2A ( AQEEL & AQEELA )

2A ( AQEEL & AQEELA )
Part 34


__ADS_3

Ara langsung menutup pintu kamar tamu dengan pelan dan langsung menuju ke suatu ruangan di mana putra nya berada.


"Bagaimana " ucap Ara .


Sedangkan Aqeel yang semuanya fokus pada laptop langsung mengalihkan perhatian saat mendengar suara seseorang.


"My " ucap Aqeel.


Ara langsung duduk di sofa yang ada di sana sambil membaca majalah yang ada di sana.


"Bagaimana kau sudah mendapatkan nya " ucap Ara sambil membaca majalah.


"Emmmm " ucap Aqeel .


"Apa pria itu " ucap Ara lagi dan langsung menutup majalah nya.


"Iya seperti nya mereka akan melakukan sesuatu pada Winda " ucap Aqeel .


Ara diam mendengarkan apa yang akan di lakukan oleh putra nya kali Karna mereka gagal untuk yang ke dua kalinya bisa-bisa mereka akan nekat melakukan sesuatu yang mungkin merugikan diri mereka .


"Apa Aqeel harus .... " Aqeel menjeda ucapan nya dia ingin melihat respon mommy nya.


Sedangkan Ara hanya mengangkat alis nya saja ah jika sudah saat nya Ara bisa apa bukankah niat baik seharusnya di segerakan jika putra nya sudah mampu .


"Besok kita lanjutkan " ucap Ara langsung bangun dari duduk nya .


Sedangkan Aqeel hanya bisa bernafas pasrah jika besok tidak hanya mommy tapi anggota keluarga yang lain termasuk Winda bagaimana jika Winda menolak .


"Jangan berpikir negatif istirahat lah " ucap Ara sebelum keluar dari ruangan .


Ah insting seorang Queen memang tidak bisa di ragukan lagi kenapa dia tidak seperti mommy nya sangat luar biasa.


****


Saat pagi hari tiba pelan-pelan cahaya matahari masuk di celah gorden mengusik wanita yang di peluk oleh seseorang.


"Emmmmm "


Tiba-tiba matanya terbelalak saat merasa seseorang yang memeluk tubuh nya dan tidak hanya itu dia seperti berada di kamar hotel.


"Aqeela " ucap Winda saat melihat siapa yang berada di samping nya dan memeluk tubuh seperti guling.


Tunggu bagaimana bisa ada Aqeela di samping nya Winda berusaha mengingat kejadian sebenarnya Karna dia mengingat dia berada di apartemen kemarin malam tapi Karna ada seseorang yang ingin masuk apartemen dia langsung menghubungi Aqeel dan berniat ingin pergi ke kantor polisi tapi sekarang kenapa malah di kamar hotel dan lagi Aqeela di samping nya.


"Aqeela " panggilan Winda .


"Aqeela aku ingin buang air " ucap Winda yang merasa kantung kemih nya sudah penuh.


Tapi Aqeela bukan nya bangun malah semakin mempererat pelukannya pada Winda yang sudah dia anggap guling yang nyaman.

__ADS_1


"Aqeela " ucap Winda untuk yang ke tiga kalinya .


Saat Winda ingin melepaskan pelukan Aqeela pada tubuhnya tiba-tiba pintu kamar terbuka.


"Maaf mom kira nak Winda belum bangun " ucap Ara yang tidak enak membuka pintu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Tidak apa-apa nyonya tapi Winda ingin ke toilet maaf " setelah menyelesaikan ucapannya Winda langsung berlari setelah melepas pelukannya Aqeela pada tubuhnya yang dengan tiba-tiba dan menyebabkan Aqeela terjatuh.


Bughhhh .....


"Aaaaarrrrrrggggggg " teriak Aqeela.


Sedangkan Ara yang melihat putrinya terjatuh langsung menghampiri Aqeela yang kesakitan.


"Aduh pantat ku " ucap Aqeela sambil mengusap pantat nya yang sakit.


"Kau tidak apa-apa Qeela" ucap Ara langsung membantu Aqeela yang masih mengusap pantat nya yang sakit.


"Duduk lah sini biar bunda Lihat " ucap Ara langsung menyingkap pakaian putrinya.


"My malu " ucap Aqeela .


"Mommy sudah melihat segalanya " ucap Ara.


"Ih mommy " ucap Aqeela.


Sedangkan Winda yang sudah menyelesaikan buang air kecil langsung bernafas lega dan langsung keluar tapi dia melihat Ara yang meriksa Aqeela.


