
Foto kebersamaan Mega dan Jonathan menjadi hot news, hampir semua siaran tv memberitakan tentang mereka. Para penggemar Jonathan di buat patah hati, lantaran karena sebelum nya Jonathan memang tidak pernah di beritakan dekat maupun berkencan dengan wanita manapun. Para pemburu berita berlomba-lomba mencari tahu siapa sebenar nya sosok wanita yang di gandeng Jonathan. Mereka meyakini jika Jonathan memiliki hubungan khusus dengan wanita itu.
Dan tak butuh lama bagi mereka untuk mengetahui identitas Mega. Bahkan pagi ini para wartawan sudah berkumpul di depan rumah kontrakan Mega. Para tetangga Mega menjadi heboh, ini pertama kali nya lingkungan mereka kedatangan wartawan, hingga mereka bertanya-tanya apa yang terjadi kepada Mega hingga rumah nya sampai di kerubungi banyak wartawan.
Seperti biasa Mega tidak pernah tahu tentang berita terkini, setelah jam kerja nya selesai dia pulang ke rumah nya seperti biasa. Dia tidak menyadari jika saat ini banyak wartawan yang sedang memburu nya. Memasuki area gang rumah nya Mega heran melihat banyak sekali mobil yang berjejer. Semakin dekat dengan rumah nya Mega melihat banyak sekali wartawan yang berkerumun di depan rumah nya. Mega yang tidak menyadari jika kehadiran nya telah di tunggu-tunggu berjalan dengan santai dan membelah kerumunan wartawan agar bisa masuk ke dalam rumah nya. Para wartawan tidak mengenali Mega karena gadis itu menggunakan masker.
"permisi, maaf permisi semua nya saya mau lewat" ucap Mega.
Salah satu wartawan mengarahkan mic dan kamera pada Mega. "apa anda tinggal disini?"
"iya" jawab Mega singkat.
"apa anda mengenal...." belum sempat wartawan itu menyelesaikan pertanyaan nya salah satu tetangga Mega mengungkap identitas Mega.
"itu Mega, dia orang yang kalian cari" seru salah satu tetangga Mega.
Sontak saja para wartawan langsung mengerubungi Mega. Semua kamera menyorot Mega dan berbondong-bondong memberikan pertanyaan.
"apa hubungan anda dengan Jonathan?"
"apakah benar kalian sepasang kekasih?"
"bagaimana kalian bisa menjalin hubungan?"
"sudah berapa kalian kalian berpacaran?"
"apakah sudah ada niatan untuk maju ke jenjang yang lebih serius?"
__ADS_1
"apakah keluarga Jonathan sudah memberikan restu?"
Pertanyaan demi pertanyaan terus saja terlontar dari para wartawan. Lampu flash tidak berhenti berkilat, mencoba mengambil gambar Mega sebanyak mungkin. Bahkan salah seorang wartawan menarik masker yang Mega kenakan sampai terlepas. Mega langsung menutupi wajah nya dengan kedua tangan nya. Dia berusaha keluar dari kerumunan itu tapi tentu saja para wartawan tidak membiarkan nya.
Mega merasa takut sekaligus frustasi. Dia menangis karena tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Dalam hati dia memohon kepada Tuhan agar mengirimkan seseorang untuk datang menolong nya. Dan tak lama beberapa bodyguard datang dan langsung menjauhkan para wartawan dari Mega. Kejadian itu benar-benar membuat nya shock. Tubuh Mega terasa lemas hingga dia langsung tersungkur di tanah. Dia berusaha mengambil nafas sebanyak yang ia bisa. Berada di tengah kerumunan membuat Mega merasa sesak dan tertekan.
Tiba-tiba Jonathan datang, dia langsung menggendong Mega dan membawa nya pergi. Para wartawan berusaha mengejar namun tetap di halangi oleh para bodyguard hingga akhir nya Jonathan berhasil membawa Mega pergi dari tempat itu.
Pagi-pagi buta Jonathan mendapat telfon dari menejer nya yang memberitahukan jika diri nya di gosipkan berpacaran dengan seorang wanita. Jonathan yang merasa tidak pernah dekat dengan wanita mencoba mencari tahu tentang berita itu. Dan dia terkejut melihat foto-foto nya bersama Mega saat berada di toko ponsel dan restoran tersebar. Semua foto memperlihatkan diri nya dan Mega yang saling bergandengan tangan. Sontak saja Jonathan langsung mengkhawatirkan Mega. Dia tahu betul para pemburu berita pasti berbondong-bondong untuk mencari tahu tentang Mega.
