
Setelah aku akrab dengan Arysad, aku memberinya gelar "Singa", aku memberikan gelar itu karena dia sering mengaum seperti singa dan dia juga sering mengejar ku, orang-orang yang melihat dia mengejar ku pasti mengatakan "bagaikan Singa yang mengejar Zebra". Oke,kembali ke cerita. Saat aku dan Liya, ingin keluar kelas, Liya mengejek Arsyad dengan sebutan "Singa" namun bukannya marah dengan Liya, Arsyad malah mendatangi ku dan menjambak kerudung ku, kemudian dia berdiri di depan pintu, menghalangi jalan ku.
"Syad, Ayo minggir...Nanti kalo pacar ku melihat kita...dia pasti nanti akan marah..."kata ku berbohong,
"Woi pacar Zahra ! Malik !"Teriak Arsyad, Dia malah nyasar ke Malik.
Aku yang panik saat mendengar teriakannya langsung mengatakan
"Pacar ku kelas 7C."kata ku asal.
Arsyad kemudian tertawa lalu berkata "Ayo kita cari...."Kata Arsyad sambil mengajak teman yang ada di samping nya, dia pun berlari ke arah 7C. Aku mengejarnya lalu berhasil menghalangi jalannya, sambil berdiri di hadapannya aku berkata
"Pacar ku di 8C !"kata ku.
Arsyad dan teman nya terus tertawa.
__ADS_1
"Ayo lah Syad, berhenti, nanti saat pacar ku melihat, dia pasti akan marah."sambung ku, Arsyad kemudian berhenti tertawa dan berbalik arah untuk kembali ke kelas.
"Aku bilang pacar ku yang marah, tapi kenapa malah kamu yang marah ?" Tanya ku sambil menepuk punggung nya. Saat aku mengatakan itu dia masih cemberut lalu aku berkata lagi
"Tidak tampan kalo kamu cemberut seperti itu."kata ku sambil tertawa, dia pun tersenyum lalu masuk ke dalam kelas.
21, September
Saat Arsyad dan aku sedang duduk di teras kelas, sambil memasang sepatu, Aku melihat ada beberapa orang kakak kelas yang berada tidak jauh dari kami, kemudian aku berniat mengerjai Arsyad lagi
"Woi pacar Zahra !"setelah mengatakan itu ,dia terdiam sebentar lalu berkata lagi "Aku teman nya Zahra !". Aku langsung kabur setelah dia meneriakkan itu karena segerombolan kakak kelas yang ada di sana langsung melihat ke arah kami berdua setelah mendengar teriakkan Arsyad. Bukannya aku yang mengerjainya tapi malah dia yang mengerjai ku. Lalu saat Arysad masuk ke dalam kelas, dia berkata padaku
"Kamu lucu."kata nya sambil tertawa.
__ADS_1
Saat siang hari nya, hujan. Setiap kali hujan yang kami lakukan adalah bermain air di teras kelas, begitupun dengan saat ini. Arsyad dan teman-teman nya mengisi balon dengan air, kemudian mereka melempar-lemparkan balon itu, dan ternyata saat balon itu mengenai tubuh Arsyad, balon itu pecah dan membuat seluruh tubuh Arsyad menjadi basah kuyup. Setelah basah kuyup ,dia pun melepaskan rompi nya dan mengingatkan rompi nya ke kepala nya, sangat lucu sekali.
---
Hari ini giliran kami untuk sholat Dzuhur berjamaah di musholla.
Aku pun melepaskan kerudung ku, dan membiarkan rambut hitam panjangku terurai. Ternyata rambut ku yang terurai itu cukup menyita perhatian teman-teman ku yang ada di sana, terutama Arsyad
"Apa ?!"Tanya ku pada Arsyad. Arsyad kemudian memalingkan wajahnya nya lalu tertawa. Aku sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi padanya. Lalu beberapa teman ku berkata "Persis seperti gadis India yang ada di serial tv."
__ADS_1