
Matteo terpaku menatap foto seorang gadis yang baru saja Divya kirimkan pada nya. Gadis dalam foto itu sangat mirip dengan teman masa kecil nya.
Matteo mengirim pesan pada Divya untuk memastikan kecurigaan nya.
"siapa nama gadis itu?"
"nama nya Mega" balas Divya.
Matteo membanting ponsel nya. Ternyata dugaan nya benar. Gadis itu adalah teman masa kecil nya saat dia masih berada di panti asuhan.
Matteo berasal dari panti asuhan yang sama dengan Mega. Dia berusia sepuluh tahun lebih tua dari Mega. Saat bernajak dewasa Matteo merasa tidak tahan dengan siksaan yang di lakukan oleh Jerry hingga dia memilih kabur dari panti asuhan. Dia pergi tanpa membawa apapun dan tidak memiliki tempat tujuan. Beberapa hari Matteo hidup di jalanan sampai akhir nya dia bertemu dengan seorang pengusaha baik hati, Matteo di berikan pekerjaan dan tempat tinggal. Karena ketekunan dan usaha nya, bos nya mempercayai Matteo untuk mengelola salah satu cabang usaha nya. Dan sekarang usaha itu sudah benar-benar berkembang pesat dan berhasil mendapatkan keuntungan yang fantastis. Karena pekerjaan nya itu lah Matteo bertemu dengan Divya yang kala itu di minta untuk menjadi salah satu model nya. Dan Matteo langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Paras Divya yang cantik dan mempesona mampu membuat Matteo bertekuk lutut hingga dia bersedia melakukan apapun yang Divya inginkan. Cinta telah membutakan mata nya, meski selama ini Divya tidak sekali pun membalas cinta nya. Tapi bagi Matteo bisa dekat dengan Divya sudah bisa membuat nya merasa bahagia.
Dan sekarang Divya meminta nya untuk melakukan sesuatu pada Mega. Ini terasa sulit untuk Matteo lakukan karena dia sudah menganggap Mega seperti adik nya sendiri. Dia terlanjur menyayangi Mega yang sudah hidup bersama nya sejak kecil. Haruskah Matteo menolak keinginan Divya, karena perintah Divya bertolak belakang dengan nurani nya. Dia tidak akan sanggup untuk melukai dan menyakiti Mega.
Matteo menelfon Divya, ingin menanyakan alasan yang membuat Divya amat membenci Mega.
"hallo, ada apa?" sapa Divya.
"apa alasan mu menyuruhku melakukan hal itu pada Mega?"
"kenapa, apa kau keberatan?"
"jawab saja, aku hanya ingin tahu alasan nya"
"dia telah merebut Tristan dari ku. Dan karena dia karir ku hancur, bahkan aku mendengar dia juga berpacaran dengan Jonathan. Dia benar-benar murahan"
__ADS_1
Mendengar itu Matteo langsung menutup panggilan nya. Tentu Matteo tahu tentang Tristan yang merupakan kekasih Divya. Matteo tidak menyangka Mega mengenal Tristan yang merupakan seorang pengusaha sukses. Dan Jonathan, apakah Jonathan yang di maksud Divya adalah seorang penyanyi terkenal yang akhir-akhir ini sedang ramai di bicarakan?.
Akhir nya Matteo pun mencari berita terkait Jonathan di internet. Dan dia melihat foto-foto Mega dan Jonathan yang saling berpegangan tangan. Matteo mengusap wajah nya dengan kasar. Bagaimana bisa Mega berhubungan dengan orang-orang seperti Tristan dan Jonathan. Bahkan lingkungan hidup mereka sangat berbeda.
"jika kau tidak bisa melakukan nya katakan saja pada ku. Aku bisa menyuruh orang lain yang melakukan nya" ucap Divya yang tiba-tiba mengirim pesan. Divya merasa curiga dengan sikap Matteo yang menurut nya terlihat peduli dengan Mega.
"aku bisa melakukan nya" jawab Matteo.
Situasi ini begitu rumit bagi Matteo. Dia tidak akan bisa menyakiti Mega, tapi dia juga tidak akan membiarkan orang lain melakukan nya. Ada perasaan ingin melindungi layak nya seorang kakak yang ingin melindungi adik yang di sayangi. Matteo memiliki rencana nya sendiri. Dia akan menculik Mega dan menyembunyikan nya di suatu tempat agar Divya tidak perlu bertemu dengan Mega lagi. Membawa Mega pergi jauh dari Divya adalah solusi yang ia miliki untuk melindungi gadis itu. Jika Mega masih berada di sekitar Divya, Matteo yakin pasti gadis itu akan selalu berada dalam bahaya.
Seminggu berlalu dan keadaan ayah Jonathan kini sudah membaik. Bahkan beliau sudah di perbolehkan pulang. Selama masa perawatan di rumah sakit Jonathan memang tidak sekalipun mengunjungi nya. Tapi meski begitu Mega tahu bahwa Jonathan juga mengkhawatirkan kondisi ayah nya. Hanya saja egon nya masih belum bisa menerima apa yang pernah ayah nya perbuat di masalalu. Yang di butuhkan Jonathan hanyalah waktu, seiring berjalan nya waktu Mega yakin Jonathan pasti bisa melupakan rasa sakit hati nya dan bersedia menjalin hubungan baik layak nya anak dan ayah pada umum nya.
