
Dan kata siapa seorang cowok cassanova di sekolah tidak mungkin berpacaran atau bahkan mencintai seorang cewek gendut yang sering dijadikan bahan bullying oleh orang lain? Karena Wilson dan Belle berhasil menghacurkan perspektif menjijikan banyak orang tersebut.
Tapi bukan hal-hal romantis maupun melankonis yang sedang dilakukan oleh Wilson dan Belle saat ini, karena keduanya sedang berada dijalan menuju tempat Felix, Andrew, dan Jason sedang berada.
Tadi malam, Wilson menceritakan segala hal yang terjadi dengan Jason kepada Belle. Bagaimana cowok itu tersingkirkan dari lomba esport tingkat internasional yang telah ia perjuangkan selama ini karena anak dari petinggi salah satu sponsor yang ingin bergabung. Dan juga kejadian kemarin pagi dimana Felix dan Jason berkelahi dengan anak tersebut.
"Felix!" Belle bergegas masuk kedalam salah satu ruangan di cafe Andrew, tempat dimana keempat cowok tersebut sering berkumpul.
"Belle? Ngapain disini?" Felix terkejut dengan kehadiran Belle namun saat melihat sosok Wilson dibelakang cewek tersebut, dia sudah tau jawabannya. 'Tapi... mengapa bisa berdua?' batin cowok itu.
"Lo gak kenapa-kenapa kan?" Belle mulai nemeriksa wajah Felix lalu sejenak kemudian menatap kearah Jason. "Lo juga gapapa kan Son?" cewek itu dipenuhi kekhawatiran hingga membuat matanya dipenuhi oleh air mata serta suaranya yang serak akibat menahan tangis.
"Dari semalem gue cemas banget tau gak? Kalo lo kenapa-kenapa gimana? Lo jaga badan dong! Lo cerita apa juga gak sama gue, kalo Wilson gak kasih tau gue, lo mau ngerahasiain sampai kapan dari gue hah!?" Belle megusap air matanya dengan kesal.
Felix tersenyum lembut kearah cewek itu lalu mengelus pucuk kepalanya. "Gue gapapa Belle, gue sama Jason gapapa, maaf ya udah buat lo khawatir" Belle menatap kearah Jason, sebenarnya keduanya tidak mengenal satu sama lain terlalu dekat karena memang jarang berkomunikasi baik itu lewat chat maupun secara langsung, namun tetap saja Jason adalah teman dari Felix dan juga Wilson.
Belle menghentakan tubuhnya tepat disebelah Felix, disusul dengan Wilson yang duduk disebelah cewek itu. "Masalahnya udah selesai?"
Jason tidak menjawab, juga Felix dan Andrew melainkan Wilson yang membuka bicara. "Aku yang ngurusin hal itu, jangan khawatir, everything's gonna be alright"
Ekspresi terkejut nampak diwajah ketiga sahabat Wilson. Termasuk Felix sendiri yang masih tidak menyangka dengan hal yang baru saja masuk ketelinganya.
"Kalian...?"
Wilson mengangguk dengan semangat, Disisi lain Belle malah menunduk malu dan salah tingkah. Reaksi keduanya tentu saja sudah menjadi jawaban atas pertanyaan mereka bertiga.
Felix dengan bangga langsung memeluk Belle tanpa ragu. "You did it girl, you did it!" Felix tertawa sembari memeluk Belle dengan gemas.
"Woi, cewek gue, gak usah lo peluk-peluk" Wilson menatap Felix dengan kesal.
"Bucin lo, gak usah alay" ejek Andrew dengan tawa mengejeknya.
Belle tertawa geli mendengar perdebatan cowok-cowok itu juga dengan ekspresi kesal Wilson karena menerima ejekan serta godaan dari temannya.
__ADS_1
"Mau lo sama dia Belle?"
