
" Kurang ajar " geram Aqeela, dan setelah me mendapatkan senjata yang di perlukan Aqeela dengan berani Keluar dari dalam mobil dan menghemat mobil yang menabrak mobilnya dari belakang.
Patut di acungi jempol keberanian Aqeela walau dia tahu di depan hanya adu kekuatan yang tidak sesungguhnya mereka hanya hanya ingin memanipulasi keadaan.
Tok Tok Tok
Kaca mobil mulai turun memperlihatkan seorang pengemudi yang membuat Aqeela jengah.
"Akhirnya kita ketemu kembali nona sombong " ucap nya dengan sombong.
"Apa yang kau inginkan " ucap Aqeela to the point, Aqeela tidak suka basa-basi pada orang yang tidak penting dalam hidupnya.
Pria tersebut tidak menjawab malah menepuk tangan menyebabakan suara nyaring dan sukses menghentikan pertikaian banyak orang tersebut.
Bukan nya takut Aqeela malah senyum dan tenang walau dia hanya sendiri it's okay dia akan baik-baik saja walau peluang hanya sedikit.
"Ternyata anda sangat percaya diri sekali nona, apa anda tidak takut pada mereka, tunjukan pada barisan pria yang sangat jelek, bagaimana jika anda di gilir pasti itu sangat nikmat " lanjutnya lagi, dengan gerakan cepat Aqeela langsung melukai pria yang begitu lancar berpikir liar tenang tubuhnya.
Sreeekkkk
"Hupp,,,, " dia langsung memegang perut bagian kiri Karna dengan santai Aqeela menikam perutnya dan dia tidak menyangka jika itu terjadi jika kalian pikir itu berakhir kalian salah besar.
Door Door
Pergelangan tangan kiri dan kanan Aqeela tembak dia harus melumpuhkan lawan satu jika tidak di yang akan mati.
__ADS_1
"Aaaaarrrrrrggggggg " teriak nya kesakitan.
"Itu balasan sudah berani mengusik ku, bos eh salah, mantan bos bangkrut lebih tepat nya " ucap Aqeela lagi.
"Jadi kau pelakunya " ucap nya geram, tai lagi-lagi Aqeela tersenyum.
"Aku di sayangi tanpa aku mengotori tangan ku pun, kau sudah hancur " ucap Aqeela langsung berbalik menghitung barisan barisan pria jelek menurut Aqeela.
"Sudah jelek belagu, di bayar berapa kalian " ucap Aqeela lagi.
"Sepertinya mulut sadis mu perlu di bungkam nona " ucap nya.
"SERANGG " teriak kemudian.
Dengan lihai dan lincah Aqeela melumpuhkan pria yang tidak ada bandingannya ini, sebenarnya dia tidak ingin riya' tapi sudahlah sepertinya sudah saatnya Aqeela menunjukkan jati diri yang sesungguhnya.
Door Door Door
Satu persatu lawan Aqeela lumpuh tapi karena Aqeela terlalu sibuk membuat Aqeela tidak sadar seorang pria dan wanita yang di belakangnya memicingkan pistol mengarah pada Aqeela dan saat merasa pas dia langsung menembak peluru nya dan saat itu Aqeela langsung ambruk tepat mengenai bahunya.
Padahal Aqeela sudah melumpuhkan semua lawannya tapi dia langsung ambruk saat merasa peluru yang mencap di bahunya.
"KURANG AJAR " ucap seseorang yang melihat itu dia mengumpat dan menyesal sudah datang terlambat menyebabkan wanita terluka.
Karna geram tanpa pikir panjang dia melakukan hal yang sama tapi tidak hanya itu dia menggunakan pistol dan asisten memanah pelurunya yang tepat sasaran mengenai bahu mereka.
__ADS_1
"Aaaaarrrrrrggggggg " teriak wanita tersebut kesakitan dan tidak hanya pria di sampingnya juga berteriak kesakitan.
"Urus dia " ucap nya langsung berlari menghampiri wanita yang sudah terduduk kehabisan tenaga dan dia juga mengenai luka tembak.
"Hy jangan tutup mata mu " ucap Werren sambil menepuk-nepuk pipik Aqeela dan langsung mengendong tubuh Aqeela yang sudah terkulai lemah.
"Pulang " ucap Aqeela lemah tenaga dan tubuhnya sangat sakit dia perlu mommy nya.
Werren langsung berlari menuju mobilnya, untuk masalah pria sampah ini akan di urus oleh asisten nya tentu bukan Daniel asisten bayangan sekaligus pria pemanah jitu itu sebabnya dia tidka pernah meleset saat memanah.
"Sakit " ucap Aqeela padahal Werren sudah hati-hati meletakan Aqeela di bangku depan tapi Aqeela sangat kesakitan.
"Maaf aku mohon bertahan lah " ucap Werren langsung berlari menuju bangku kemudi.
"Di mana alamat mu " ucap Werren, saat Aqeela sudah memberi tahu alamat nya Werren langsung menancap gas di atas rata-rata.
***
Sedangkan seorang wanita yang mendapat kabar jika putrinya di serang langsung menyambar kunci mobil ingin menyelamatkan putrinya tapi saat mereka ingin masuk sebuah mobil asing masuk di area mansion mereka.
"Siapa dia " ucap Devan .
Werren langsung dengan cepat keluar dan mengitari bangku di sampingnya dan tidak lama dia langsung mengendong seseorang yang membuat Ara dan Devan cemas.
"Aqeela "
__ADS_1
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya