Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
22


__ADS_3

Dibawah atap sebuah caffe Cleona berteduh dari guyuran hujan.


"Ahh.."


Tiba-tiba ada yang memegang sebelah tangan gadis tersebut, dia menoleh kan pandangannya.


Jantung nya berdegup kencang. Melihat orang yang di rindukan nya tepat berada di samping nya.


"Ka... Raymond ..."


Cleona memandang ke arah Raymond, dan menatap wajah tampannya dengan pakaiannya yang stengah basah, pria tersebut menatap ke arah wajah Cleona. Dengan tatapanya yang tersirat kerinduan yang mendalam.


"Cleona...." Raymond tersenyum ke arah gadis itu, dan langsung memeluk nya yang disaksikan oleh hujan.


"Aku kangen kamu... sangat sangat kangen Cleona.." gadis itu terdiam membeku tak bergeming.


"Ka Ray, lepasin malu dong" ucapnya sambil melihat ke arah sekeliling.


"Aku ga peduli Cleona..! "


"Ayo lepasin dulu.." gadis itu menarik tangan Raymond yang melingkar di tubuhnya. Raymond pun melepaskan pelukan nya.


Dari kejauhan terlihat Agraa yang sedang memperhatikan Cleona yang terlihat bahagia bersama Raymond .

__ADS_1


"Hati gua sakit Cleo.. " Agraa menyandarkan badanya kebelakang kursi mobil yang ia kendarai. Dan mengangkat kedua tangannya menutupi wajah nya yang terlihat kesal.


Agraa menyalakan mobilnya, dan mengendarainya pergi dari tempat yang tak berada jauh dari caffe.


"Cleona ayo ikuti aku..." ucap Raymond. Dia menarik tangan gadis yang dicintai nya kearah mobilnya.


"Mau kemana ka Ray?, aku gak mau kembali pulang" Raymond tidak menjawab perkataan Cleona dan tetap menuntun tangannya di bawah guyuran hujan. Gadis itu pun menaiki mobil nya. Raymond menyalakan mobilnya dan berhenti di sebuah toko pakaian.


"Pertama-tama pilih baju dulu. Bajuku basah kamu juga..." ucap Raymond. Gadis itu pun turun dan mengikuti langkah pria yang dicintainya. Cleona pun memilih dan memakai pakaian yang dipilih kan oleh Raymond.


Gaun yang berwarna navy yang terlihat indah dan anggun.


"Kenapa harus memilih gaun sih ka Ray ?..."


Setelah semuanya selesai, Cleona dan Raymond pun pergi meninggalkan toko tersebut. Raymond kembali mengendarai mobilnya dan kini Raymond berhenti di sebuah salon kecantikan.


"Ayo turun..." Ray memegang tangan Cleona dan menuntunya kedalam. Raymond memanggil pekerja salon tersebut dan menyuruh nya mendandani Cleona.


"Ayo duduk mba..." ucap pelayan salon.


Cleona pun duduk di kursi rias tersebut. Pekerja tersebut mulai merias wajahnya Cleona. Setelah selesai gadis itu melihat ke arah cermin yang berada tepat di depannya.


Aku seperti seorang putri kembali, seperti di saat saat bunda Helena dulu menyayangi aku selalu membawaku ke salon, batinnya.

__ADS_1


Cleona pun berdiri dari kursi dan melangkahkan kakinya ke arah Raymond dan tersenyum. Raymond terpaku memandangi wajah Cleona.


"Ayo ka Ray...."


"Tunggu sebentar cleona.. "


Raymond membawa sebuah tas yang berada di sampingnya. Dan mengambilnya, sambil melangkahkan kakinya mendekati Cleona.


Raymond pun mulai berjongkok didepan nya.


Raymond membuka tali sepatu yang dipakai Cleona dan melepas sepatunya.


Raymond membuka tas tersebut dan mengeluarkan sepasang heels, yang terlihat cantik dan indah. Raymond mulai memakaikannya pada Cleona.


Raymond pun tersenyum.


"Sudah terlihat seperti putri kan sekarang?" ucap Raymond pada Cleona. Cleona pun tersipu malu.


"Ayo pergi sekarang Cleo?..."


"Mau kemana ka Ray? " ucapnya penasaran.


" Rahasia...! Ini kejutan terindah buat kamu Cleo.. " ucap Raymond sambil menggandeng tangan gadis yang dicintai nya dan berjalan ke arah luar salon tersebut dan menaiki mobilnya.

__ADS_1


__ADS_2