
Pelan-pelan matahari memperlihatkan cahaya nya dan sebagian orang akan sudah memulai aktivitas nya berbeda dengan seorang wanita cantik yang masih betah mengejar mimpi di balik selimutnya.
"Aqeela bangun " ucap seseorang dan saat itu dia langsung membuka gorden menyebabkan cahaya matahari yang masuk menyilaukan mata Aqeela .
"Astaga Aqeela bangun kau liat berita sekarang " ucap Ara lagi .
Aqeela yang mendengar berita langsung membuka mata walau dia tidak tau berita apa yang di maksud oleh mommy tercinta.
"Berita apa sih my apa kebakaran jenggot " ucap Aqeela
Ada-ada saja Aqeela masa kebakaran jenggot sampai membuat seorang Queen heboh pagi-pagi begini.
Ara tidak menjawab dia langsung membuka televisi yang ada di kamar putrinya di mana perusahaan X mengalami kebangkrutan dan langsung di sita oleh pihak pemerintah.
"What " ucap Aqeela tidak percaya , bagaimana bisa padahal saat dia masih bekerja di sana perusahaan baik-baik saja dan dalam 24 jam sudah bangkrut wow ini luar biasa.
"Apa ini mommy yang melakukan nya " ucap Aqeela dengan polos nya.
"Auuuu " pekik Aqeela yang benar saja mommy nya mencubit pipi nya .
"Kenapa sakit " ucap Ara dengan refleks Aqeela mengangguk kepala.
"Mommy memang Queen tapi mommy tidak akan menghancurkan mereka dengan cara cepat mom lebih senang melihat mereka hancur dengan perlahan tapi sekarang lihatlah " ucap Ara .
Benar juga mommy akan menghancurkan mereka yang mengusik ketenangan keluarga dan plus berani menyentuhnya.
"Jika bukan mommy lalu siapa dong my " ucap Aqeela .
__ADS_1
"Sudah sana mandi lanjutkan misi mu " ucap Ara , bukan nya menjawab Ara malah pergi membiarkan putrinya penasaran .
"Ahhh,,, mommy menyebalkan " ucap Aqeela .
Apa mommy tidak tahu jika dia penasaran siapa dalang balik kehancuran mantan bos songong nya itu tapi ah sudahlah biarkan saja berarti ada seseorang di balik semua ini apa pria itu jika benar baiklah kita lihat apa yang terjadi Aqeela langsung tersenyum misterius dan langsung berlari menuju kamar mandi .
hanya memerlukan waktu 30 menit akhirnya Aqeela menyelesaikan mandinya dan langsung bersiap memulai hidup baru sebagai pengangguran lucu bukan tapi itulah kenyataannya.
Aqeela Melihat jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi, jika di sini sudah jam tujuh berarti di Paris jam 2 dini hari apa yang di lakukan Kaka nya di sana.
Terbesit ide menarik dalam otak nya Aqeela langsung menggapai ponsel dan mencari nomor seseorang dan setelah menemukan Aqeela langsung menghubungi.
"Cih sombong sekali pengantin baru ini panggilan dari Aqeela yang cantik jelita tidak di jawab " ucap Aqeela kesal Karna entah ke berapa kalinya tapi tidak ada jawaban.
***
"Sayang ponsel mu " ucap seorang wanita dengan susah payah Karna antara kenikmatan yang sedang mereka kejar bersama.
"Biarkan saja " ucap seorang pria yang berada di atas tubuh wanita nya dan tidak lama kemudian akhirnya mereka sampai pada pelepasan yang panjang .
"Aaahhhh "
Aqeel langsung berguling dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua dan melihat itu winda langsung masuk dalam pelukan suaminya.
"Sayang setelah ini kita ke dokter " ucap Aqeel , mendengar itu winda langsung mendongak melihat wajah suaminya .
"Kenapa " ucap Aqeel sambil mempererat pelukannya.
__ADS_1
"Kenapa ke dokter sayang tidak enak badan " ucap Winda .
"Tidak, kita akan cek apa sudah ada Aqeel Junior di dalam sini " ucap Aqeel sambil mengusap datar perut Winda tapi tak hanya perut tangan Aqeel menyentuh bagian sensitif.
Winda langsung bangun dari tidurnya dan menatap suaminya.
"Sayang kau ingin menggoda ku " ucap Aqeel dengan tatapan mesum nya, secara mereka masih dalam keadaaan polos tanpa sehelai benang pun winda yang menyadari itu langsung menyilang kedua tangan melindungi bukit kembar nya yang terpampang.
"Kenapa harus malu bukan kah sayang sudah melihat semua nya bahkan ..." belum selesai Aqeel bicara sudah di tutup oleh Winda.
"Jangan di lanjutkan " ucap Winda dan setelah Aqeel mengangguk baru Winda melepaskan tangannya dan kembali ke dalam pelukan suaminya.
"Sayang " ucap Winda sambil mengukir di dada bidang suaminya menggunakan jari jarinya .
"Emmm " ucap Aqeel , astaga kalian tahu hal tersebut membangkitkan sesuatu di dalam selimut.
"Bagaimana jika kita tidak ke dokter dan menunggu kejutannya saat hadir " ucap Winda .
"Baiklah, tapi sayang sudah membangun sesuatu sayang harus bertanggung jawab " ucap Aqeel langsung memutar tubuhnya dan sekarang berada di atas tubuh istrinya.
"Sayang " ucap Winda .
"Sekali lagi " ucap Aqeel dan bener saja mereka langsung melakukan sesuatu yang tiada bosan nya .
Bukan nya tidur mereka malah menghabiskan waktu mengejar kenikmatan yang tiada Tara .
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk bernafas dan otor harap tidak menginginkan seperti pengantin baru Karna otor tebak suaminya pada kerja 😆😆ðŸ¤
__ADS_1