
Selagi menunggu kabar dari anak buah nya Ara memutuskan untuk turun ke lantai bawah tapi tunggu dari kejauhan dia melihat sosok seseorang yang sangat familiar di mata nya.
"Tidak bekerja " ucap Ara sambil menuruni anak tangga .
Sedangkan seorang wanita cantik yang semula menyaksikan siaran televisi langsung mengalihkan perhatian pada asal suara.
"My " ucap Aqeela , iya Aqeela yang berada di ruang keluarga sambil nonton televisi.
Saat Ara sudah selesai menuruni anak tangga langsung menuju dapur dan tidak lama kembali membawa air minum dan tidak lupa kue yang sudah maid buat tanpa di suruh pun maid selalu membuat kue.
"Mau minum " ucap Ara menawarkan dan di balas anggukan kepala oleh Aqeela yang fokus pada tontonan nya.
"Ini " ucap Ara menyorotkan air minum pada Aqeela dan langsung di teguk setengah oleh Aqeela dan langsung menyimpan kembali gelas di atas meja.
"Aqeela di pecat " ucap Aqeela tiba-tiba dia ingin melihat respon mommy tercinta apa dia marah atau sebaliknya dan di luar dugaan mom hanya tersenyum .
"Alasan " ucap Ara, seseorang di pecat pasti memiliki alasan bukan dan dia ingin mendengar itu .
"Apa ya, Aqeela memikirkan alasannya di pecat dan ya, sombong mungkin " ucap Aqeela melanjutkan .
"Yakin hanya sombong tidak ada seseorang di balik ini " ucap Ara mendengar itu Aqeela langsung menatap mommy tercinta yang sedang menatap nya.
__ADS_1
"Maksud mommy semua ini Karna seseorang tidak menyukai Qeela " ucap Aqeela , tunggu dia Tidka secerdas Queen yang ada di hadapannya dia hanya keturunan tapi Tidka secerdas Queen ke dua .
Ara yang mengunyah kue langsung menyimpan kembali kue nya dan meneguk air sebenar sebelum menjawab ucapan putrinya.
"Mom menemukan seseorang meretas identitas mu dan kau di pecat " ucap Ara .
Aqeela langsung berfikir mencari informasi tentang nya dan dia di pecat sedikit menarik menurut nya.
"Apa mereka beda orang " ucap Aqeela entah lah yang ada di otak kecil nya demikian tapi Tidka tahu pasti .
"Yupz,,menarik bukan " ucap Ara tersenyum .
Aqeela langsung tersenyum siapa pun yang berurusan dengan nya maka siap siap saja dia akan menyambut kedatangan orang tersebut tiba-tiba ponsel Ara bergetar dan saat Ara melihat siapa yang menghubungi dia langsung tersenyum .
"Hello " ucap Ara .
"Hello Qeela saya sudah sudah mendapatkan nya " ucap seseorang di sebrang sana.
"Katakan " ucap Ara .
"...... "
__ADS_1
"Kirim datanya melalui email ku " ucap Ara langsung memutuskan sambungan telepon dan tanpa menunggu lama sebuah notifikasi masuk Ara langsung membukanya.
"My mana foto nya " ucap Aqeela saat tidak menemukan gambar seseorang bernama WERREN Tersebut.
"Apa dia tampan " ucap Aqeela lagi
Sedang Ara masih berfikir keras mengenai informasi yang dia dapat mereka hanya mendapatkan informasi 50% dari data tersebut bukan kah itu aneh, jika mereka orang biasa maka bisa di pastikan mereka mendapatkan informasi 99% tapi sekarang tidak.
"Jangan pikir tampan saja , sudah nanti kita bahas lagi " ucap Ara seperti memang dia harus memulai aksinya .
"Baiklah " ucap Aqeela saat mereka diam tiba-tiba Aqeela berkata .
"My Aqeela dengar Daddy sedang membangun perusahaan baru itu perusahaan cabang ya my " ucap Aqeela mengalihkan topik pembicaraan.
"Lalu " ucap Ara .
"Tidak hanya bertanya mana tahu ada lowongan untuk putri mommy yang cantik jelita ini " ucap Aqeela kasian bukan seorang penerus pengusaha dan memilih menjadi arsitek malah melamar di perusahaan keluarga sendiri.
"Besok kuta datang ke sana " ucap Ara .
"Baiklah, jika tidak bekerja di sana main juga tidak apa lumayan makan tidur " ucap Aqeela , pemikiran yang pendek tapi biar lah .
__ADS_1
Sedangkan Ara lebih memilih menikmati kue yang menemani nonton nya .
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain