Air Mata Mega

Air Mata Mega
Lima belas


__ADS_3

Berita tentang Mega yang menjadi kekasih Tristan telah menyebar. Hampir seluruh pekerja hotel mendengar berita itu dan menjadi topik hangat selama beberapa hari. Kebanyakan dari mereka mencibir Mega dan menilai jika Mega tidak pantas bersanding dengan bos mereka. Tapi ada pula yang mendukung dan memberikan semangat. Mega memiliki wajah yang cantik dan terlihat serasi bersanding dengan bos mereka yang tampan. Bahkan mereka menganggap bahwa bos mereka adalah pria idaman yang mau mencintai dan menerima Mega meski gadis itu bukan berasal dari kalangan atas. Bahkan di depan umum bos mereka tidak malu mengakui Mega sebagai kekasih nya.


Sekarang semua pekerja hotel mengenali wajah Mega dan di manapun Mega berada selalu menjadi pusat perhatian. Awal nya Mega merasa tidak nyaman, tapi lama-lama dia bisa menanggapi hal itu dengan santai. Selama orang-orang tidak menganggu nya maka Mega akan bisa bekerja seperti biasa. Mega tahu di belakang nya pasti banyak dari mereka yang berbicara buruk tentang nya, tapi dia tidak memperdulikan cibiran atau pun hinaan dari mereka selama dia tidak mendengar nya secara langsung.


Menjaga kebersihan penthouse saat ini menjadi tanggung jawab Mega. Bukan karena Mega di kenal sebagai kekasih bos nya, melainkan menejer menunjuk nya karena Mega memang pekerja yang rajin dan tekun. Senior yang sebelum nya bertugas mengundurkan diri karena kesehatan nya yang terus memburuk. Sontak saja hal itu membuat beberapa rekan kerja Mega merasa iri, terutama Zea. Tapi mereka tidak berani untuk protes, mereka memendam rasa kesal mereka dalam hati. Mereka takut jika berbicara yang macam-macam Mega bisa mengadukan semua nya pada bos mereka. Dan nanti nya mereka bisa saja di pecat dari pekerjaan mereka.


Minggu ini Mega mendapat jatah sift malam. Pekerjaan utama nya tentu membersihkan penthouse milik Tristan. Saat ini penthouse itu tengah kosong karena sang empu nya tidak ada di tempat sehingga Mega bisa membersihkan nya dengan leluasa. Tapi terdengar seseorang berusaha membuka pintu namun tidak bisa. Mega yang berada di dalam pun merasa penasaran hingga dia berjalan ke arah pintu dan mengintip lewat lubang pintu. Mega melihat wajah Jonathan dan entah kenapa dia merasa senang bisa kembali melihat wajah tampan itu. Akhir nya tanpa ragu Mega membuka pintu untuk Jonathan.


"kau disini?" tanya Jonathan, bingung melihat Mega berada di dalam penthouse Tristan.


"kebetulan aku bertugas untuk membersihkan nya"


"apa rumor itu benar?"


"rumor apa?" tanya Mega.


"kau dan Tristan, ku dengar kalian...." Jonathan menggantungkan kalimat nya.


Cepat-cepat Mega menggelengkan kepala nya. Entah kenapa dia tidak ingin Jonathan salah paham tentang hubungan nya dan Tristan. "tidak. Ini tidak seperti yang kau pikirkan."


"benarkah? Mau menjelaskan nya padaku?" pinta Jonathan.


Akhir nya Mega menjelaskan nya dari awal sampai akhir secara detail. Jonathan menyimak dengan seksama, dan setelah mengetahui kebenaran nya ada perasaan lega yang Jonathan rasakan.


"jadi begitu cerita nya..." ucap Mega setelah menyelesaikan cerita nya.


"jadi itu alasan Divya marah padamu"


"dari mana kau tau nona Divya marah padaku?"


"tentu saja dari video itu.."

__ADS_1


"video apa?"


Baru lah Jonathan teringat jika Mega tidak memiliki ponsel. Bahkan di rumah gadis itu juga tidak ada tv dan alat elektronik lain nya. "ayo ikut aku" tiba-tiba Jonathan menggenggam tangan Mega dan menarik gadis itu untuk mengikuti nya.


"kemana? Aku sedang bekerja" Mega berusaha melepaskan genggaman tangan Jonathan.


"sudah lah, urusan pekerjaan aku bisa mengurus nya"


Lagi-lagi Jonathan yang berjalana bergandengan tangan denga Mega menjadi pusat perhatian orang-orang yang melihat nya. Mereka mulai berbisik-bisik dan berbicara sesuai dengan ansumsi mereka masing-masing.


Jonathan menyuruh Mega masuk ke dalam mobil nya dan membawa nya ke sebuah toko ponsel yang berada tidak jauh dari hotel. "tunjukan ponsel keluaran terbaru" ucap Jonathan pada pegawai toko.


"sedang apa kita disini?" tanya Mega.