Dengan cepat Aqeela memperbaiki Pakaian yang sebelumnya di naikan sedikit oleh Ara untuk meriksa pantat nya .


"Pagi Kaka " ucap Aqeela dengan wajah polos nya.


"Pagi Aqeela " ucap Winda.


"Nyonya maaf saya tidak sengaja tadi " ucap Winda.


"My kakak tidak salah Aqeela yang salah Sengaja mempererat pelukannya tapi Aqeela tidak tahu jika Kaka melepaskan pelukannya Qeela dengan tiba-tiba " ucap Aqeela menjelaskan semua nya .


Karna dia kasian melihat Winda yang sudah pucat apa lagi dia yang terjatuh di depan mommy nya bagaimana jika winda di laporkan ke polisi masa iya wanita cantik sukses pemilik restoran yang rela menjadi karyawan biasa di perusahaan kecil demi menutupi identitas aslinya masuk penjara kasian tahan yang di sana kalah saing pada Winda yang cantik aduhai ini.


Plaaakkk


"Auuuuu " pekik Aqeela .


Secara mom Ara dengan tiba-tiba menepuk pundak nya memang beda ya tepukan orang biasa dengan seorang Queen.


"Jangan berfikir yang aneh ini salah mu yang nakal kau tahu kak winda ke toilet tapi apa yang kau lakukan itu bahaya " ucap Ara panjang lebar.


Sedangkan Aqeela yang mendapat wejangan langsung menunduk sambil memainkan jari nya takut .

__ADS_1


"Mom tidak marah bercanda boleh tapi liat kondisi sayang " ucap Ara lembut.


"Nyonya ini salah Winda bukan Aqeela " ucap Winda yang kasian melihat Aqeela.


Sedangkan Ara langsung bernafas pasrah yang satu jahil kelewat yang satu kasin dan malah menyalahkan diri nya sendiri demi orang lain.


"My ada apa " ucap seseorang yang berada di ambang pintu .


"Daddy " ucap Aqeela langsung berlari menuju Devan yang sudah rapi dengan pakaian kerja.


"Ada apa dengan putri Daddy " ucap Devan


"Aqeela salah Karna kak winda ingin ke toilet tapi Qeela malah menahan nya dan mommy langsung ceramah " ucap Aqeela.


Sedangkan Ara hang mendengar itu sabar ini masih pagi jangan terpancing emosi putrinya kadang melakukan hal di luar batas.


"Sayang walau hanya pipis saja itu tidak baik di tahan bisa menjadi penyakit mom mu benar " ucap Devan dengan penuh kelembutan .


"Maaf ya kakak mom juga Qeela janji tidak ngulang lagi " ucap Aqeela.


"Iya kakak juga salah maaf ya " ucap Winda.


"My " ucap Aqeela saat tidak mendapat jawaban dari mommy tercinta.


"Mommy maafkan untuk kali ini tapi awas saja jika ini terulang kembali akan mommy beri pelajaran " ucap Ara.


"Ih mommy baik deh makasih mommy Aqeela yang cantik sejagat raya tapi lebih cantik Aqeela " ucap Aqeela lagi.


Entahlah tanpa sadar Winda malah tersenyum melihat tingkah laku Aqeela yang menurutnya lucu.


"My lihat kakak senyum cantik deh tapi Aqeela lebih cantik " ucap Aqeela lagi.


Sepertinya Aqeela memang tidak ikhlas untuk memuji seseorang pada akhirnya dia lah yang paling cantik di dunia ini.


"Iya Aqeela memang cantik tapi Kaka paling tampan di sini " ucap seseorang yang juga sudah rapi dengan pakaian nya.


Aqeel yang hadir setelah rapi dengan pakaian dan membuat seseorang kagum dengan ketampanan nya.


"Tentu saja tampan Daddy saja tampan begini " ucap Devan tidak mau kalah.


Sedangkan Ara yang mendengar itu langsung memutar bola mata jengah tidak anak suami sama-sama narsis.


"Sayang pakaian mu sudah ada di sana jika ingin ganti ayo semuanya pergi " ucap Ara .


"Ih mommy tidak asik ah " ucap Aqeela dan langsung saja mendapat tatapan mata tajam dari Ara .


"Heheh canda my by Qeela ingin mandi " ucap Aqeela langsung berlari menuju kamar nya.


"Mandi lah kami tunggu di bawah " ucap Aqeel .

__ADS_1


mereka langsung turun ke lantai bawah saat melihat tuan rumah pergi Winda langsung membersihkan diri di kamar mandi yang sudah di sediakan di kamar tersebut.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya


__ADS_2