2A ( AQEEL & AQEELA )

2A ( AQEEL & AQEELA )
Extra Part


__ADS_3

Setelah selesai acara demi acara mereka lalui akhirnya mereka masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat tubuh mereka yang di kuras habis, tentu mereka masih di kapal pesiar hanya saja pisah dengan tamu undangan mereka menggunakan kapal pesiar lain nya dan di sinilah mereka di kamar yang tak kalah dari hotel bintang lima.


"Wow,,,ini sangat indah " kagum Aqeela tidak henti-hentinya, bagaimana jika pernik pada umumnya di hotel tapi dia menikah di kapal pesiar mewah.


"Baby, aku masih ada sesuatu untuk mu " ucap Werren yang entah sejak kapan sudah berada di samping Aqeela, karna sebelumnya dia sedang mandi setelah Aqeela selesai membersihkan tubuhnya.


Aqeela yang mendengar suara suaminya, suami, iya suaminya yang super hot abis apa lagi dada bidang yang ah sudahlah Aqeela bisa-bisa pening jika menjelaskan semuanya.


"Apa aku akan dapat yang pink lagi, atau kartu pink juga boleh jika ada " jangan di tanya Werren yang sudah tersenyum mendengar kalimat berbentuk malak atau apa lah itu.


"Tidak, ini hanya kertas saja putih dan terdapat noda hitam di dalamnya " ucap Werren.


"Ah,,, seperti aku akan menjadi Queen Aqeela atau nyonya Werren yang memiliki kekayaan tidak akan habis tujuh keturunan " ucap Aqeela lagi


"Sepertinya di otak istri ku yang cantik ini sudah terpenuhi oleh uang bewarna pink " ucap Werren, dengan bangga Aqeela mengangguk kepala nya.


"Tapi kali ini suamimu hanya memberi hadiah kertas noda hitam, istriku tidak masalah " ucap Werren, tapi bukan jawaban yang Werren dapat tapi sebuah kecupan manis tepat di bibirnya.


"Jangankan kertas kosong, air putih saja nyonya Werren terima " ucap Aqeela sambil mendongakkan kepalanya karna tinggi Werren sangat jauh dengan Aqeela.


"Sekarang tutup matamu baby " yang langsung di turuti oleh Aqeela, dan saat itu Werren mengeluarkan isi di dalam amplop coklat.


"Buka matamu baby " tapi sebelum itu Werren mencium mata kiri dan kanan Aqeela, dan tiba-tiba Aqeela langsung terbelalak

__ADS_1


"Suamiku " Aqeela seakan tak mampu berdiri tegak melihat isi kertas tersebut dan langsung di tangkap oleh Werren biar istri kesayangan tidak jatuh.


"Dulu aku pernah berjanji saat aku menikah dengan wanita pilihan ku, sebagai usaha yang ku bangun akan ku serahkan pada istriku kelak, jadi istriku harus menerima nya " ucap Werren tidak menerima penolak.


"Pantas saja kau mencari istri yang matrek seperti ku, kau mungkin sudah untuk menghabiskan " ucap Aqeela kemudian.


Di dalam surat tersebut tertera nama Aqeela yang menjadi penerus dan pemilik usaha emas dan berlian dan tak hanya itu kapal yang mereka naikin beralih atas nama Aqeela.


"Apa yang harus nyonya Werren lakukan biar suami nyonya Werren bahagia " ucap Aqeela tersenyum kecil dan di balas dengan senyum misterius suaminya, mereka saling tatap dan entah siapa yang memulai sekarang bibir mereka sudah saling bertautan mencari kenikmatan dan tak sampai di situ dan berlanjut dengan di kasur mereka.


Next lanjutkan pemikiran kalian, otor tidak bisa melanjutkan dari pada tidak bisa di ACC


***


Keesokan pagi nya, semua anggota keluarga BENATA maupun Werren berkumpul menikmati keindahan lautan sambil menikmati makanan mereka.


"Aqeel ingin mengatakan sesuatu pada semua orang " ucap Aqeel kemudian


"Katakan sayang " ucap Dominic.


Tapi belum Aqeel bicara sudah datang seorang yang menggunakan syal di lehernya padahal cuaca tidak dingin membuat para sepupu aneh.


"Sabar kembaran ku, pengantin baru juga mau dengar kabar yang ingin di samping " ucap Aqeela langsung duduk di kursi yang kosong dan tidak lupa dia menggandeng tangan suami tercinta.

__ADS_1


"Mau nyebrang kali gandengan " cibir Aurel, melihat sepupu tidak lepas bergelut manja di lengan kekar suaminya.


"Apa pengantin baru tidak enak badan " tanya Dira .


"Iya, padahal kemarin malam masih okay okay saja " ucap Aurel kemudian, sedang para orang tua yang paham hanya diam saja


"Leher ku di gigit nyamuk buas, tapi tenang tidak sakit malah aku menikmati " ucap Aqeela vulgar.


"Astaga, telinga ku " Aurel langsung menutup telinga biar tidak mendengar kata vulgar selanjutnya.


"Sudah, sudah sayang apa yang ingin kau katakan pada kami " ucap Devan.


"Jangan bilang .... " Ara menjeda ucapannya saat mendapat anggukan kepala oleh putranya.


"Iya, Winda sedang mengandung anak Aqeel " ucap Aqeel.


"Horeeee,,, Aqeel and Winda junior sudah hadir " heboh Aqeela.


"Maaf putri saya memang sedikit mabuk " ucap Ara malu dengan tingkah putri, keluarga Werren hanya tersenyum dan sangat terhibur dengan anggota keluarga baru mereka ini.


"Tentu saja Kaka top cer, tapi Kaka tidak menjamin jika kau top cer " ucap Aqeel.


"Kaka tenang saja kami sedang berusaha, iya kan Baby kita akan buat satu tim sepak bola kasian uang suamiku banyak jadi aku tidak bisa habiskan nanti " ucap Aqeela dengan santai.

__ADS_1


"Kami tunggu kabar baik darimu sayang " ucap Ara .


Next part selanjutnya KK semoga puas dengan ektra part kali ini, terima kasih yang sudah menemani otor love you banyak banyak 💞


__ADS_2