
Setelah selesai membersihkan diri Aqeela berniat untuk mencari wanita cantik yang sudah melahirkan di dunia ini.
"Bik liat mommy " ucap Aqeela saat kebetulan berpapasan dengan maid yang di sana
"Biasa nona, nyonya sedang di taman belakang " ucap maid .
"Okay, terima kasih bik " ucap Aqeela, setelah mengetahui di mana keberadaan mommy tercinta Aqeela langsung menuju taman belakang dan bener saja di sana seorang wanita cantik yang sedang duduk seorang diri.
"Mommy " teriak Aqeela, membuat mommy tercinta langsung menatap tajam diri jelas saja kesal ponsel yang mommy pegang terjatuh mendengar teriakan putri ya yang tiba-tiba.
"Hehehe,,, sorry my sungguh tidak sengaja" ucap Aqeela dengan cepat memungut ponsel mommy tercinta dan tidak lupa dia menghapus kuman kuman yang bisa saja melekat di ponsel mommy nya.
"Mommy marah " ucap Aqeela langsung meneguk air mommy nya tanpa izin.
"Dasar anak nakal, ponsel mommy " ucap Ara langsung mencubit gemes pipi putrinya.
"Ihhh sakit my " protes Aqeela sambil mengusap pipi nya.
"Sakit mana di cubit atau ponsel kesayangan mu jatuh " ucap Ara kesal.
"Ih mommy cantik deh kalau lagi cerewet bilang Daddy ah sirih pulang bikin Dede bayi " ucap Aqeela, bukan Aqeela namanya jika tidka membuat mommy kesal.
"Dasar anak nakal mom akan menikahkan mu " ucap Ara menggelitik tubuh putrinya
"Hahaha,,, mommy tolong Aqeela hanya bercanda " ucap Aqeela mohon ampun.
"Mom tidak akan melepaskan mu sebelum kau menjawab dari mana saja kau " ucap Ara.
__ADS_1
"Aku pergi cari suami my " teriak Aqeela dengan tawa nya.
"Aaaauuu " pekik Aqeela saat mendapat cubitan dari mommy nya .
"Dasar anak nakal kau juga ingin meninggalkan mommy sendiri begitu setelah kakak ku Menikah " ucap Ara .
"Mommy " ucap Aqeela langsung memeluk tubuh wanita yang sangat dia sayangi.
"Dari mana saja baru pulang sekarang bukan sudah pulang dari tadi setelah melihat kantor cabang " ucap Ara sambil mengusap rambut Aqeela.
"Iya my, tapi tadi tiba-tiba Aqeela ingin ke restoran eh ketemu dia " ucap Aqeela .
"Dia siapa " ucap Ara sambil menatap Putrinya.
"Penguntit my, tapi Qeela boleh bertanya sesuatu tidak my " ucap Aqeela.
Aqeela langsung menceritakan tentang yang terjadi di restoran tapi yang ingin dia pertanyaan siapa pria yang bersamaan pria tersebut.
"Pria yang mana satu " ucap Ara lagi, secara Werren memiliki asisten berbeda di Eropa maupun di Indonesia.
"Yang di sini dong my " ucap Aqeela lagi.
"Di sini ada dua sayang, orang kepercayaan bayangan atau di kantor " ucap Ara lagi, ya ampun bicara pada putrinya memang harus ekstra sabar dia akan membuat dirinya pusing di putar balik oleh pertanyaan.
"Itu my yang di sini siapa nama nya Daniel, iya Daniel kalau tidak salah " ucap Aqeela lagi.
"Oh Daniel " ucap Ara, Ara hanya ber oh ria saja.
__ADS_1
"Ih mommy kok oh sih, Aqeela mau tanya dia siapa apa dia masih bagaian keluarga kakek secara dia memiliki marga yang sama seperti kakek Ardi " ucap Aqeela .
Ara yang semula nya menikmati minuman langsung menatap putrinya.
"Iya dia cuci dari sepupu kakek mu memangnya kenapa " ucap Ara santai.
"Apa, kenapa mommy baru mengatakan sekarang sih " ucap Aqeela lagi.
"Kau baru bertanya sekarang jadi siapa yang salah mom kah " ucap Ara .
"Ih mommy menyebalkan, jadi dia sepupu Qeela begitu my " ucap Aqeela lagi.
"Mungkin " ucap Ara yang membuat putri kesal, jika seseorang membuat nya kesal maka Queen juga akan melakukan hal yang sama.
"Astaga Sabarkan lah Aqeela yang cantik jelita ini " ucap Aqeela berdoa dengan nyaringnya.
"Semoga tuhan mengabulkan doa mu sayang " ucap Ara langsung bangun dari duduk nya.
"Mom ingin ke mana " ucap Aqeela.
"Mau masak Daddy mu akan segera pulang, lebih baik bantu mommy pengangguran " ucap Ara .
"Tidak mau, mommy menyebalkan " ucap Aqeela langsung berjalan lebih dulu dengan menghentak kaki kesal Karna di katai pengangguran.
"Itu kenyataan sayang " ucap Ara bukan nya membujuk putri Ara malah membuat kesal putri bungsunya.
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya
__ADS_1