
...Kepercayaan...
Atas keberhasilan yang telah di lakukan oleh Mayhan sebelumnya Don Savaroni mengundang Mayhan datang ke rumah mewahnya, saat Mayhan pertama kali datang dan menginjakan kakinya di rumah Don Savaroni, Mayhan terlihat begitu kagum melihat rumah Don Savaroni yang begitu besar serta mewah ditambah lagi Don Savaroni juga memiliki banyak sekali mobil - mobil mewah. Ketika memasuki ruangan kerja dan bertemu Don Savaroni, Mayhan bertanya kepada sang Don.
"Godfather"
"Ahhh, ternyata kamu yang bernama Mayhan itu"
"Iya Tuanku"
"Keberhasilan yang telah kamu lakukan sebelumnya, aku sangat bangga sekali maka dari itu aku mengundangmu datang ke sini"
"Terima kasih Godfather telah mengundang saya untuk datang ke sini, ini adalah suatu kehormatan yang tertinggi bisa bertemu secara langsung dengan Godfather"
"Aku juga senang bisa memiliki anak buah sepertimu ini Mayhan"
"Terima kasih Tuan Savaroni"
"Mayhan aku sekali lagi mengucapkan terima kasih atas jasa yang kamu lakukan terhadap keluarga kami, sebagai bentuk tanda ucapan terima kasihku terhadap kamu, aku sebagai Don dari keluarga mafia Savaroni mengangkat Mayhan dari Associates menjadi Soldier di keluarga mafia ini"
"Terima kasih Tuan Savaroni"
"Aku harap kamu tetap setia kepada keluarga ini"
"Iya Tuanku"
Seusai perbincangan tersebut dan pengangkatan Mayhan dari Associates menjadi Soldier, Mayhan dan Don Savaroni berjalan - jalan mengelilingi rumah tersebut dan sambil berbincang - bincang mengenai tentang pertikaian antara keluarga Savaroni dengan keluarga Yakuza.
"Aku dengar kamu berhasil menyelamatkan Andreas dan Andrelino dari rencana pembunuhan keluarga Yakuza di rumah sakit itu"
"Iya betul Tuan Savaroni"
"Kerja bagus kamu bisa menyelamatkan mereka berdua pada waktu itu, tapi keluarga Yakuza juga menginginkan sesuatu"
"Apa yang mereka inginkan sampai - sampai membuat anda memulai peperangan ini, Tuan Savaroni"
"Ada masalah lain yang selalu membuatku takut akan kehilangan semua yang aku miliki, Mayhan"
"Kalau anda memulai peperangan ini bukan hanya masalah pembunuhan Andreas dan Andrelino berarti masalah itu jauh lebih penting"
"Kamu betul Mayhan, ada masalah yang jauh lebih penting dari itu semua"
"Masalah apa Tuan Savaroni"
"Keluarga"
"Apa maksudnya keluarga Tuan Savaroni"
"Mereka mengincar keluargaku"
"Maksudnya mereka ingin membunuh keluarga anda"
"Betul Mayhan, itu lah sebabnya aku memulai peperangan ini bukan hanya masalah Andreas dan Andrelino yang akan di bunuh tapi masalah keluargaku yang akan di bunuh juga"
"Lalu kenapa mereka menginginkan semua ini, Tuan Savaroni"
"Semua berawal ketika Yakuza memulai bisnis mereka di perjudian dan narkotika lalu bisnis mereka berkembang sangat pesat hingga sekarang ini"
__ADS_1
"Lalu hubungannya dengan kita apa, Tuan Savaroni"
"Yakuza adalah pesaing bisnis kita di sektor perjudian dan narkotika, Seiring berjalannya waktu keluarga Yakuza semakin hari semakin kuat dan merajalela akan tetapi mereka punya ambisi yang cukup kuat dan besar yaitu untuk menguasai dan memperluas kedua bisnis itu di Kota Jakosta"
"Jadi begitu awal mula peperangan ini"
"Jika mereka ingin memperluas kekuasaan mereka maka dari itu mereka harus menyingkirkan kita terlebih dahulu"
"Aku mengerti sekarang Tuan Savaroni"
"Mereka tahu tentang kelemahanku yaitu keluarga kecilku, aku takut keluargaku akan di bunuh oleh para Yakuza itu"
"Iya Tuan, sekarang aku mengerti kondisi Tuan Savaroni seperti apa"
"Bagus kalau kamu mengerti Mayhan, maka dari itu aku percayakan tugas ini ke kamu"
"Tugas apa Tuan Savaroni"
"Tugas ini sangat spesial dan mungkin jauh lebih berbahaya"
"Spesial apa Tuan"
"Aku percayakan ke kamu untuk menjaga keluargaku terutama putri kecilku"
"Anda yakin memilih saya"
