Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
13


__ADS_3

Keesokan harinya Cleona berjalan mengendap endap keluar kamar nya. Tiba-tiba di kaget kan Raymond yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya.


"Hayooh, kenapa kaya kucing yang lagi mau curi makanan aja hahaha" ucap Raymond ketawa sambil meledek.


"Apaan sih ka Ray kaget tauu.."


"Iya.. Iya maaf.. bunda udah pergi ko"


Cleona menghela nafasnya karena merasa lega. Cleona masih merasa takut untuk bertemu Helena. semenjak kejadian yang terjadi kemarin. Cleona pun berjalan ke arah dapur dan disusul oleh Raymond.


"Kamu lapar Cleo ?" ucap Raymond pada Cleona.


"Iya.." jawab Cleona sambil mengambil nasi dan bahan-bahan yang akan di masaknya.


"Sekalian buatin sepiring buat aku ya? aku juga belum sarapan tadi ga sempat memasak karena semalam harus bergadang mengerjakan banyak berkas" ucap Raymond.


"Iya aku buatin sekalian buat ka Ray.." ucapnya sambil mulai memasak.


"Maaf ya Cleo aku ga masakin kamu hari ini" lirik Raymond pada cleona yang sedang memasak nasi goreng. Cleona terdiam, dan teringat kembali perkataan Helena yang dilontarkan padanya.

__ADS_1


"Cukup deh ka Ray ga usah lagi masakin makanan buat aku. aku itu bukan nyonya rumah ini mana ada orang yang menumpang malah disiapkan makan oleh tuanya.." ucapnya kesal. Ray kaget mendengar ucapan yang dikatakan Cleona. Cleona pun selesai memasak dan memberikan sepiring nasi goreng pada Raymond. Cleona pergi menuju kamarnya dan memakan masakanya di dalam kamar.


"Duh kenapa aku jadi marah ga jelas sih pada ka Ray.." ucap resah.


Setelah selesai makan Cleona pergi keluar untuk menemui Raymond. Cleona berjalan ke arah kamarnya Raymond dan melihat Raymond sedang menonton tv sambil rebahan di atas ranjang nya.


"Ka Ray lagi apa? masa udah makan langsung tiduran gitu aja.."


"Emangnya kenapa Cleo ?"


"Itu kan ga bagus buat kesehatan ka Ray. terus bisa bikin gendut pula.. " ucapnya.


Pffffft.. Raymond menahan tawa.


"Sini deh Cleo.. " Raymond terbangun dan bersandar ke arah belakang ranjang. Cleona pun berjalan ke arah Raymond dan duduk di sampingnya.


Tiba-tiba Raymond langsung membuka kaos berwarna putih yang dipakai nya. Cleona kaget dan menutup kedua matanya.


"Apaan sih ka Ray.. cepat pakai lagi baju nya.." ucapnya.

__ADS_1


"Kamu bilang kan kalo habis makan bakalan buat gendut? aku itu ga bakalan gendut.."


ucap Raymond sambil memaksa membuka tangan Cleona .


Cleona merasa malu melihat badan Raymond yang terlihat kekar dan menonjol.


"Aku tau apa yang kamu katakan Cleo.. aku itu rajin berolahraga.." ucap Raymond.


"Emangnya kamu Cleo, udah gede gini tapi masih mungil kaya gini aja" ucap Raymond sambil mencubit pipinya.


"Udah pakai bajunya lagi ka Ray.." Raymond memakai kembali bajunya.


"Kamu malu ya Cleo ..?" ucap Raymond sambil menatap ke wajah Cleona yang memerah.


"Engga..! " jawab cleona sambil memalingkan wajahnya.


"Kamu ga usah malu, aku ini calon suami kamu", ucap Raymond dengan serius dan sambil menatap ke arah nya. Jantung cleona pun berdegup sangat kencang.


"Apaan sih ka Ray.. siapa juga yang mau jadi istrinya ka Ray..! percaya diri banget ka Ray.." ucapnya sambil memalingkan dirinya membelakangi Raymond.

__ADS_1


"Coba lihat sini deh Cleo ".


" Engga!, ga mau " ucapnya sambil terus membelakangi Ray dan tidak bisa mengontrol debarannya.


__ADS_2