Aku Mencintai Seorang Raja

Aku Mencintai Seorang Raja
Penawaran Atau Pemaksaan


__ADS_3

“Ayahanda perna berkata padaku,bahwa dia tidak perna menyesal karena telah memerintahakan untuk membunuh semua keluarga Raja Yan dan membiarkan negara barat itu terlantar,walaupun Raja Yan sudah terbukti tidak bersalah” Ucap Kaisar sembari memandangiku dan berjalan ke arahku.


“Kamu tau mengapa?itu karena ibundamu adalah wanita yang paling Ayahanda cintai.”Kaisar sepertinya mengetahui begitu banyak hal,tetapi suatu saat mereka akan menerima pembalasan atas kematian keluargaku.


“Pengawal… bawa Jenderal Meng pergi,dan buat dia mengakui semua perbuatannya.” Perintah Kaisar membuatku gentar,saya tidak dapat mengorbankan Jenderal Meng yang sudah menyelamatkan saya.


Pengawal masuk dan membawa paksa Jenderal Meng,tetapi Jenderal Meng bahkan tidak melawan atau pun meminta ampun pada Kaisar.


Jenderal Meng tampak begitu pasra saat di bawa pergi.


“Yang Mulia,hamba memohon,ampuni Jenderal Meng.” Saya berteriak pada Kaisar sembari berlutut dan memohon.


“Yu,semua keputusan ada di tanganmu,kamu tau apa yang harus kamu lakukan.” Perkataan Kaisar ini sedang memaksaku.


“Yang Mulia,hamba mohon ampuni Jenderal Meng,beliau tidak bersalah,semua adalah salahku dan saya akan bertanggung jawab akan semua perbuatanku.” Saya tidak dapat melihat Jenderal Meng di siksa.


”Benar,kamu harus bertanggung jawab atas kesalahan kamu,ini semua karena kamu adalah Putra Raja Yan dan kamu telah berani merebut hati wanita yang saya cintai.” Ucap Kaisar yang tampak marah.


Ternyata Kaisar sudah tau akan identitasku,dan sekarang tidak ada yang perlu saya tutupi lagi.


“Yang Mulia benar,hamba adalah Putra Raja Yan yang selamat dari pembantaian yang di lakukan oleh Kaisar sebelumnya,akan tetapi dalam hal percintaan,hati tidak dapat di paksakan.” Jika bukan karena dia adalah Kaisar,pasti saya sudah membunuhnya.


”Kamu benar,cinta tidak dapat di paksakan,tetapi sudah perna saya katakan jika saya tidak dapat memiliki dia maka siapa pun tidak dapat memiliki dia.” Ucap Kaisar tambah marah.


“Jika Yang Mulia,benar mencintai Xiao Ying,hamba mohon perintahkanlah orang-orang Yang Mulia untuk mencarinya,mungkin saat ini dia dalam keadaan bahaya.” Saya tidak dapat mencari Xiao Ying tetapi setidaknya saya dapat memanfaatkan kesempatan ini.


”Jadi sekarang kamu mengajari saya?” Meskipun Kaisar berkata begitu tetapi saya tau dia tidak akan tinggal diam.


“Hamba tidak berani Yang Mulia.” Jawabku yang saat ini dalam keadaan nyawa terancam.

__ADS_1


”Saya akan menikahkan kamu dengan Putri Mongolia dan mengembalikan tahta berserta kerajaan dan juga semua rakyatmu,dan saya akan menganggap semua ini tidak perna terjadi,bahkan Jenderal Meng juga akan saya lepaskan,tetapi dengan satu syarat,jangan perna kembali menemui Xiao Ying lagi.” Ini bukanlah satu penawaran tetapi pemaksaan,aku tidak mungkin mengkhianati Xiao Ying.


“Ampuni hamba Yang Mulia,karena hamba hanya menganggap Putri Xu seperti adik perempuan hamba sendiri.” Jawabku berusaha agar tidak membuat Kaisar lebih marah lagi.


“Jadi kamu tidak bersedia?baiklah saya akan memberikan kesempatan padamu,fikirkan lah baik-baik dan berikan jawaban padaku besok pagi.” Kaisar tidak sedang memberi kesempatan tetapi dia sedang memaksaku untuk menikahi Putri Xu,ini tidak mungkin,saya tidak dapat melakukannya.


Saya di masukkan kembali kedalam penjara,duduk gelisah memikirkan segara cara,bagaimana menghadapi Kaisar,jika saya menolak ini sudah pasti adalah jalan kematian.


Belum sempat terpikirkan cara,tiba-tiba saja datang seorang wanita mengunjungiku dan ternyata dia adalah Pelayan Lee.


“Jenderal Yu.” Tegur Pelayan Lee dengan suara berbisik dan berhati-hati.


”Pelayan Lee,apa yang kamu lakukan di sini?ini sangat berbahaya.” Ucapku sembari mendekati pintu penjara yang mengurung saya.


”Pelayan Lee bagaimana dengan Xiao Ying?apakah dia selamat dan di mana dia sekarang? Tanyaku penasaran ingin mendengar kabarnya.


”Maafkan saya Jenderal Yu,saya bersalah pada Nona,saya tidak tau Nona di mana dan bagaimana keadaannya,tetapi satu hal yang ingin saya beritahu.” Ucap Pelayan Lee sembari menangis.


”Nona Xiao Ying,saat ini dalam keadaan hamil dan di tengah perjalanan ke sini badan Nona sangat lemah,dia juga tidak makan karena tidak sehat dan selalu muntah,saya sangat khawatir padanya,dia juga terluka parah karena menyelamatkan saya.” Pelayan Lee berkata sembari menangis.


”Untuk apa kamu katakan semua ini padaku sekarang,lihatlah saya terkurung dan tidak berdaya.” Saat ini hatiku hancur sehancurnya,jadi ternyata dia hamil anakku dan dia juga mendengar semua percakapan saya bersama Jenderal Meng.


”Nona hari itu pergi mencarimu dengan wajah yang sangat gembira dia ingin memberitahukan kabar ini padamu,tetapi dia kembali dan menangis.” Semakin Pelayan Lee berkata semakin hancur hatiku,saya tidak berdaya dan tidak dapat mencarinya saat ini,saya sungguh tidak berguna.


”Sudah cukup,jangan kamu katakan lagi,tidakkah kamu lihat keadaan saya sekarang?apa gunanya sekarang?” Saya benar-benar hancur,sedih dan kecewa,kenapa di saat seperti ini?kenapa Tuhan tidak adil padaku?


“Saya hanya ingin mengatakan semua ini padamu agar kamu tau betapa Nona mencintai kamu.” Apa yang bisa ku lakukan sekarang?semua kenyataan ini hanya membuatku semakin menderita,apa yang seharusnya adalah kebahagiaan sekarang berubah menjadi penderitaan bagiku.


Setelah mengatakan semua itu Pelayan Lee pun pergi meninggalkan saya yang kini hancur dan tak berdaya.

__ADS_1


Saya menyesal karena tidak mengejarnya dan memberikan penjelasan,saya ini pengecut dan tidak berani menghadapi kenyataan.


Apa gunanya sekarang,menyesal pun sudah terlambat.


Ayahanda apa yang harus saya lakukan?berilah petunjuk pada Putramu yang tidak berguna ini.


Haus dan lapar,karena sudah tiga hari tidak makan dan minum,sehingga badanku lemah dan tiba-tiba saja semuanya menjadi gelap.


“Yu bangun…bangunlah…aku bersama anak kita akan menunggumu.” Ucap Xiao Ying di dalam mimpiku yang sekaligus membangunkan saya.


Tetapi saat terbangun,ternyata pangeran sudah berada di depanku dan memanggilku sejak dari tadi,lalu dia memberikan saya air untuk minum,tetapi dalam otakku hanya ada Xiao Ying.


”Pangeran,saya mohon bantu saya mencari Xiao Ying.” Saya memohon pada Pangeran dengan badan yang lemah.


”Jangan khawatir saya sudah memerintahkan orang untuk mencarinya.” Jawab Pangeran sembari menolong saya untuk duduk.


”Minumlah dan makan agar kamu mempunyai tenaga untuk memikirkan penyelesaian dan menghadapi Kaisar. Ucap Pangeran memberikan semangat padaku.


Benar kata Pangeran,akhirnya saya makan dan minum sehingga saya merasa lebih baik,demi Xiao Ying dan anakku saya harus mencari cara untuk keluar dan tidak boleh menyerah.


Saya ingat kembali mimpi tadi, dan itu memberikan saya kekuatan untuk menghadapi semua ini,dan saya berniat untuk melarikan diri,tetapi bagaimana dengan Jenderal Meng jika saya melarikan diri,ini akan membuat Jenderal Meng lebih di siksa lagi,tetapi saya tidak dapat berdiam diri di sini dan menunggu semuanya menjadi semakin parah,bagaimana jika saat ini Xiao Ying sangat membutuhkanku.


Tiba-tiba Pengawal Kaisar masuk dan membawaku pergi menemui Kaisar dan ternyata saya sudah pingsan satu hari dan sekarang Kaisar menagih jawabanku.


“Bagaimana sudah kamu fikirkan?” Tanya Kaisar.


”Hamba tidak dapat melakukannya Yang Mulia,bunuh saja saya.” Jawabku yang sudah mati rasa dengan semua kesakitan ini.


”Pengawal…bawa masuk.” Teriak Kaisar.

__ADS_1


Betapa terkejutnya saya saat melihat siapa yang di bawa masuk oleh pengawal.


Bersambung…


__ADS_2