A & Z (Cinta Atau Benci ?)

A & Z (Cinta Atau Benci ?)
Menutupi tawa


__ADS_3

Hari ini kami ada kegiatan gotong royong, jadi kami di perbolehkan memakai sendal.


Saat aku dan teman-teman ku sedang mencabuti rumput, kami melihat cacing. Tentu saja kami langsung berlari sambil berteriak.


Ku lihat ke arah Arsyad, dia sangat berusaha untuk menahan tawanya.


Setelah kami selesai gotong royong, aku pun masuk ke dalam kelas. Saat aku keluar kelas, aku tidak menemukan sendal ku.


Tiba-tiba Arsyad muncul di hadapan ku sambil memakai sendal ku, sontak aku langsung aku berkata


"Arsyad sendal ku !"kata ku setengah berteriak.


"Astaga ! aku kan sedang marahan dengan dia."ucap ku dalam hati


Dia hanya tertawa melihat ku yang seketika terdiam.


---


Aku kembali membuat kerajinan tangan untuk menghias kelas, dan dia juga kembali mondar-mandir di hadapan ku, sampai-sampai benang ku kusut karena nya.


Saat aku keluar kelas, tiba-tiba Maulana (Sahabat Arsyad) mendatangi ku


"Zahra !"panggil nya tergesa-gesa, dia seperti ingin menyampaikan sesuatu.


Tapi aku menghiraukan nya dan kembali masuk ke dalam kelas,


Lalu Arsyad mendatangi nya dan mengancam nya jika dia berani memberitahu ku.


Aku sangat penasaran, sebenarnya apa yang ingin di sampaikan Maulana kepada ku.


---


Saat aku sedang di perpustakaan, aku melihat Arsyad bersama teman-teman nya sedang berada di salah satu ruangan buku pelajaran, kemudian dia menutup pinta ruangan itu

__ADS_1


"Pasti dia mau tidur karena sekarang sudah tengah hari."ucap ku dalam hati


Saat aku sudah selesai membaca buku, lalu ingin mengambil buku baru, aku sangat kaget karena tiba-tiba dia ada di samping rak buku sambil membaca sebuah komik.


Aku keluar dari perpustakaan, sambil menarik tangan teman ku, kemudian aku melihat ke arah Arsyad. Aku melihat nya tertunduk sambil menahan tawa nya.


---


Kami membuat pohon kelas, dan nama ku bersebelahan dengan namanya, dan di jadwal piket, nama ku juga bersebelahan dengan namanya.


Kemudian saat koreksi silang, aku yang mengkoreksi jawabannya. Aku berusaha untuk menahan tawa ku, lalu Yulia berkata


"Kalo mau ketawa itu jangan di tahan."


---


Saat aku sedang mengerjakan soal bahasa Inggris, tiba-tiba Liya berbisik pada ku


"Ra, Coba lihat, Arsyad melirik kamu terus."


"Terus siapa ?"Tanya Liya


"Orang lain lah."jawab ku lagi.


"Gak mungkin, nah itu coba lihat ! dia melirik kamu ! demi Allah."kata Liya


"Hmm..Biarin."jawab ku santai.


Padahal aslinya hati ku sangat bahagia.


---


Hari ini saat aku menyapu, aku merasa sangat sedih, karena biasanya aku menyapu bersama nya sambil bercanda.

__ADS_1


Kemudian aku keluar, dan melihat Andre sedang duduk di atas pohon ketapang sedangkan Arsyad menggoyang-goyangkan pohon Ketapang itu. Aku pun tertawa melihat tingkah mereka, namun saat aku tertawa Arsyad langsung menjauh.


---


"Ra, Arsyad itu selalu berlari saat pulang sekolah, saat dia berlari, dia seringkali menengok ke arah belakang, seperti takut di lihat orang, dan dia berlari seperti perempuan" kata Liya.


"Hmmm...Ya...aku tau...dia selalu seperti itu..."jawab ku singkat.


Lalu saat bel pulang berbunyi, aku langsung berlari menuju gerbang sekolah.


saat aku sudah menemui mama,


"Ma, Arsyad sudah pulang belum ?" tanya ku pada mama


"Tadi dia berlari di belakang mu tapi kamu larinya lebih cepat." jawab mama


Lalu aku hanya tertawa bahagia.


---


Pagi hari ini, aku menyapu halaman kelas yang di penuhi dengan daun kering pohon ketapang. Saat aku sudah hampir selesai menyapu, dia baru keluar.


Dia duduk di teras kelas sambil terus melihat ke arah ku yang sedang menyapu.


Aku tidak memperdulikan nya.


Lalu saat aku sedang duduk sendiri di kelas, tiba-tiba aku mendengar suara orang Adzan.


"Seperti suara Arsyad."ucap ku dalam hati


Aku melihat ke sekeliling ku untuk mencari sumber suara itu dan ternyata yang Adzan adalah "Arsyad"


"Arsyad di masjid gak mau adzan, tapi di kelas berani."Kata Dani sambil melihat ke arah ku dengan senyuman.

__ADS_1


Hati ku rasanya tenang sekali, saat mendengar nya adzan.


__ADS_2