Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
19


__ADS_3

Keesokan paginya. Perempuan yang terlihat cantik dan apa adanya itu terbangun dari tidur nya. Dia melihat ke arah sahabatnya yang masih tertidur lelap di samping nya.


Dia beranjak dari tempat tidur nya, dan melihat ke arah jam yang menunjukan pukul 08.00 pagi. Dia berjalan kearah luar kamar menuju ruang tamu, dan melihat ke arah dak apartemen yang mengahadap ke arah jalan raya.


Dia pun melangkah kan kakinya dan membuka pintu tersebut.


Berhembus angin yang menerbangkan rambutnya yang panjang terurai ke arah wajahnya. Hujan pun mulai turun seolah tidak bersahabat dengan dirinya.


Terdengar bunyi telpon genggamnya, yang berada dalam tas nya. Yang berada di atas meja ruang tamu.


Gadis itu pun kembali dan menutup pintunya. Cleona melangkahkan kakinya ke arah sofa ruang tamu dan membawa telpon nya yang sedari tadi terus berdering.


Cleona mengangkatnya...


Halo.. Cleo maaf ya nanti aku jemput kamu seusai hujan reda. Terdengar suara Agraa dengan suara serak nya yang terdengar seperti baru bangun dari tidurnya.


Iya gapapa ko Agraa..


Nanti aku kabarin lagi deh kalo aku udah jalan ke apartemen.

__ADS_1


Oke aku tunggu kabarnya Agraa..


Oke.. kalo gitu.


Gadis itu pun menutup teleponnya, dan duduk di sofa ruang tamu apartemen milik sahabatnya itu.


"Kamu udah bangun?" ucap sahabat nya itu sambil menghampiri cleona dan duduk di samping nya.


"Ambar..!" Cleona menutup wajahnya dengan kedua tangan nya yang kecil lancip nan indah itu.


"Kamu kenapa?.."


"Cuaca hari ini ga mendukung banget ga sih?, hari ini kan Agraa janji mau mengenalkanku pada seseorang yang mau memberikanku pekerjaan" rengek Cleona pada sahabat nya.


"Aku kira ada apa Cleo.., ya udah tinggal nunggu ujan reda minta Agraa jemput kamu beres kan?"


"Sepertinya bukan karena itu deh,


kamu terlihat sangat resah, kamu ingat kakamu itu kan?" ucap Ambar.

__ADS_1


Ga aku pungkiri aku kangen ka Rey. Gimana tidak, aku pergi gitu aja tanpa memberi tahunya dan pergi tanpa berpamitan dan penjelasan, batinnya.


Dalam hatinya ada perasaan yang sangat berat. Meninggalkan kediaman bundanya itu yang sudah mengasuhnya dan menyekolahkannya selama enam tahun.


Namun apa daya Helena yang menjadi ibu asuh nya saat ini sudah sangat membenci Cleona.


"Aku mau coba hidup mandiri.." ucap cleona pada sahabat nya.


Dan dia pun berdiri dari duduknya dan menghiraukan pertanyaan Ambar.


"Ya udah aku mau mandi dulu.. " ucapnya dan berjalan ke arah kamar mandi. Setelah selesai Cleona menyiapkan pakaian yang akan di pakai nya. Cleona memakai pakaian seadanya karena tidak banyak pakaian yang dibawa nya. Dia memakai kemeja kotak-kotak dan celana levis nya. Cleona mengikat rambut nya yang indah dan panjang ke arah belakang.


Cleona merebahkan dirinya diatas sofa milik


sahabatnya itu.


Beberapa jam kemudian. Cleona melihat telpon nya berkedip tanda biru menandakan notif sebuah pesan. Dia membukanya dan melihat pesan dari Agraa yang sudah menunggu nya di parkiran apartemen.


"Ambar.. aku pergi dulu ya.." teriak gadis itu pada sahabat nya sambil memakai sepatunya.

__ADS_1


"Iya semoga berhasil Cleo..." Ambar mengetahui jika Cleona sudah mendapat kabar karena terlihat dari ucapan antusias nya. Gadis itu pun berjalan ke arah luar apartemen dan turun menggunakan lift.


Cleona berjalan ke arah parkiran terlihat Agraa yang sudah menunggunya dan melambaikan tangannya ke arah Cleona.


__ADS_2