A & Z (Cinta Atau Benci ?)

A & Z (Cinta Atau Benci ?)
Muka datar


__ADS_3

Saat aku mengambil sepatu ku di rak sepatu, aku melihat sepatu Arsyad, lalu aku menjatuhkannya kemudian aku berjalan ke arah Arsyad


"Ada sepatu yang hilang sebelah !"kata ku sambil tertawa-tawa


Arsyad langsung berjalan menuju rak sepatu. Saat dia mengambil sepatunya kembali, dia sempat ingin menjatuhkan sepatu ku namun tidak jadi.


---


Pagi hari ini, ku awali dengan menulis dan Arsyad terus mondar-mandir di samping ku.


"Syad, coba berhenti bosan aku !"bentak ku pada Arsyad


Dia melihat hanya melihat ke arah ku lalu cemberut.


"Huh ! Aku kesal sekali ! Saat dia mencoba untuk membuat ku berbicara pasti aku akan berbicara ! Namun, saat aku mencoba untuk membuatnya berbicara, selalu gagal !"


Gerutu ku dalam hati.


---


Saat aku sedang berjalan memasuki kelas, aku tidak begitu memperhatikan jalan karena aku sedang mengecek barang-barang yang ada di dalam tas ku, saat aku mengangkat wajah ku untuk melihat ke arah depan, aku sangat terkejut melihat Arsyad berdiri tepat di hadapanku.


Spontan aku langsung menundukkan wajah ku namun aku dapat melihat ekspresi wajahnya yang kini mulai terlihat marah, dia pun melewatiku

__ADS_1


"Nyebelin banget sih ! Lewat jalan lain kan bisa ! Ada banyak jalan !"aku memakinya dalam hati.


Saat aku sedang duduk santai bersama teman ku sambil membuat hiasan kelas, tiba-tiba terdengar


"Kalo mau lewat gak usah gitu juga ! Dasar muka datar !"teriak salah satu teman yang duduk di depan pintu


"Muka kamu tuh kayak monyet !"balas teriak Arysad.


"Ih makin gak suka aku sama dia."ucap ku dalam hati.


---


Beberapa hari yang lalu, Fifi mengerjai Liya dengan memasukkan sampah ke dalam tasnya dan sekarang Liya ingin membalasnya.


"Astagfirullah..."kata nya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, namun aku tau dia hanya bercanda


"Sok Alim !"ucap ku spontan.


Seharusnya aku tidak mengatakan itu..Hiks..


---


Hari ini kami ada ulangan praktek PAI, yaitu berwudhu.

__ADS_1


Saat aku sudah bersiap berwudhu, tiba-tiba Andre mendekati ku lalu berkata


"Kamu rugi klo gak dapat nilai 100."


Setelah mengatakan itu, dia pun menjauh.


Aku mendekati Liya yang saat itu tidak jauh dariku,lalu bertanya padanya


"Apa maksudnya ?"tanya ku pada Liya


"Andre itu kepo banget sama nilai kamu."jawab Liya


"Jangan-jangan dia suka sama kamu ?"tanya Liya balik sambil menyipitkan kedua matanya.


"Dia itu ingin membuktikan bahwa aku lebih pintar darinya, Padahal jelas-jelas dia jauh lebih pintar dariku karena dia peringkat pertama."jelas ku pada Liya.


---


Hari ini aku pergi ke perpustakaan bersama Raina, Jannah dan Yuli. Rasanya bebas sekali saat berteman dengan mereka, tidak seperti saat berteman dengan Liya dan Fifi yang begitu posesif.


Aku,Raina,Jannah dan Yuli duduk di sebuah meja di perpustakaan lalu membaca buku bersama-sama.


Saat aku sedang tenang membaca buku. Tiba-tiba Liya dan Fifi datang. Saat aku sedang tenang membaca buku. Tiba-tiba Liya dan Fifi datang, mereka langsung menuju ke arah ku. Saat Liya menarik tanganku dan ingin membawaku pergi, Raina menghentikannya

__ADS_1


"Kenapa kamu mengganggu temanku ?!"Tanya Raina dengan perasaan kesal


__ADS_2