Mega adalah orang biasa yang pasti sangat asing dengan media maupun para wartawan. Jonathan beberapa kali berusaha menghubungi Mega, namun tak sekali pun gadis itu mengangkat panggilan nya. Akhir nya Jonathan menghubungi menejer nya dan meminta beberapa bodyguard untuk mengawal nya. Jonathan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju rumah kontrakan Mega. Setelah sampai disana apa yang Jonathan takutkan benar-benar terjadi. Jonathan melihat Mega di kerubungi banyak wartawan. Dari raut wajah nya terlihat sekali jika gadis itu ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa. Jonathan langsung menyuruh para bodyguard untuk menjauhkan Mega dari para wartawan agar dia bisa membawa Mega pergi.
Jonathan sadar dengan apa yang dia lakukan. Pasti setelah ini akan muncul berita baru lagi mengingat begitu banyak kamera yang menyorot nya. Tapi Jonathan tidak memperdulikan hal itu, bagi nya saat ini kondisi Mega lebih penting dari apapun. Sepanjang jalan Mega tidak mengatakan apapun, wajah nya pucat pasi dan menggigil ketakutan. Bahkan tangan Mega terasa dingin saat Jonathan memegang nya.
"apa kau bisa berjalan?" tanya Jonathan saat mereka sudah sampai di halaman sebuah rumah yang besar dan mewah.
Mega mengangguk pelan, Jonathan keluar dari mobil lebih dulu kemudian membukakan pintu untuk Mega. "ayo pegang tanganku, melihat wajah mu aku takut kau bisa pingsan"
"rumahku, ayo masuk" ajak Jonatan.
"aku bisa saja membawa mu ke apartemen ku, tapi aku pikir para wartawan itu pasti juga ada disana. Jadi aku pikir rumah ini akan aman untuk mu, mereka tidak akan bisa menemukan mu disini"
"tidak apa-apa, kau menolongku saja aku sudah sangat berterimakasih".
Kedatangan mereka langsung di sambut oleh para pelayan. Kepulangan Jonathan ke rumah itu adalah kejadian yang langka. Dalam tiga tahun terakhir, ini lah kali pertama Jonathan mengunjungi rumah itu.
__ADS_1
"selamat datang tuan muda" sambut kepala pelayan. "apa ada yang anda butuhkan?"
"siapkan saja teh hangat untuk kami" jawab Jonathan. Dia mempersilahkan Mega untuk duduk di sofa.
"baiklah tuan muda".
Pelayan menyajikan teh untuk mereka. Jonathan mengambil secangkir teh, meniup nya secara perlahan kemudian memberikan nya pada Mega. "ini minumlah, agar kau merasa lebih baik".
"terimakasih"
Melihat perlakuan Jonathan yang begitu perhatian membuat para pelayan bertanya-tanya apa hubungan kedua nya.
"ternyata kau masih ingat jika masih memiliki rumah" ucap sebuah suara.
Jonathan dan Mega menoleh ke arah sumber suara. Di ujung tangga berdiri seorang pria paruh baya yang memakai tongkat sebagai penyangga tubuh nya. Meski usia nya tidak muda lagi tapi wajah pria itu masih terlihat tampan dan gagah. Pria tua itu tidak lain dan tidak bukan adalah ayah Jonathan.
Jonathan langsung membuang muka saat melihat ayah nya. Selama ini Jonathan selalu menghindari ayah nya, jika bukan karena terpaksa Jonathan tidak akan membawa Mega ke rumah itu.
"ikut aku, kita perlu bicara" ucap ayah Jonathan, dia langsung pergi begitu saja, merasa yakin jika putra nya itu pasti akan mengikuti perintah nya.
"dia siapa?" tanya Mega.
"itu tidak penting. Kau duduk saja disini, aku mau berbicara dengan pria tua itu, aku berjanji akan kembali dengan cepat" pamit Jonathan dan pergi menemui ayah nya.
Setelah kepergian Jonathan, Mega pun bertanya kepada pelayan yang berdiri tidak jauh dari nya. "maaf, pria tua tadi itu siapa?"
"beliau adalan tuan Dave, ayah dari tuan muda Jonathan".
__ADS_1
Mega terkejut mendengar informasi yang baru saja dia dengar. Dia merasa sudah berlaku tidak sopan karena tidak menyapa sang tuan rumah. Di tempat nya Mega masih menunggu Jonathan, tapi karena terlalu mengantuk setelah bekerja di shift malam tanpa sadar Mega pun tertidur.
Bersambung.....