"nanti kau juga tahu"


Mereka dengan sigap mengeluarkan ponsel terbaik yang mereka miliki. "ini ponsel terbaru nya tuan"


Saat akan melakukan pembayaran tiba-tiba sekelompok wanita berteriak histeris dan langsung mengerubungi Jonathan. Mereka lansung ingin minta foto dan tanda tangan Jonathan. Keadaan toko mendadak menjadi ramai, orang-orang yang berada di sekitar toko langsung ikut bergabung saat tahu ada Jonathan sang penyanyi terkenal. Dengan ramah Jonathan tetap melayani para penggemar nya. Beberapa orang saling dorong dan membuat Mega hampir terjatuh, namun dengan sigap Jonathan menahan tubuh Mega. Bahkan selama memberikan tanda tangan nya genggaman Jonathan pada Mega tidak pernah terlepas. Jonathan selalu menjaga Mega meski di tengah keramaian sedikitpun.


Setelah acara foto dan pemberian tanda tangan selesai baru lah Jonathan membayar ponsel yang di beli nya. Saat akan menuju mobil nya, beberapa wanita kembali datang mengerubungi Jonathan. Tahu jika Mega merasa tidak nyaman, Jonathan memberi kode pada security yang berjaga untuk membantu nya agar bisa segera masuk ke dalam mobil nya. Dengan sigap beberapa security membuat jalan untuk Jonathan dan Mega agar mereka bisa lewat dan masuk ke dalam mobil dengan aman.


"aku merasa sesak nafas berada di tengah-tengah kerumunan seperti itu" ucap Mega setelah mereka berhasil masuk ke dalam mobil. "penggemarmu sangat menyeramkan, mereka tidak segan-segan mendorongku dan berusaha menjauhkan ku dari mu"


Jonathan hanya tertawa mendengar gerutuan Mega. Dia memberikan paperbag berisi ponsel baru pada Mega. "ini untuk mu"


"untuk ku?" Mega tahu betul isi paperbag itu dan dia merasa tidak pantas menerima hadiah itu dari Jonathan. "tidak-tidak, itu sangat mahal aku tidak bisa menerima nya"


Jonathan kemudian melirik pergelangan tangan Mega yang memakai gelang pemberian Tristan. "ini tidak seberapa di bandingkan dengan gelang yang kau pakai"


Mega melirik gelang di tangan nya. "gelang ini maksudmu?"

__ADS_1


"ya, kau pikir berapa harga gelang itu?"


Dengan polos nya Mega menggelengkan kepala nya.


"harga gelang itu dua puluh kali lipat lebih mahal dari ponsel ini" ucap Jonathan memberi tahu.


Mega ternganga mendengar harga dari gelang yang dia pakai. "aku tahu gelang ini memang mahal, tapi aku tidak menyangka jika gelang ini semahal itu".


Jonathan tersenyum, meletakkan paperbag di pangkuan Mega dan memaksa gadis itu untuk menerima hadiah nya. "jadi jangan menolak hadiah dari ku, karena barang semahal gelang itu saja kau terima, masa kau tidak mau menerima hadiah yang tidak seberapa ini. Aku akan merasa berkecil hati jika kau sampai menolak nya"


Mendengar itu mau tak mau Mega pun menerima hadiah itu dengan terpaksa. "terimakasih untuk hadiah nya".


"sama-sama" ucap Jonathan, puas karena berhasil membuat Mega menerima hadiah dari nya. "emm... Ngomong-ngomong apa kau tahu cara menggunakan ponsel itu?"


Mega menggeleng pelan. Dia memang tidak pernah memiliki ponsel sebelum nya, karena itu dia tidak tahu cara menggunakan benda canggih itu.


"ayo kita pergi ke suatu tempat, aku akan mengajarimu cara menggunakan nya" Jonathan menjalankan mobil nya ingin membawa Mega ke suatu tempat.


"tapi kita mau kemana? Bagaimana dengan pekerjaanku, aku tidak bisa seenak nya meninggalkan pekerjaan ku" tutur Mega, dia baru kembali bekerja beberapa hari yang lalu dan dia tidak ingin sampai di pecat lagi.


"sudah ku bilang jangan cemaskan pekerjaan mu. Setelah ini selesai kau bisa kembali bekerja dan aku pastikan tidak akan ada yang menegurmu" ucap Jonathan meyakinkan Mega.


Jonathan membawa Mega ke sebuah restoran mewah dan dia memesan privat room agar bisa berbicara dengan nyaman.


"kenapa kita ke restoran, kau bilang kau mau mengajariku cara menggunakan ponsel?".


"kau terlihat lebih kurus dari saat kita terakhir bertemu. Kau harus banyak makan dan aku akan mengajari mu sambil kita menikmati makanan disini"


Lagi-lagi Mega hanya bisa pasrah mengikuti kemauan Jonathan.


Mereka tidak menyadari bahwa sejak tadi ada wartawan yang diam-diam mengikuti mereka. Dia tersenyum senang karena berhasil mendapatkan banyak foto mesra kedua nya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2