"Aku sudah yakin memilih kamu untuk melakukan hal ini, terlebih lagi aku sudah mendengar kisahmu yang begitu heroik saat kejadian penyelamatan Andreas dan Andrelino di rumah sakit"
"Itu hanya keberuntungan Tuan Savaroni"
"Keberuntungan yang cukup hebat Mayhan, apalagi ketika kamu melakukan misi penyerangan ke wilayah Yakuza lebih tepatnya ke kasino mereka di Chinatown hanya dengan sedikit orang yang menemanimu, kamu bisa menyelesaikan misi itu dan menangkap salah satu anggota Caporigime dari Yakuza"
"Anda mendapatkan informasi itu dari siapa Tuan"
"Terima kasih Tuan atas pujiannya"
"Aku berharap putriku bisa kamu jaga dengan baik kemana pun di pergi"
"Iya Tuan Savaroni, saya akan menerima tugas itu"
"Apakah kamu sudah bertemu dengan putriku"
"Belum Tuan"
"Kuharap dalam waktu dekat kalian segera bertemu"
"Apa yang anda maksud Tuan"
"Kamu akan menemukan jawabannya ketika sudah bertemu dengannya besok"
"Jadi saya akan menemaninya besok"
"Iya Mayhan, kamu jemput dia di depan taman kota jam 3 sore"
"Baiklah Tuan Savaroni, saya akan menuruti perintah tuan"
"Sekarang tidak hanya perintahku saja tapi perintah dia juga"
"Iya Tuan Savaroni"
"Jaga dia baik - baik Mayhan, jangan sampai hal buruk terjadi kepada putriku"
__ADS_1
"Iya Tuanku, aku akan menjaganya"
Mayhan kembali pulang ke apartemennya dan menatapi seperti apa nasib masa depannya nanti, saat sedang menatapi secara mengejutkan Nico datang dari belakang dan bertanya.
"Apa yang kamu pikirkan Mayhan"
"Ahhh kamu mengagetkan saja Nico"
"Kenapa kamu melamun Mayhan, ada masalah apa"
"Aku tidak melamun Nico, aku hanya berpikir kalau ternyata seperti ini pekerjaan kita"
"Ya beginilah agen bekerja Mayhan"
"Terkadang aku berpikir lebih enak tidur di rumah dan menonton televisi"
"Wkwkwk kalau itu impian semua orang"
"Hahahahaha bisa saja kamu berkata Nico"
"Gimana perkembangan di keluarga itu"
"Ya aku baru saja di angkat menjadi Soldier di keluarga Savaroni dan di berikan kepercayaan menjaga putrinya"
"Kamu sangat cepat untuk menarik perhatian sang Don"
"Wkwkwk Iya Nico"
"Don Savaroni mempercayakan keluarganya ke kamu, itu merupakan peluang penting untuk masuk lebih dalam dan mencari informasi tentang kebusukan mereka sebenarnya"
"Aku sudah merencanakan hal seperti itu Nico, aku hanya saja berpikir bahwa semakin dalam kita memasuki keluarga itu maka semakin kecil pula peluang kita untuk hidup"
"Apa yang kamu maksud Mayhan"
"Aku takut keluarga mafia lain yang akan membunuhku"
"Mayhan, kita sudah terlatih jadi jangan takut kepada mereka sedikit pun"
"Iya Nico, kamu benar"
"Kamu harus percaya pada dirimu sendiri, kamu sudah bagus bisa melangkah sejauh ini"
"Cuma terkadang aku belum yakin ada diriku sendiri"
"Kamu hanya perlu menjadi dirimu sendiri saja Mayhan"
"Kurasa kamu benar Nico, aku hanya kurang percaya diri saja"
"Ini adalah kesempatan kita untuk meruntuhkan keluarga mafia Savaroni dan menyelamatkan ribuan warga yang terjerat korban kriminal mereka"
"Iya Nico, tapi mafia lain juga memproduksi narkotika seperti keluarga mafia Yakuza dan kenapa kita tidak menghancurkan mereka juga"
"Itu sudah termasuk bagian dari rencana atasan kita, mereka percaya bahwa kita bisa membasmi semua keluarga mafia yang lain atas nama keluarga Savaroni agar identitas kita tetap terjaga"
"Kurasa atasan kita jauh lebih terperinci dalam merencanakan ini semua, Nico"
"Iya Mayhan, sekarang istirahatlah besok kamu sudah mempunyai tugas untuk menjaga putri kesayangan Don Savaroni"
"Iya Nico, Terima kasih atas motivasinya"
__ADS_1
"Sama - sama Mayhan"
Kepercayaan dari sang Don telah di berikan kepada Mayhan agar untuk menjaga putrinya di kemudian hari supaya terhindar dari serangan dan target pembunuhan keluarga mafia Yakuza.