A & Z (Cinta Atau Benci ?)

A & Z (Cinta Atau Benci ?)
Sandiwara


__ADS_3

Zahra : "Dre, kamu beneran suka


sama aku ?"


Andre : "Iya, Benar, tapi itu dulu,


sekarang cinta itu sudah


memudar."


Setelah mengirim pesan itu, dia terus mengirimi ku pesan penjelasan-


penjelasan tentang hal itu namun dia sangat berbelit-belit. Aku mulai kehabisan kesabaran ku. Aku pun langsung mengirimi pesan.


Zahra : "Seandaikan kamu ingin


menjadikan aku pacar mu,


maka aku tidak akan


menolak. Seandainya kamu


masih suka denganku maka


aku mau menjadi pacarmu."

__ADS_1


Saat itu yang ada di dalam fikiran ku hanyalah,


"Aku harus memiliki pacar agar lebih mudah bagiku untuk melupakan Arsyad."hanya ada kalimat itu yang ada terus terngiang di telingaku.


-


Andre masih terus mengirimi ku pesan berisi penjelasan-penjelasan tentang perasaan nya terhadap ku.


Aku tidak memperdulikan pesan-pesan yang dia kirim, karena dia terlalu berbelit-belit namun saat dia mengirimi sebuah pesan berisi


"Aku dulu sangat mencintai mu, tetapi saat kamu membuat sandiwara tentang pacar khayalan mu itu, seketika cintaku pada dirimu memudar karena terlanjur patah hati, dan aku tau hatimu masih sangat mencintai Arsyad."


Pesan itu rasanya seperti menamparku, tetapi aku berbohong padanya bahwa aku tidak mempunyai perasaan lagi terhadap Arsyad.


---


"I Miss You dari Andre."


Aku tidak tau bagaimana membalas pesannya, akhirnya aku memutuskan untuk mengirim pesan padanya selama seharian.


Setelah selesai mandi, aku kembali membuka handphone ku dan membaca percakapan ku dengan nya tadi malam. Dia memang terlalu berbelit-belit.


"Aku benar-benar salah ! Seharusnya dulu aku menerima Iqbal sebagai pacarku !"sesal ku.


---

__ADS_1


"Kenapa awal yang bahagia berakhir dengan air mata ?"pertanyaan terus terngiang di dalam kepalaku.


Lalu tiba-tiba aku mendapatkan panggilan video dari Nafiz. Dia memperlihatkan ku isi kamarnya yang di penuhi dengan barang-barang antik. Aku tidak begitu memperdulikan nya, yang ada di dalam fikiran ku saat itu adalah


"Apakah Nafiz menyukai ku ? Jika Nafiz menyukai ku, maka aku mau menjadi pacarnya, aku sudah bosan sendiri, aku ingin punya pacar, tapi aku sangat tidak yakin bisa mencintai nya."


---


Aku melihat Andre dan Nur sedang berduaan dengan Andre di teras kelas.


Sebenarnya aku tidak merasakan cemburu sama sekali, mungkin karena nyatanya aku tidak mempunyai perasaan apapun terhadap Andre, aku malah merasa bersalah terhadap Nur karena aku tau Nur telah mencintai Andre sejak awal.


Tetapi tiba-tiba terlintas difikiranku


"Akan ku balas !"


---


Guru menyuruh kami untuk berkumpul di lapangan karena ada yang ingin mereka beritahukan, Aku tidak dapat mendengar jelas apa yang guru katakan karena Yuli dan Andre terus bercanda tepat di belakang ku.


Aku tidak memperdulikan mereka, lalu saat Arsyad lewat di depanku pun, aku juga tidak peduli.


Setelah beberapa saat kemudian, kami pun dipersilahkan untuk kembali ke kelas.


Aku melihat teman-teman ku sedang duduk melingkar, aku pun bergabung dengan mereka. Aku duduk di samping Nafiz sambil memainkan kertas origami. Beberapa kali teman-teman ku bercanda dan beberapa kali juga aku menyandarkan kepalaku di bahu Nafiz karena terbawa suasana. Teman-teman dan Nafiz yang melihat itu tidak merasa keberatan karena mereka tentang perasaan ku saat ini yang sangat membutuhkan perhatian lebih dari mereka.

__ADS_1


Saat aku sedang menyandarkan kepalaku pada Nafiz, Andre melihat itu, aku tidak tau dia cemburu atau tidak yang pasti matanya seperti menunjukkan kesedihan.


__ADS_2