Mega datang ke rumah sakit bersama kepala pelayan. Kebetulan hari ini Mega libur bekerja, karena itu dia menawarkan diri untuk ikut menjemput ayah Jonathan dari rumah sakit. Selama berada di rumah sakit jika sedang tidak bekerja Mega lah yang merawat beliau. Dan karena itu sekarang hubungan kedua nya menjadi lebih akrab. Bahkan Mega sudah memanggil ayah Jonathan dengan sebutan paman, bukan lagi Tuan seperti sebelum-sebelum nya.
Melihat kedatangan Mega, ayah Jonatha berfikir jika putra nya ikut serta, karena itu dia selalu melihat ke arah pintu berharap putra nya muncul dari sana. Tapi setelah menunggu beberapa menit ternyata yang di harapkan tidak kunjung muncul. Mega merasa iba melihat tatapan penuh harap itu. Sebenar nya dia juga sudah mengajak Jonathan, tapi pria itu menolak dengan alasan sibuk. Meski kecewa, Mega pun tidak bisa memaksa nya.
"aku sudah siap, ayo kita pulang" ajak ayah Jonathan. Dia berjalan begitu saja tanpa menggunakan kursi roda, padahal keadaan nya masih lemah.
"paman tunggu" Mega mengejar ayah Jonathan dengan membawa kursi roda. Dia tidak ingin beliau kelelahan karena itu bisa mengganggu penyembuhan nya.
Setelah langkah mereka sejajar, Mega meminta ayah Jonathan untuk duduk di kursi roda. Awal nya beliau menolak nya, tapi setelah Mega memaksa akhir nya beliau pun menuruti keinginan Mega.
Setelah sampai di rumah wajah ayah Jonathan masih terlihat murung. Mega langsung membawa nya menuju kamar untuk beristirahat.
"paman, jangan putus asa. Dia hanya membutuhkan sedikit waktu. Percayalah dia juga menyayangi mu. Karena rasa sayang nya pada mu lah yang membuat nya menyelamatkan mu. Jadi jangan pernah putus harapan" kata Mega mencoba menghibur ayah Jonathan.
__ADS_1
"terimakasih. Akhir-akhir ini aku merasa hubungan kami mulai membaik, meski belum bisa di katakan benar-benar baik. Dan semua itu berkat dirimu, aku bersyukur Jonathan mengenal gadis baik seperti dirimu"
"aku juga senang bisa mengenal paman dan juga Jonathan. Putra paman itu juga sangat baik" jawab Mega.
Tiba-tiba ayah Jonathan menggenggam tangan Mega. "apa kau mau menjadi menantuku? Aku merasa Jonathan juga mencintai mu"
Mega terkesiap dengan pertanyaan yang tidak pernah dia sangka sebelum nya. "paman ini bicara apa, hubungan kami tidak seperti itu"
"ternyata Jonathan belum mengungkap kan perasaan nya ya?" ayah Jonathan bisa melihat ada cinta di mata Jonathan untuk Mega. Kepedulian putra nya pada Mega sudah membuktikan bahwa dugaan nya memang benar.
"paman, apa paman tahu jika aku ini hanya orang biasa yang bahkan kehidupan ku sangat jauh berbeda dengan kalian. Aku berasal dari panti asuhan, yang bahkan aku sendiri tidak tahu siapa orang tua ku. Aku merasa tidak pantas untuk bersanding dengan Jonathan sebagai menantu mu".
"lalu apa kau tahu siapa aku sebenar nya?" tanya ayah Jonathan.
"maksud paman apa?"
Ayah Jonathan tersenyum miris mengingat masa kecil nya. "asal kau tahu, aku adalah anak dari seorang pelacur. Masa kecil ku aku habis kan di tempat pelacuran. Aku bisa seperti sekarang karena setelah kematian ibu ku aku bekerja dengan cukup keras. Jadi mana yang lebih memalukan, aku atau diri mu?"
Mega terdiam tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Dia tidak menyangka bahwa masa kecil ayah Jonathan ternayata seburuk itu. Dia berpikir beliau berasal dari keluarga kaya raya yang terpandang.
"Jonathan adalah anak yang baik. Aku yakin dia tidak pernah memandang rendah derajat dan asal usul seseorang. Seandai nya dia mengutarakan isi hati nya kepada mu, apa kamu mau menerima nya?"
Benarkah Jonathan menyukai nya? Lalu bagaimana dengan perasaan nya? Mega tidak tahu perasaan nya pada Jonathan seperti apa. Dia belum pernah merasakan jatuh cinta sebelum nya, karena itu sulit bagi Mega untuk memahami perasaan nya sendiri. Yang Mega tahu dia merasa nyaman saat bersama Jonathan. Berada di samping pria itu Mega merasa aman dan terlindungi.
Bersambung....
__ADS_1