
"Tuan saya sudah mendapatkan informasi tentang wanita itu "
Pria bertubuh tegap yang semulanya duduk memperhatikan pemandangan di luar sana langsung membalikan kursi kebesaran saat mendengar ucapan yang menarik menurut nya.
"Ini tuan " ucap pria tersebut langsung memberikan amplop coklat yang ada di tangannya.
Dan tanpa berkata sepatah kata pun pria bertubuh tegap langsung membuka amplop coklat tersebut hanya memerlukan berapa menit dia membaca isi data seseorang dan langsung menatap pria yang berdiri di hadapannya.
"Apa hanya itu yang kau dapatkan " ucap nya datar , bagaimana bisa hanya nama dan tempat bekerja nya saja lalu bagaimana dengan keluarga nya.
"Maaf tuan saya akan mencari semua tentang nya " ucap nya sambil menunduk .
Diam tak ada yang bicara tapi tak lama kemudian dia langsung tersenyum saat menemukan ide yang cemerlang.
"Dia arsitek bukan " ucap pria bertubuh tegap.
"Iya benar tuan, apa saya harus melakukan sesuatu " ucap nya saat melihat senyum misterius dari tuan nya.
"Tepat sekali, aku ingin bertemu besok " ucap nya setelah menemukan ide yang cemerlang.
"Baik tuan " ucap nya dan setelah tidak ada lagi yang ingin mereka bicara dia langsung pamit pergi dan saat kepergian asisten nya pria bertubuh tegap langsung membuka laptop nya dan langsung mengotak artis sesuatu walau sedikit sulit tapi dia mendapat kan nya.
"Sudah ku duga jika ku bukan sembarang " ucap nya Melihat sesuatu yang ingin dia dapatkan.
Jika asistennya tidak mendapatkan informasi yang dia inginkan maka dia yang akan turun tangan mencari data wanita tersebut walau harus memerlukan waktu sedikit lama.
***
Saat pagi hari tiba di hotel milik keluarga Benata khususnya di lantai paling atas semua anggota keluarga Benata berkumpul untuk menikmati sarapan bersama.
__ADS_1
Dan sudah banyak menu makanan yang di hidangkan oleh chef ternama khusus untuk mereka berkunjung atau pun dengan mengadakan acara keluarga lain nya.
"My kapan kita akan mulai makan " ucap Aqeela secara kan kasian makanan sebanyak ini hanya di pandang saja tidak di Sentuh sama sekali .
"Sabar " ucap Ara .
Aqeela yang mendengar itu langsung cemberut padahal makanan yang ada di sana sudah melambaikan tangan ingin di ambil .
Sudah hampir 10 menit lamanya mereka menunggu si empuk tapi tak juga memperlihatkan batang hidungnya mereka.
"Lebih baik kita duluan saja " ucap Devan akhirnya Karna dia yakin yang mereka tunggu tidak kunjung memperlihatkan diri mereka saat ini.
"Ayo " ucap Aqeela dengan semangat dari tadi kampung tengah sudah demo biar segera di isi.
"Tapi bagaimana dengan Aqeel dan Winda " ucap Sasa .
"Mereka akan makan jika lapar " ucap Ara kemudian .
Mendengar ucapan tuan besar mereka langsung memulai sarapan bersama .
Sedangkan di salah satu kamar hotel yang bak seperti kapal pecah dari pakaian pria dan wanita yang bertaburan di mana-mana dan salah satu mereka langsung terbelalak saat melihat cahaya yang masuk melalui celah gorden yang tidak tertutup rapat.
"Astaga aku kesiangan " ucap nya tiba-tiba dan langsung bangun dari tidur dan Karna dengan tiba-tiba dia langsung mengadu kesakitan .
Pria yang berada di samping mendengar suara seseorang yang dia kenali langsung terbangun dengan mata yang masih ngantuk .
"Sayang ada apa " ucap nya dengan susah payah dia membuka mata Karna dia sangat mengantuk sekarang .
"Tidak, aku ingin ke toilet " ucap Winda berniat ingin pergi ke toilet.
__ADS_1
"Ingin aku antar " ucap Aqeel menawarkan Karna saat melihat istrinya kesulitan dan dia tahu itu pasti sakit Karna wajah Winda sesekali meringis kesakitan.
Setelah menggunakan bokser Aqeel langsung menghampiri Winda dan tanpa mengatakan sepatah kata pun Aqeel langsung mengendong tubuh Winda menuju toilet .
Winda yang tidak siap dengan perlakuan Aqeel langsung berteriak dan tidak lupa dia mengalungkan kedua tangan pada Aqeel biar dia tidak terjatuh.
"Pegang yang kuat " ucap Aqeel , sedangkan Winda langsung bersemu merah mendengar nya secara ini pertama kalinya dia di gendong oleh seorang pria.
"Jika sudah selesai panggil aku " ucap Aqeel saat sudah mendudukkan Winda di closed dan menutup kembali pintu kamar mandi bahkan Winda tidak menyadari itu.
Saat Winda berada di kamar mandi Aqeel langsung memungut kembali pakaian mereka yang bertaburan di mana-mana dan saat dia ingin Merapi selimut mereka pergerakan terhenti saat menemukan noda merah di seprai putih tersebut dan saat Aqeel sudah selesai mengganti seprai tersebut bersamaan dengan pintu kamar mandi terbuka.
"Kenapa tidak memanggil ku " ucap Aqeel langsung mengirimi Winda yang berjalan dengan terlatih.
"Ini tidak terlalu sakit hanya sedikit perih saja " ucap Winda , yang seakan ada luka di bagian intim nya mungkin di usia nya yang menginjak kepala Tiga tapi tidak pernah di Sentuh sekali pun.
"Maaf untuk kejadian semalam " ucap Aqeel tidak enak .
Winda yang melihat Aqeel merasa tidak enak langsung menggenggam tangan Aqeel dan menatap nya .
"Sudah menjadi kewajiban ku untuk menyerahkan segalanya dan berjanji lah untuk tidak meninggalkan ku " ucap Winda Karan jujur dia masih trauma dengan kejadian kelam tersebut dan saat dia sudah menyerahkan segalanya pada pria dia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali.
Aqeel jelas mengingat di mana wanita nya di rendahkan dan di sakiti .
"Aku janji akan selalu bersama mu dan hanya maut yang mampu memisahkan kita " ucap Aqeel dan saat itu winda langsung memeluk tubuh Aqeel dengan air mata sudah mentes di pipinya kali ini bukan sedih Karna luka tapi karna bahagia saat setiap ujian pasti ada hikmahnya.
"Sekarang ayo kita mandi " ucap Aqeel saat Winda sudah mengurangi pelukannya dan tadi Winda hanya buang air kecil jadi kali ini baru mereka membersihkan diri setelah bergelut menyatukan diri mereka yang akan menghadirkan Aqeel Junior.
Dan setelah selesai mandi hanya mandi Tidak ada drama lain Karna Aqeel tidak ingin egois mementingkan kenikmatan sendiri Aqeel ingin mereka sama-sama menikmati.
__ADS_1
Dan mereka yakin jika keluarga mereka sudah menyelesaikan acara sarapan pagi jadi mereka memutuskan untuk sarapan di kamar hotel.
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya