Ayo kita berangkat " ucap Devan.


"Ayo " ucap Aqeela.


Mereka langsung berangkat menuju restoran ternama yang ada di koto ini dan selama di perjalanan Aqeel hanya diam saja berbeda dengan Aqeela yang tidak pernah habis dengan topik pembicaraan.


"Dad nanti kita ke mall ya " ucap Aqeela.


"Memang nya beli apa di mall " ucap Devan.


"Itu dad masak pakaian Qeela pada merajuk " ucap Aqeela.


Tunggu apa katanya merajuk bagaimana bisa merajuk tadi bajunya tumpah ada-ada saja putri nya ini


"Katakan apa yang ingin di beli di sana " ucap Ara.


Sekarang stok Sabar Ara masih banyak jadi biarkan putri berkreasi dia tidak marah tapi hanya pusing saja.


"Tidak ada Qeela mau jalan jalan saja kok my " ucap Aqeela.


"Mana ada dalam kamus mu hanya jalan-jalan kau selalu membuat onar dan habis itu belanja " ucap Aqeel.

__ADS_1


"Ih kakak kenapa jujur sekali kan Qeela malu " ucap Aqeela.


Dan bertepatan dengan mobil yang berhenti di salah satu restoran ternama yang pengunjung nya sangat ramai terlihat dari area parkir yang sudah di sediakan saja mobil mereka tidak ad tempat untuk parkir.


"Mom dan anak-anak masuk lah terlebih dahulu dad cari tempat parkir dulu " ucap Devan.


"Tidak apa dad biar kita sama-sama cari " ucap Ara.


Jadi mereka tidak ada yang keluar saat Devan mencari parkir dan mereka sangat jauh memarkir kendaraan mereka dan setelah menemukan tempat parkir mereka langsung keluar dari dalam mobil.


"Ayo kita masuk " ucap Devan.


"Makan, makan " ucap Qeela.


"Selamat datang tuan nyonya " ucap dua pelayan restoran.


"Apa masih ada tempat kosong untuk kami " ucap Ara.


Secara restoran tersebut penuh oleh pengunjung yang pergi makan sampai pelayan kewalahan melayani pengunjung.


"Mari nyonya akan kami tunjukkan " ucap pelayan itu.


"Tidak apa biar kami saja " ucap Ara.


"Ayo ke sana " ucap Ara setelah menemukan tempat kosong Yang hanya menyisakan tempat pojokan .


Setelah menemukan tempat yang kosong mereka langsung duduk dan selama di sana tidak ada yang datang untuk memberikan mereka menu karya saking penuhnya dan pelayan sampai kewalahan.


"Mba mau pesan " ucap Qeela.


Secara kampung tengah sudah mulai demo tapi tidak ada pelayanan satu pun yang datang menghampiri karna baru mengantar pesanan tapi sudah di panggil pengunjung lain.


Tapi tidak ada yang mendengar panggilan Aqeela karna semua nya sibuk.


"Sabar sayang mereka sedang sibuk " ucap Ara.


"Baiklah " ucap Qeela.


Sedangkan seorang wanita yang duduk di kursi yang ada di dapur dan tanpa sengaja dia melihat pengunjung yang berada di pojok menunggu dengan sabar tapi tidak ada pelayan yang datang menghampiri mereka.


"Urus sisa nya " ucap wanita tersebut pada chef.


"Baik chef " ucap mereka.


Setelah itu dia langsung keluar dengan membawa daftar menu di tangannya menuju meja pojok yang sudah lama sampai tapi tidak ada yang datang karna semuanya Sibuk.


"Permisi ini daftar menunya nyonya "

__ADS_1


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya


__ADS_2