Aku Mencintai Seorang Raja

Aku Mencintai Seorang Raja
Hilangnya Xiao Ying


__ADS_3

Raja Han bersama para Menteri yang mendukungnya,telah di tangkap dan di interogasi,atas kejadian penyerangan yang terjadi pada istana di saat Putra Mahkota tidak berada di tempat.


Raja Han di siksa dengan kejam dan pada akhirnya dia mengakui semua kejahatannya.


Putra Mahkota telah resmi menjadi Kaisar dan hari ini dia harus memutuskan hukuman untuk Raja Han yang juga adalah pamannya.


”Hari ini saya putuskan,Raja Han bersalah karena melakukan percobaan pemberontakan terhadapKaisar dan negara ini,saya menyatakan Raja Han bersama para Menteri-Menteri yang mendukungnya berserta seluruh keluarga mereka akan di hukum mati.” Ucap Kaisar dengan amarah.


Mendengar keputusan itu semua Menteri-Menteri yang hadir tidak berani membuka suara mereka,semuanya hanya menunduk ketakutan.



Pagi ini saat saya berjalan memasuki gerbang istan,sangat terasa keheningan menyelimuti seluruh istana,di mana kematian Kaisar lama masih menyisahkan kesedihan,seluruh istana masih di hiasi kain putih,tetapi setidaknya pemberontakan telah berakhir dan semua yang tinggal di istana dapat merasa aman dengan pemerintahan Kaisar baru,dan hari ini juga sudah hari ke tiga sejak kami berangkat dari perbatasan dan hari ini Xiao Ying bersama rombongan prajurit akan sampai di ibu kota.


Tidak sabar untuk menunggunya sampai,setidaknya sekarang keadaan sudah membaik dan dalam hati,saya memutuskan akan menikahi Xiao Ying dan saya akan membawanya pergi ke daerah bagian barat seperti saat-saat bahagia kami di hari lalu,saya ingin melepaskan semua,demi dia dan setidaknya rakyatku juga sudah dapat hidup lebih baik walaupun tanpa seorang Raja yang memimpin negara barat,saya berhak memilih kebahagiaan saya sendiri,saya berharap Ayahanda dapat memaafkan saya.


Hari sudah sore tetapi saya belum melihat rombongan Xiao Ying kembali,bahkan tiada kabar apa pun dari mereka,seharusnya mereka sudah sampai.


Saya memutuskan untuk menemui Jenderal Meng,baru sampai setengah jalan,saya melihat Jenderal Meng berjalan ke arahku dengan panik dan sepertinya sesuatu telah terjadi.


”Jenderal,apa yang terjadi?” Tanya ku sembari menghampiri Jenderal Meng.


”Xiao Ying bersama rombongan Prajurit di serang.” Ucap Jenderal Meng dengan panik dan segera berlari menuju keluar istana.


Mendengar itu yang pertama saya pikirkan adalah keselamatan Xiao Ying dan saya pun berlari mengikuti Jenderal Meng.


Akhirnya Jenderal Meng dan saya berhenti di depan para Prajurit dari rombongan Xiao Ying yang selamat dan sampai di istana,mereka dalam keadaan terluka hanya tinggal sekitar 500 prajurit yang selamat.


Saya segera berlari pergi mencari Xiao Ying,sedangkan Jenderal Meng menyuruh Prajurit di istana untuk membantu para Prajurit yang terluka,saya tidak menemukan Xiao Ying,bahkan kereta kudanya pun tidak ada.


”Apa yang terjadi?” Teriak Jenderal Meng dengan marah.

__ADS_1


”Mana Xiao Ying?” Lanjut Jenderal Meng mengkhawatirkan Xiao Ying adik iparnya dan begitu juga saya yang saat ini rasanya seperti kehilangan diri saya sendiri.


“Lapor Jenderal.” Ucap Ketua Prajurit yang baru saja sampai dan dalam keadaan terluka.


Dengan penuh amarah saya menarik kerah baju perang ketua Prajurit.


”Mana Xiao Ying?apa yang terjadi padanya?” Dengan penuh amarah dan kekhawatiran saya bertanya.


”Nona…Nona Xiao Ying… dia…ampuni saya Jenderal…” Ucap Ketua Prajurit terbata-bata danmenangis kecewa akan dirinya.


”Cepat katakan di mana dia?” Teriakku sembari menarik pedang dan menghulurkan ke lehernya.


Rasanya ingin ku bunuh semua prajurit yang ku rasa tidak berguna ini karena dengan jumlah berlibu prajurit ini tidak dapat melindungin seorang wanita.


