
"What "
Mendengar putri nya berteriak mereka melihat putrinya yang shock seakan tidak percaya atau mereka saling mengenal atau sebaliknya.
"Kau mengenal nya " ucap Ara .
"Tidak " ucap Aqeela tapi dia selalu memperhatikan wajah pria tersebut .
"Kau yakin " ucap Devan lagi.
"Yakin " ucap Aqeela .
Sedangkan Ara diam berfikir keras saat mengetahui wajah orang yang mencari data putri nya tidak mungkin jika mereka tidak kenal tapi tunggu melihat tubuh tegap pria tersebut kenapa dia merasa sangat familiar dan ya .
"Bukan nya dia pria itu " ucap Ara kemudian, sekarang dia mengingat siapa pria bernama WERREN Tersebut dia salah satu tamu undangan mereka dan Aqeela yang menghampiri pria tersebut.
Mendengar itu Aqeela langsung mengalihkan pandangannya pura-pura melihat arah lain .
"Pria itu " ucap Devan yang tidak tahu apa-apa Karna di acara pernikahan putra dia sibuk menyapa pengusaha pengusaha lain dan bahkan sampai Tidak ingat dengan wajah rekan bisnis nya saking begitu banyak.
"Iya Aqeela menghampiri pria itu di acara pernikahan Aqeel apa itu sebabnya dia mencari identitas Aqeela " ucap Ara Besar kemungkinan itu yang terjadi .
"Benar begitu Aqeela " ucap Devan.
"Siapa suruh memandang Qeela " ucap Aqeela, hanya karna memandang dengan berani dia mendatangi pria tersebut dan sekarang lihat mereka meretas identitas putrinya mereka tidak habis pikir.
__ADS_1
"Apa yang harus kita lakukan " ucap Devan .
"Kita lihat apa dia perbuat " ucap Ara .
Mereka tidak akan mengganggu seseorang jika tidak mengganggunya jadi nikmati hidup kalian jangan usik hidup orang lain.
"Jika dia melakukan sesuatu pada Aqeela bagaimana " ucap Aqeela entah kenapa dia merasa sedikit takut saat saat mendapat identitas saja sulit berarti dia bukan orang sembarangan jika sampah dia sudah bisa dia basmi.
"Putri Daddy tidak mungkin takut menghadapi bukan " ucap Devan .
"Tundukkan dia dan cari tahu apa yang dia inginkan dari mu " ucap Ara .
Aqeela langsung mengangguk seakan mendapatkan kekuatan kembali baiklah bermain dengan yang setara seperti seru.
"Sekarang kita akhir sampai di sini ayo kita kembali " ucap Ara .
"Ayo "
***
Sedangkan seorang pria di ujung sana yang sedang menikmati secangkir kopi hangat di balkon kamar Tiba-tiba ponsel berdering.
"Masuk " ucap nya saat mendengar seseorang di seberang sana.
Berhubung kamar nya kedap suara jadi asisten memilih untuk menelpon sampai pagi pun pemilik kamar tidak akan mendengar ketukan pintu.
Mendengar izin dari pemilik kamar pria yang mengetuk pintu langsung membuka pintu tersebut dan langsung menuju balkon kamar saat melihat pintu balkon yang terbuka.
__ADS_1
"Tuan " ucap nya .
"Katakan " ucap tuan nya .
"Saya menemukan seseorang meretas identitas anda tuan " ucap nya .
Mendengar itu pria bernama WERREN langsung menatap asisten nya.
"Kau sudah mengetahui siapa mereka " ucap WERREN.
"Dan itu masalahnya tuan mereka tidak bisa di terdeteksi " ucap asisten lagi .
WERREN diam berfikir keras jika identitas bisa mereka dapat lalu kenapa dia tidak bisa meretas balik.
"Apa tidak ada kode untuk kita retas kembali " ucap WERREN asisten langsung menggeleng Karna semua berjalan mulus dan unung saja dia bisa melihat jika seseorang meretas tuan mereka tapi tidak meninggalkan jejak.
Sedikit aneh tapi tidak heran seseorang yang memiliki alat canggih bisa melakukan demikian itu sebabnya dia harus memikirkan hal tersebut.
"Dan tidak hanya itu nona Aqeela di pecat tadi pagi dengan alasan tidak masuk akal " ucap asistennya lagi.
Werren langsung menatap tajam asistennya bagaimana berita ini baru dia ketahui sekarang apa asistennya ingin mati di tangan nya.
"Maaf tuan saya juga baru mendapatkan informasi tentang nona Aqeela " ucap nya saat melihat tatapan tajam tuan muda mereka.
"Tapi saya sudah mendapatkan dalang nya " ucap asisten lagi.
"Siapa pun yang mengusik nya hancurkan apa perlu bunuh mereka " ucap nya geram kau sudah mengusik wanita nya jadi siap-siap menerima kehancuran .
__ADS_1
"Baik tuan " ucap nya dan setelah menyelesaikan ucapannya dia langsung pergi dari sana membiarkan taun muda mereka yang sudah marah ke ubun-ubun dia sudah mengenal sifat tuan nya jadi lebih baik dia pergi sebelum kena imbasnya.
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya