
Dan benar saja saat malam hari tiba di mana Aqeela sedang menonton televisi dan tidak lama dia mendengar suara mobil yang datang mendengar itu Aqeela langsung berlari menghampiri pintu utama untuk menyambut kedatangan seseorang yang dia tunggu .
"Selamat datang Daddy sini biar Aqeela banyu bawa tas nya " ucap Aqeela menyambut Kedatangan Daddy tercinta .
"Dad " ucap Ara yang baru datang Karna Aqeela yang berlari jadi dia lebih dulu sampai menyambut kedatangan suami tercinta.
"Mom, sayang " ucap Devan tapi dia merasa sedikit aneh dengan tingkah laku putrinya kali ini.
"Mom sudah siapkan air hangat untuk Daddy mandi habis itu kita makan malam " ucap Ara .
"Baiklah " ucap Devan , tapi die merasa sekarang berbeda apa terjadi sesuatu yang tidak dia ketahui .
Saat Devan dan Ara naik ke lantai atas Aqeela melanjutkan acara nonton nya walau di kamar nya sudah ada televisi tapi saat ini dia ingin nonton televisi .
Jika kalian bertanya di mana pengantin batu jelas mereke sedang honeymoon dan mereka memiliki ke Paris untuk menjadi saksi bisu mereka .
Sekarang dia jadi kesepian apa setelah ini saudara kembar nya akan pindah meninggalkan diri nya oh my god dia harus mencari jati dirinya kalau begitu mana iya Aqeela yang cantik jelita tidak memiliki kekasih jangan sampai dia di ejek oleh sepupu nya yang pasti sudah memiliki kekasih di sana.
"Jauh termenung " ucap seseorang , Aqeela yang mendengar itu langsung membalikan badan ternyata mom and dad yang datang .
"Ayo kita makan malam " ucap Ara.
"Daddy gendong " ucap Aqeela langsung berlari di sofa dan saat itu Devan langsung mendekat.
"Kau sudah dewasa tapi masih minta gendong " ucap Ara tidak habis pikir dengan kemanjaan putrinya satu ini.
"Ih mommy iri dad bilang saja mau di gendong " ucap Aqeela .
"Mommy mau, sini biar dad gendong sekali " ucap Devan .
"Terima kasih " ucap Ara langsung berjalan dengan cepat biar lebih dulu sampai di meja makan .
Mereka hang melihat itu langsung terkekeh geli apa seorang Queen sedang merajuk sekarang jika iya oh ini sangat langka harus di abadikan.
__ADS_1
Dan saat Devan dan Aqeela sampai di meja makan Devan langsung menurunkan Aqeela di kursi dan langsung duduk di kursinya.
"Habis ini kita ke ruang bawah tanah " ucap Ara , Devan langsung menyantap istri dan putrinya bergantian .
Iya memang mereka memiliki ruang bawah tanah di mana alat-alat yang canggih antara milik Devan dan Ara berada, jelas berbeda markas yang mereka pimpin naga putih dan hitam jadi mereka memiliki alat yang berbeda bukan dan mereka jarang ke sana tapi kali ini ingin ke ruang bawah tanah seperti nya dia ketinggalan informasi.
Walau penasaran tapi Devan tidak bertanya dia memilih untuk diam menikmati makan malam mereka biarlah terjawab kan rasa penasaran nanti.
Dan hanya memerlukan 30 menit mereka sudah menyelesaikan acara makan malam dan di sinilah mereka di ruang bawah tanah yang masuk melalui kamar mommy tercinta jadi yang masuk di sana hanya orang tertentu dan hanya bisa menggunakan kartu untuk sampai di sana .
Ara langsung membuka alat Alat nya yang di tutup menggunakan kain dan begitu dengan Devan melakukan hal yang sama dan langsung menyalakan laptop berserta alat lain.
"Dad pasti Bingung kenapa kita harus kemari " ucap Ara membuka suara Devan langsung menganggu memang itu kenyataan nya
"Aqeela " ucap Ara .
"Emmm,,,tadi siang Aqeela di pecat " ucap Aqeela membuka bicara .
Aqeela langsung cemberut jika mommy tercinta hanya senyum berbanding balik dengan Daddy nya yang shock tapi malah mengejek diri nya .
"Ih Daddy menyebalkan " ucap Aqeela
"Tenang saja besok kita akan pergi ke kantor cabang " ucap Devan .
"Ih Daddy baik deh " ucap Aqeela .
"Dan yang ke dua seseorang meretas identitas Aqeela " ucap Ara , Devan langsung menyantap istri nya .
"Siapa " ucap Devan .
"Ini " ucap Ara menunjukkan laptop nya .
"WERREN EDWARD BUFFETT "
__ADS_1
"Apa motif nya " ucap Devan.
"Misteri " ucap Aqeela .
"Mom hanya mendapatkan informasi 50% dari nya, apa dad merasa ini aneh " ucap Ara , Devan diam memikirkan ucapan istrinya.
Dan sekarang dia paham jika di markas Tidak mendapatkan informasi jelas maka di sini mereka bisa mendapatkan informasi walau tidak yakin 100%.
"Sepertinya kita menghadapi orang gang tidak sembarang, tapi ayo kita cari " ucap Devan langsung mengotak atik laptop nya tapi tenang laptop yang mereka simpan di ruang bawah tanah bukan laptop sembarangan.
Sedangkan Aqeela hanya memperhatikan toh dia tidak memiliki alat nya jadi menunggu hasil saja maklum ratu jadi tinggal menunggu hasil.
Cukup lama mereka mengotak-atik laptop di hadapannya mereka tapi tidak kunjung mendapat jawaban semua ini tapi tiba-tiba .
"Mom mendapatkan nya " ucap Ara .
"Mana " ucap mereka langsung mendekati mom tercinta .
"WERREN seorang pengusaha muda ternama yang ada di negara Eropa dia memiliki bisnis pertambangan atau kata lain batu bara, memiliki usaha berlian dan emas dan untuk menutupi semua itu dia terjun di dunia bisnis dan termasuk di list perusahaan ternama di kota mereka "
"Sebanyak itu " ucap Aqeela tidak percaya dia yakin uang nya sudah limited di setiap kartu walau dia memiliki keluarga kaya tapi dia tidak merasa kaya toh itu milik keluarga dia masih berjuang sekarang.
"Jangan bilang perusahaan X " ucap Devan Karna dia ingin memiliki kerja sama dengan perusahaan yang sedang naik Daun tapi mereka tidak memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dan hanya bisa mengundang melalui email untuk acara pernikahan putra nya.
"Sudah ku duga jika perusahaan itu " ucap Devan saat mendapat nama perusahaan nya.
"Ini gambar nya " ucap Ara jika suaminya mendapatkan nama perusahaan maka Ara mendapatkan gambar orang yang meretas identitas putri nya.
Devan dan Aqeela langsung mendekat melihat gambar orang tersebut dan tiba-tiba .
"What "
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya
__ADS_1