
"Horeee ,,,,, nikahhhhh" ucap Aqeela bahagia.
Kan setidaknya jika dia sudah memiliki calon dia langsung nikah itu pikirnya tapi kebahagiaan langsung pupus saat mendengar ucapan seseorang.
"Siapa pria yang kau sukai itu " ucap Devan.
Dengan suara yang datar Devan bertanya Demikian pada putrinya.
"Emmmm,,,,ada gak ya " ucap Aqeela.
Bukannya takut dia malah membuat semua orang penasaran secara dia yang paling happy padahal bukan dia yang di beri lampu hijau oleh kedua orang tua mereka.
"Cepat katakan dari keluarga mana dia " ucap Devan lagi
"Jangan coba untuk pacaran di luar batas mom akan kirim kau ke planet " ucap Ara.
Tunggu, planet di mana itu apa di sana ada pria tampan atau hot hot kayak Oppa Oppa kalau iya dia jelas mau dong kan lumayan bisa cuci mata.
Mereka yang melihat putrinya mulai traveling ke mana-mana langsung ..
Bughhhh ....
"kakak sakit " protes Aqeela.
"Biar kau tidak kesurupan habis senyum senyum sendiri iya kan dad " ucap Aqeel.
"Iya, dad tidak mau Makan Daddy habis nanti " ucap Devan.
Lah sekarang apa hubungannya dengan makanan habis dengan kesurupan setan .
"Memangnya apa hubungannya dad " ucap Aqeela.
"Jelas ada dong jika kesurupan setan nanti dia makan masakan mommy banyak dan dad tidak kebagian dad tidak suka " ucap devan.
"Sudah sudah mom ingin istirahat " ucap Ara .
Langsung bangun dari duduknya semangkin dia lama-lama di sana semua akan menjadi panjang kali lebar jadi dia memilih untuk istirahat saja.
"Mom jadi gimana dengan Aqeela " teriak Aqeela saat mom nya pergi .
Bukannya dia akan di kirim ke planet lalu kenapa tidak sekarang dia ingin ketemu oppa Oppa hot kan jadi gagal.
"Nanti Mon kirim " ucap Ara.
Dengan santai nya Ara berkata demikian apa Aqeela paket yang di kirim ke negara X ke negara Y saja .
"Horeeee ,,,, ketemu oppa ganteng " ucap Aqeela langsung berlari menuju lantai atas.
Tinggal dua pria yang masih di sana bukannya di ajak malah di tinggalkan begitu saja.
__ADS_1
Sedangkan Aqeel senyum senyum sendiri yang entah membayangkan apa itu, Devan yang melihat itu jadi merinding.
"Dad harus menyelesaikan pekerjaan dulu " ucap Devan langsung meninggalkan putra nya seorang diri di sana.
Saat Devan menaiki anak tangga sekali kali dia juga melihat putranya yang tersenyum sambil memainkan ponselnya .
"Apa setannya di dalam ponsel " ucap Devan sendiri.
Dia berharap setan tidak membawa putra nya pergi dari Mension secara putranya kan Tampan seperti nya jadi jika putra nya di culik tidak ada lagi keturunan tampan seperti nya ini.
Sedangkan Aqeel yang tinggi di sana seorang diri langsung menuju ke taman belakang dengan Mambawa laptop nya yang sudah dia bawa saat turun tadi .
Dan setelah sampai di sana Aqeel langsung mengotak atik laptop nya.
"Tuan muda permisi ini minum nya " ucap maid .
Aqeel yang terkejut langsung menutup laptopnya biar tidak terlihat oleh maid yang mengantar minum tanpa dia minta itu sebabnya dia terkejut.
"Bibik sudah liat tuan cantik apa dia kekasih tuan muda " ucap maid.
Tanpa menjawab pertanyaan maid Aqeel langsung mengalihkan topik pembicaraan biar maid tidak mengadu pada mommy sebelum dia mendapatkan wanita nya.
