
Sesampainya di dalam apartemen
Kleo langsung berbaring di atas ranjangnya.
"Sebaiknya kamu pulang.. makasih sudah mau mengantar" ucap Kleo pada Zhe. Badan Kleo yang menggigil dan nafasnya yang agak terengah membuat Zhe enggan untuk pergi karena khawatir.
"Dimana kotak obatnya? " ucap Zhe sambil mengedarkan pandangannya.
"Ga ada.., aku gapapa ko" ucap Kleona. Mata Kleona mulai terasa berat dan tertutup rapat.
"Kamu tertidur.. " ucap Zhe dan kini duduk di samping Kleo.
Kak Ray.. Kleona meneteskan airmata nya dan mengigau.
"Haishh.. kamu sungguh mencintai kakak sepupu ku, kalo kamu sangat mencintainya kenapa kamu meninggalkannya dan berpura-pura menjadi pacarku " ucapnya.
"Percintaan itu sungguh rumit, makanya aku tidak pernah mau jatuh cinta atau berkomitmen" ucapnya. Zhe mengambil ponselnya dan mengirim pesan seseorang. Zhe meninggalkan Kleo di kamarnya, dan duduk di soffa ruang tamu 30 menit kemudian terdengar suara ketukan pintu. Zhe membukanya.
"Ka Ray udah dateng.." ucapnya. Raymond langsung memasuki apartemen Kleona dan masuk kedalam nya Raymond melihat Kleo yang tak berdaya karena sakit. Dia merasa bersalah mungkin karena dirinya juga Kleo jadi seperti ini. Zhe menarik tangan Raymond.
"Sssttt! kakak sebaiknya jangan mengganggu nya karena Kleo baru saja tertidur " ucap Zhe pada Raymond. Kini Raymond dan Zhe duduk di soffa ruang tamu.
" Zhe bolehkah aku yang menjaga Kleo semalam ini aja? " lirih Raymond pada Zhe.
Hufffft! no problem gue bukan pacar beneran Kleo, batinnya.
__ADS_1
"Baiklah ka.., kalo gitu aku pulang. Tolong jaga Kleo" ucapnya karena meyakinkan Ray agar percaya bahwa dirinya adalah pacar yang kini jadi mantan kekasihnya Ray. Zhe pergi meninggalkan apartemen. Selepas kepergian Zhe, Ray berjalan ke arah Kleo dan duduk di sampingnya. Raymond menggenggam tangan Kleo sambil menatap ke arah nya.
Aku mencintai mu Kleo, aku akan selalu mencintaimu, ucap nya. Raymond mulai mengompres demam pada Kleo. Waktu terus berjalan waktu menjelang pagi, Raymond membuka matanya, dia melihat Kleo kini sudah membaik.
"Syukurlah.. " Raymond mengusap pelan keningnya Kleo secara perlahan.
I will always love you, bisiknya.
I will always take care of you, meskipun kamu sudah bukan milikku, lirihnya. Raymond mengecup kening Kleona dengan berat hati dia meninggalkan Kleona. Selang beberapa menit kepergian Raymond Zhe datang ke apartemen Kleona dan melihat Kleo masih tertidur. Zhe berjalan ke ruang tamu milik Kleo dan selonjoran di soffa.
"Ngapain aku kesini ya?" gumam Zhe.
"Mungkin aku hanya Care terhadapnya karena sekarang aku temannya" ucap Zhe.
Didalam kamar Kleo dia membuka matanya, dia melihat masih ada kompresan penurun panas di atas keningnya.
Masa iya sih ka Ray beneran datang, batinnya. Kleona melangkahkan kakinya, keluar kamar dan melihat Zhe yang duduk di soffa.
Hufffft! ternyata Zhe, batinnya sedikit kecewa. Tunggu.. kenapa aku mengharapkan ka Ray aku kan udah memutuskan hubungan, gumam nya. Zhe melirikan pandangannya dan melihat Kleo yang berdiri melamun di pintu kamarnya.
"Kamu udah bangun? " ucap Zhe.
" Iya.. " Kleo berjalan mendekat ke arah Zhe dan duduk di soffa kecil yang bersebelahan dengan Zhe.
"Makasih ya Zhe kamu udah jaga aku semalaman, makasih juga obat-obatan nya" ucap Kleo padanya. Zhe hanya terdiam karena dirinya tidak merasa menjaga dan membawa obat untuknya.
__ADS_1
Sweet banget sih Ray, gue ga nyangka ada sisi lembutnya seperti ini pada perempuan, batin Zhe. Zhe hanya tersenyum ke arah Kleo.
"Hari ini.. kamu ga akan kuliah kan? " ucap Zhe.
"Badanku masih terasa sakit.." ucap Kleo.
"Sebaiknya kamu istirahat dulu.. " ucap Zhe.
"Oh ya Zhe kita kan satu kampus?, sekarang kamu semester berapa?" Kleo merasa penasaran.
"Semester 6 jurusan bisnis satu tahun lagi aku lulus, kamu itu adik kelas ku " ucapnya.
Semester 6 jurusan bisnis bukannya Agraa juga sama ya kalo ga salah ingat, batinnya.
"Berarti kamu kenal Agraa dong?" ucap Kleo.
"Agra...?, hmmm.. yaya aku tau. Kamu kenal Agraa? " ucap Zhe.
"Iya dia sahabat ku, dia kakak kelas waktu di SMA.." ucap Kleona. Sahabat, sahabat ya.. selama ini aku ga pernah bersahabat dengan siapapun, batin Zhe.
"Aku mau jadi sahabat mu juga Kleo.. " ucap Zhe pada Kleo. Kleo tertawa terkekeh melihat tingkah Zhe.
"Ko malah ketawa ?" ucap bt Zhe pada Kleo.
"Gapapa ko.. aneh aja tampang kamu urakan tapi sepertinya kamu orang baik malah terlihat seperti bocah "ucap Kleona.
__ADS_1
"Tinggal jawab aja mau tidak jadi sahabat ku.." ucap tegas Zhe.
"Iya aku mau jadi sahabatmu, ya udah aku mau mandi dulu kamu kalo mau nunggu, tunggu aja" ucap Kleo melangkah ke arah kamar mandi dan mulai melakukan kegiatan rutinitas nya.