"Putusin aja Belle, bucin, alay"
"Asal lo tau Belle, chat dia udah kayak kostan cewek"
"Kalo gue jadi lo sih, mana mau gue terima, mending cari cowok lain"
Wilson bersungut kesal lalu menjitak dengan keras kepala ketiga temannya. "Gausah kompor lo bertiga unta arab"
Felix merangkul Belle yang berada disampingnya lalu menatap Wilson. "Bagi-bagi ya, kan gue yang jagain dia kemarenan"
"Gak! Emosi baget gue sama nih manusia" Wilson menyingkirkan tangan Felix dari pundak Belle dan menarik cewek itu semakin mendekat kearahnya.
Saat itu Wilson menggengam tangan Belle dan menariknya keatas. "Inget, Belle pacar gue, tugas kalian sebagai temen cuma ngejagain dia, bukan ngerebut dia, nyentuh dia, kepala pecah"
"Gimana mau ngejagain, nyentuh aja ga boleh" Felix tertawa geli karena merasa senang telah berhasil menggoda sahabatnya itu.
"Bucin, bucin" ejek Jason.
"Diem lo, udah dibantuin kemarin padahal, gak tau terima kasih dasar lo anak godzilla"
"Bacot, diem an*ing!" Wilson berteriak kesal.
"Mulut kamu Wilson" peringatan Belle menyebabkan cowok itu merengut kesal. Lalu ia menarik tangan Belle spontan untuk keluar dari sana, namun sebaliknya, Belle malah menahan cowok itu untuk tetap duduk.
"Mau kemana?"
"Pulang"
"Kok pulang? Kan baru sampe" Belle menatap Wilson dengan senyuman, berusaha meluruh kekesalan cowok itu dan ya, dia berhasil. Wilson kembali duduk disebelah Belle dan menelungkupkan kepalanya dipundak cewek itu.
"Kok baperan?" tawa Belle.
Felix, Andrew, dan Jason juga ikut tertawa karena reaksi Wilson yang terkesan sangat baperan padahal biasanya cowok itu bersikap dingin dengan segala hal.
__ADS_1
"Gak baperan, emosi aja sama mereka, udah tau perjuangannya kayak gimana, masa nyuruh kamu sama cowok lain, padahal mereka sendiri ngikutin dari awal" Wilson menjawab dengan wajah yang masih bersembunyi ditengkuk sang pacar.
Belle tersenyum lalu memberi kode kepada Felix, Andrew, dan Jason lewat mata untuk berhenti mengoda cowok itu.
"Gak malu nih manja kayak gini? Biasanya ganas"
"Kan sama pacar sendiri" wajah Belle memerah sesaat Wilson mengucapkan kalimat tersebut.
"Baperan-baperan aja gak usah diselingin sama gombalan, cewek lo malu itu" ujar Felix dengan geli.
Mendengar perkataan Felix, Wilson langsung mengangkat wajahnya dan menatap wajah Belle yang memerah. Cowok itu lantas tertawa dan memeluknya. "Imut"
Mendengar kebucinan Wilson, ketiga temannya langsung menatap cowok itu dengan jijik. "Intim banget lo *****, baru juga kemarin jadian, kasian gue ngeliat Belle dapet cowok kok kayak lo"
"Jomblo diem"
"Putusin Belle" celetuk Felix.
"Nanti nangis" ujar Belle dengan senyum gelinya.
"Siapa nangis?" tanya Wilson.
"Hah?" Belle berpura-bura bersikap seolah tidak tahu sehingga membuat Wilson mencubit pipinya. "Anak didik Felix banget"
"Weshhhh, fitnah"
"Fitnah lebih kejam dari membunuh" lanjut Jason.
Wilson menatap teman-temannya dengan aneh sekaligus kesal, berbeda dengan Belle yang malah menatap mereka dengan rasa geli karena melihat ketiga sahabat pacarnya itu sedang menggoda Wilson.
"Ini gue gak guna banget sumpah dateng kesini, adanya kena hina lo bertiga mulu" Wilson bersungut kesal.
"Couple baru gak boleh baperan dong"
"F*ck you"
__ADS_1
#?#?#?
Thank you for reading my first story. Hope you guys like it. Please like my story to support me to keep writing this story. See you in the next chapter 🤗