Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
24


__ADS_3

Malam berlalu gadis itu terbangun dari tidur nya. Dia menatap ke atas langit-langit dan tembok kamarnya yang terasa asing baginya. Dia menyadari bahwa ini adalah kamar baru nya dan awal kebahagiaan dirinya.


Gadis itu membawa bantal yang berada di samping nya itu, dan memeluk nya erat.


"Aku bahagia sekali, aku harap kebahagiaan ini terus berada di pihaku".


Gadis itu pun terbangun dan beranjak dari ranjangnya. Cleona mulai melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya. Sesekali dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan yang asing.


"Lu siapa? .…" Cleona di kagetkan sosok pria yang berdiri di belakang nya. Cleona menyandarkan tubuhnya ke tembok yang berada di sampingnya, sambil memegang dadanya karena tersentak kaget.


"Cleona?.. kamu ko bisa ada disini? "ucap pria tersebut. Cleona melirikan pandangannya ke arah pria yang mengagetkan nya.


"Ka Leon? Ka leon juga ko bisa ada disini" Cleona dan Leon sama-sama bingungnya.


"Cleona… leon, ayo cepat kesini! "


terdengar teriakan nyaring dari orang tua mereka. Keduanya pun menghampirinya, sesekali mereka menukar pandang sambil terduduk di sofa ruang tamu.


"Mah ko Cleona bisa ada disini? " ucap Leon pada Wulan Ibunya.


" Leon… Cleona itu adik kamu yang selalu mamah ceritakan" Gadis itu pun kaget karena dia baru saja tau kalo dia memiliki seorang kakak.


"Mah kalo aku punya seorang kakak kenapa dulu mamah tidak pernah menceritakan nya?" ucap Cleona.

__ADS_1


"Dulu Leon tinggal bersama nenek saat kamu masih dalam gendongan" ucap Wulan.


"Berarti perasaanku tidak pernah salah kamu adiku Cleo " ucap Leon tersenyum bahagia.


"Terasa Dejavu …" gumam nya.


"tapi kali ini kakakku, yang sesungguhnya".


"Ya udah kalian mandi terus sarapan .."


"Ohh ya Cleo, disini mamah tidak punya baju ganti buat kamu. Lebih baik kamu kabarin Ray buat bawakan pakaian kamu ".


" Aku ga punya nomer Ray mah... " ucap Cleona.


"Baiklah aku mandi dulu" ucap leon sambil mengusap kepala adiknya itu, dan meninggalkan ruangan tersebut. Dan disusul gadis itu melangkahkan kakinya ke arah kamarnya.


"Bener-bener kejutan yang luar biasa dalam hidupku..., aku bisa bertemu keluargaku dan sekarang aku mempunyai seorang kaka" ucap gadis itu bahagia sambil bersiap untuk mandi.


Setelah semuanya beres Cleona kembali melangkahkan kakinya ke arah ruang tamu rumahnya.


"Ayo sayang sarapan... " ucap ibunya itu yang sudah menunggunya. Cleona duduk di samping kakanya yang mendahului sarapan nya.


" Mah.. lebih baik aku ambil pakaianku di apartemen milik temanku aja " ucap Cleona.

__ADS_1


" Ya udah kalo begitu, Leon atar adikmu.. "


"Iya nanti aku antar.." ucap Leon yang masih menhecap makannya.


"Ohh ya ka apa aku masih harus kerja di Cafe milik kaka itu?" bisik Cleona.


Hahahaha...! Leon tertawa terbahak-bahak.


"Kamu itu adikku Cleo.. berarti caffe itu juga milik kamu" ucap Leon pada adiknya.


Cleona pun senyum sembringah pada kakaknya nya itu. Gadis itu pun menghabiskan sarapanya.


"Ayo Cleo mau berangkat sekarang? "


" Iya ka, aku udah beres ko sarapanya" ucapnya sambil membereskan bekas makannya.


Cleona dan Leon pergi berpamitan pada orang tuanya. Dan berangkat menuju apartemen milik sahabat nya itu, menaiki mobil milik Leon.


Sesampainya di apartemen...


"Ya udah kalo gitu kaka ke caffe dulu, sini nomor telepon mu biar nanti kaka jemput kamu " ucapnya.


Gadis itu memberikan nomor nya pada kakaknya itu. Setelah nya dia menuruni mobil nya dan berjalan ke arah lobi apartemen. Cleona menaiki lift ke lantai apartemen milik sahabat nya.

__ADS_1


__ADS_2