Wanitanya, tunggu di sini sudah ada kepemilikan yang Aqeel katakan seperti apa wanita itu sampai membuat pria tampan ini mencap nya.
"Terima kasih bik " ucap Aqeel.
Aqeel hanya mengangguk dan setelah melihat kepergian maid dia langsung membuka laptop kembali melihat sesuatu yang menarik bahkan sangat menarik.
Tanda aqeel sadari seseorang yang memperhatikan nya sejak tadi di balkon kamar dengan ponsel di tangannya.
Dan tidak lama ponselnya bergetar dan tanpa pikir panjang Ara langsung menjawab panggilan dari seseorang yang sudah di tunggu.
Iya Ara tidak istrirahat dia ingin mencari data seseorang tapi dia lupa dengan laptop nya di ruang keluarga jadi dia terpaksa harus minta bantuan dari anggota nya biar tidak ada yang tahu.
"Hello " ucap Ara pada orang di sebrang sana.
"......... "
"Okeh, jadi kapan aku bisa bertemu dengan nya " ucap Ara lagi pada orang di sebrang sana.
"......."
"Nanti malam dia bekerja " ucap Ara lagi.
"....... "
"Aku bisa mengatur nya, bagaimana markas " ucap Ara.
"........ "
__ADS_1
Iya, yang menghubunginya adalah anggota kepercayaan yang ada di markas mereka tentu saja dia tidak akan tinggal diam dengan semua ini.
Dia tidak ingin kedua buah hatinya jatuh pada orang yang salah sebelum perasaan tumbuh semangkin dalam jadi dia harus turun tangan tanpa sepengetahuan putra nya itu.
"Bagus, beritahu perkembangan markas " ucap Ara , setelah selesai Ara langsung memutuskan sambungan telepon .
Setelah mendapat informasi yang dia inginkan dan selagi menunggu saat malam hari Ara memutuskan untuk istirahat walau hanya sebentar tapi baru saja Ara mengambil posisi yang nyaman tiba-tiba pintu kamar nya di ketuk oleh seseorang.
Tok Tok Tok
"Masuk " ucap Ara.
Ceklek ....
Jika kalian pikir itu adalah Maid tapi kalian salah besar yang datang putrinya dengan bantal leher yang melekat di lehernya.
"Apa ada setan di lagi di kamar mu " ucap Ara
Aqeela langsung cengengesan secara mommy nya sudah hafal dengan alasan konyol yang selalu dia ucapan.
"Bukan mom, tapi atap kamar Aqeela bocor padahal Qeela baru bobok " ucap Aqeela.
Bukan Aqeela namanya jika dia kehabisan akal untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Bilang saja jika ingin tidur siang dengan mommy " ucap Ara.
Aqeela langsung cengar-cengir jika alasannya tidak masuk akal jika genteng bocor pun kan sekarang tidak sedang hujan jadi dia tidak akan mandi.
"Mommy tahu saja " ucap Aqeela langsung mengambil posisi yang nyaman untuk ikut mengejar mimpi di siang hari.
"Sudah tidur lah biar nanti malam tidak ngantuk " ucap Ara.
Mendengar hal itu Aqeela langsung menatap Ara apa mereka akan bepergian Ara yang mendapat tatapan dari putrinya langsung berkata.
"Kita makan malam di restoran " ucap Ara.
Bukan nya hilang kebingungan Aqeela malah semangkin bingung secara biasanya mereka sering makan malam di mansion biar hemat dan tentu puas kata Ara tapi sekarang di restoran Bagaimana ini.
"Sekali kali tidak apa " ucap Ara lagi, langsung memejamkan mata nya biar bisa segera mengejar mimpi indah.
"Nanti ke mall ya my " ucap Aqeela.
"Apa pun " ucap Ara .
"Yes " ucap Aqeela bahagia.
dan akhirnya mereka langsung terlelap mengejar mimpi masing-masing biar nanti malam dia tidak mengantuk saat keluar.
Next part selanjutnya KK dan mohon maaf atas ketidak teraturan update mohon pengertian nya 🙏🏻
__ADS_1