2A ( AQEEL & AQEELA )

2A ( AQEEL & AQEELA )
Part 56


__ADS_3

Saat pagi hari tiba wanita cantik yang sudah rapi dengan pakaian formal dan tidak lupa dia menghias wajah biar tampil cantik dan berani dan setelah selesai Aqeela langsung keluar dari kamar nya.


"Mommy " ucap Aqeela yang mengintip di balik dinding.



Ara yang sedang menyiapkan makan langsung memandang asal suara dan menyernyit dahi.


"Kenapa bersembunyi " ucap Ara, sudah seperti anak kucing saja yang malu malu meong padahal ingin minta makan ya begitulah kira-kira.


"Wow,,, siapa ini cantik sekali " puji seorang pria yang datang dari belakang.


Aqeela yang mendengar pujian itu langsung membalikan badan nya dan langsung bergelut manja di tangan kekar Daddy nya.


"Ih Daddy juga tampan deh hari ini " ucap Aqeela, sedangkan Ara yang mendengar itu memutar mata jengah begini lah jika dia menginginkan sesuatu dia akan mengeluarkan jurusnya.


"Sepertinya kau menginginkan sesuatu sayang " ucap Devan yang mengenal jelas sifat putrinya ini.


"Ih Daddy tahu saja " ucap Aqeela malu.


"Dad, mom ingin lihat dompet mu " ucap Ara sambil mengulurkan tangan, Devan langsung merogoh saku celana.


"Daddy jangan " teriak Aqeela saat Daddy tercinta memberikan dompetnya pada mommy tercinta.


Tapi saat dompet itu sudah berada di tangan nya Ara langsung menarik dan menyembunyikan.


"Kenapa " ucap Devan .

__ADS_1


"Ih Daddy, Aqeela mau minta satu " ucap Aqeela ya ampun kasian sekali wanita satu ini, Kalau begini dia harus memiliki pria yang kaya raya.


Sudah Ara duga jika ini yang di inginkan oleh Putri nya, tapi Ara tetap menyembunyikan dompet suaminya.


"Minta apa memang nya " ucap Devan pura-pura tidak tahu padahal dia sudah mengetahui apa yang di inginkan oleh putri kali ini.


"Ih Daddy nakal deh, ya minta kartu kredit dong dad masa iya Aqeela yang cantik jelita tidak punya uang kan malu " ucap Aqeela lagi.


Pecah sudah tawa mereka kasihan sekali putri satu ini, sudah pengangguran tidak punya uang ya ampun tolong sedekah kan uang kalian seikhlas pada putri satu-satunya ini.


"Daddy juga tidak punya uang dan dompet Daddy sama mommy mu " ucap Devan lagi, Aqeela langsung mengerjap mata lucu biar di kasihan.


"Mommy satu ya " ucap Aqeela memohon.


"Memangnya uang bulanan mu habis " ucap Ara pokonya harus jelas ya sebelum kehilangan sesuatu.


"Sisa dikit lah my, bagi satu saja tidak perlu yang limited kok mom tapi nol nya yang banyak juga boleh " ucap Aqeela, dasar Aqeela sudah minta maksa lagi dan tak hanya itu dia juga ingin yang banyak nol nya dulu yg pink Sekarang malah banyak mau nya.


Saat makan pun Aqeela mengerpakan mata lucu biar mommy tercinta luluh apa lagi wajahnya yang cantik jelita ini.


"Mom tidak lihat wajah Qeela " ucap Aqeela lagi.


"Selesaikan makan mu baru bicara " ucap Ara lagi, baiklah kali ini Aqeela menurut nasib anak baik memang begini lah.


Dan benar saja setelah selesai mereka langsung menuju ruang keluarga dnegan Aqeela yang selalu nempel pada mommy nya yang sibuk memainkan ponsel Daddy tercinta.


"Yang ini " ucap Ara melihat sesuatu dan melihat deretan kartu yang ada di dompet suaminya.

__ADS_1


"Ini, ini ternyata sudah di susun sesuai deretan nya " ucap Ara.


"Aqeela berangkat by mommy " ucap Aqeela langsung kabur.


"Aqeela " teriak Ara .


Sedangkan Aqeela yang sudah berada di dalam mobil tersenyum bahagia saat mendapat kartu debit Daddy nya yang tentu Saldo yang limited pokonya banyak nol nya.


"Lebih baik aku berangkat dari pada mommy ngamuk " ucap Aqeela langsung menjalankan mobilnya menuju perusahaan baru, ciah sombong kali dia.


***


Sedangkan Ara hanya bisa mengusap dada melihat kelakuan putrinya ini.


"Sudahlah mom, biarkan saja Qeela " ucap Devan yang selalu memanjakan putrinya itu


"Dad dan Aqeela memang sama , ini dompet Daddy " ucap Ara mengembalikan dompet nya.


"Tidak ingin kartu Daddy juga " ucap Devan.


"Tidak perlu " ucap Ara langsung bangun dari duduk nya, Devan yang melihat itu.


"Mom ingin ke mana " ucap Devan.


"Cari data seseorang, mau ikut " ucap Ara .


"Tidak, lebih baik dad berangkat kerja " Ucap Devan uang tidak tertarik pada seseorang yang tidak penting.

__ADS_1


"Ayo mom antar " ucap Ara mengantar kepergian suaminya dan setelah mobil yang di Kendari oleh suaminya menghilang di balik pagar Ara langsung menuju kamar nya.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya


__ADS_2