”Ampuni saya Jenderal…ampuni saya tidak dapat melindungi Nona,kami di serang sekelompok orang berpakaian hitam yang wajahnya di tutup.” Jelas ketua Prajurit sembari menangis kecewa.


”Saat itu kami semua berusaha melawan,begitu juga Xiao Ying,tetapi sepertinya target mereka ada Nona.” Lanjut ketua Prajurit.


”Saat itu Nona tidak dapat melawan lagi karena terlalu banyak yang menyerangnya,sementara dia harus melindungi Pelayan Lee,saya sudah berusaha menyelamatkan Nona,tetapi mereka terlalu banyak dan kuat,akhirnya saya,pelayan Lee bersama Nona melarikan diri,tetapi Nona juga terluka parah.” Lanjut ketua prajurit.


”Apa maksud kamu dia terluka parah?” Teriakku marah dan kecewa dengan para prajurit yang saya latih sekian lama ini.


”Nona terluka karena melindungi Pelayan Lee.” Ketua Prajurit berkata dengan begitu sedih.


”Jadi apa dia masih hidup?” Tanyaku dengan hati yang hancur.


”Ampuni saya Jenderal,karena saya tidak pasti apakah Nona masih hidup atau tidak,saat itu saya meninggalkan Nona bersama Pelayan Lee di sebalik pepohonan dan saya berlari mengalikan perhatian mereka agar tidak menemukan Nona,tetapi saat saya kembali mencari Nona,mereka berdua sudah tidak ada.” Ketua Prajurit menangis meminta ampun padaku,hati saya benar-benar hancur.


Jenderal Meng memegang bahuku,bermaksud menenangkan saya,walaupun saya tau Jenderal Meng sendiri pun khawatir.


”Saya akan pergi mencarinya.” Ucapku pada Jenderal Meng sembari menarik kembali pedangku.

__ADS_1


”Pergilah,anggaplah kali ini saya memohon padamu,bawa dia pulang dalam keadaan hidup,saya tidak akan perna memaafkan diriku sendiri jika sesuatu terjadi padanya.” Jenderal Meng berkata dengan begitu sedih dan kecewa.


Tetapi saat saya ingin berangkat,tiba-tiba datang Prajurit istana dan kami di kepung dengan tombak mengarah ke arah kami.


”Apa yang kalian lakukan?” Teriak Jenderal Meng.


Tiba-tiba saja kepala kasim muncul dan memerintahkan Prajurit untuk menangkap kami atas perintah dari Kaisar.


“Jenderal Meng,saya hanya menjalankan perintah dari Kaisar dan saya berharap kalian dapat bekerja sama.” Ucap kepala Kasim dengan sungkan.


Akhirnya kami di tangkap dan di masuk kan kedalam penjara di bawa tanah,saya dan Jenderal Meng di kurung secara terpisah.


Saya tidak mengerti,apa kesalahan kami sehingga Kaisar ingin menangkap kami.



Sudah selama 2 hari kami di penjarakan tanpa seorang pun yang datang menginterogasi kami atau pun membawakan makan dan minum.


Sedangkan Xiao Ying tidak tau bagaimana keadaan dia sekarang,saya ingin sekali keluar dan mencarinya,saya ingin bertemu dengannya,saya sangat merindukannya.


Tidak lama kemudian terdengar suara seseorang membuka pintu dan masuk,dan ternyata itu adalah Prajurit istana yang di perintahkan oleh Kaisar untuk datang membawa kami menemuinya.


Kami di paksa berlutut di hadapan Kaisar,sahabat yang tumbuh besar bersama dengan saya kini berada di hadapan saya dan dia adalah Kaisar saat ini,di mana setiap perkataannya saat ini mempunyai kuasa yang sangat besar.


”Jenderal Meng,saya tidak menyangkah,Jenderal Besar kepercayaan negara ini dan juga kepercayaan mendiang Ayahandaku adalah seorang pengkhianat.” Perkataan Kaisar sangat mengejutkan saya,dalam hati saya berfikir di mana letak pengkhianatan yang di maksudkan.


“Ampuni saya Yang Mulia,hamba tidak mengerti dengan apa yang Yang Mulia maksudkan.” Di saat seperti ini Jenderal Meng masih dapat menjawab dengan begitu tenang.


“Selama ini kamu telah membantu Raja Yan untuk menyembunyikan Putranya yang kelak akan menjadi Raja selanjutnya.” Jenderal Meng terkejut begitu juga saya,bagaimana Kaisar tau akan hal ini.


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2