Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
~Berbohong ~


__ADS_3

Cleona masih terduduk dari jatuhnya. Bahan makanan masih berhamburan hingga tiba sosok laki-laki kini berada di depannya. Membantu membereskan makanannya, yang berserak.


"Aku tidak suka lihat orang yang membuang makanan..! masih banyak orang yang membutuhkan diluar sana" ucapnya dan menarik perhatian Cleona.


"Siapa juga.. yang buang makanan..! " ucap kesal Cleona. Pria tersebut melirik ke arah Cleona dengan tatapan mata yang tajam, bulu mata yang lentik, hidung mancung namun stelannya yang agak urakan menarik perhatian Cleona.


Tampan juga.. tapi seperti preman, batinnya.


" Duh apaan sih aku ini.. " Cleona kembali berpikir baru saja dia menangis karena Raymond .


" Gila ya kamu? ngomong sendiri begitu.. " ucap pria tersebut.


" Apaan sih nyebelin banget! " Cleona merebut tas yang berisi makanannya dan pergi.


Sesampainya di apartemen. Cleona kembali melamun dan mencerna semuanya, Cleona bertekad untuk melupakan Raymond.


Aku yakin aku bisa melupakannya, mulai sekarang aku akan kuliah aku akan mengejar impianku, will not think of men ataupun cinta.


Hari esok pun tiba, hari pertama Cleona pergi kuliah. Dia bersiap dan sudah terlihat rapi dengan pakaiannya. Hari pertama pun lancar. Hari perkenalan, teman baru, suasana baru dia lalui. Hari pertama pun telah usai.


Dia melihat layar handphone sambil berjalan di lorong kampus.


Gedebuk!


"Aww.. maaf " ucap Cleona yang menabrak seseorang. Cleona menatap ke arah pria yang ditabrak nya.


"Kamu...?" Cleona melihat pria yang kemarin membantunya.


"Hufffft, ternyata kamu sepertinya kamu hoby banget ya nabrak orang. jangan-jangan kemarin kamu menabrak seseorang, langsung dimarahin lalu menangis.. " ucapnya.


" So tau banget sih kamu.. " jawab Cleona.


Cleona membereskan pakaian nya yang sedikit berantakan karena terjatuh.


" Soal kemarin.. terimakasih kamu sudah membatu" ucap Cleona.

__ADS_1


"Aku kira kamu tidak bisa mengucapkan itu, kemarin kamu berlari begitu saja" ucap nya.


"Panggil aku Zhe " ucap pria tersebut memberi jabat tangannya.


" Aku Cleona.. semoga kita bisa berteman " ucapnya.


" Oke... " pria tersebut tersenyum ke arah Cleona.


" Maaf aku sedang terburu-buru " ucap Cleona dan pergi meninggalkan pria yang di panggil Zhe itu. Kini Cleona tiba di sebuah Caffe dengan langkahnya, yang berat dia berjalan ke arah pria yang akan di temuinya. Cleona mengatur nafasnya, dan mendekati pria yang sedang menunggunya. Dia duduk di kursi sebrang pria tersebut.


"Hufffft!, ada apa ka Ray memanggilku kesini? " ucapnya.


" Kemarin.. aku minta maaf Cleo sayang.. " Raymond mengusap kepala Cleona.


" Lepaskan...! ".


Deg! ekspresi Raymond kini terlihat kaget melihat Cleona yang berubah. Raymond melihat Cleona yang menangis.


" Ada apa, Cleo...? " ucap Raymond. Raymond menarik tangan Cleona keluar dari caffe menghindari pandangan orang lain karena melihat Cleona yang menangis. Kini Raymond membawanya ke sebuah taman yang sedikit sepi.


"Bisa kamu ceritakan apa yang terjadi? " ucap Raymond.


"Cukup deh ka Ray, aku udah tau semuanya tentang Chelin, kehamilannya. Hiks, hiks aku benci ka Ray.. ".


"Deg!, aku bisa jelasin semuanya " ucap Raymond.


"Gak mau aku mau putus, Hiks, hiks! " Cleona terus menangis.


"Maafin aku Cleo " Raymond memeluk Cleona tapi Cleo melepaskan pelukannya.


" Aku punya pacar baru.. " ucapnya


" Kamu bohong..! "


" Aku gak berbohong! "

__ADS_1


Deg!, disaat mereka berdebat Cleona melihat Zhe yang sedang berjalan ke arah taman. Cleona sontak mengatakan bahwa dia adalah pacar barunya.


" Zhe... " Cleona melambaikan tangannya. Kini Zhe berjalan ke arahnya.


" Cleona..?, ka Raymond ".


Kakak apaan lagi ini? apa Zhe sodara dari ka Raymond?, mati aku udah berbohong, batinnya.


" Zhe tolong katakan yang jujur pada ka Ray.. apa kamu dan Cleo berpacaran "


Zhe terdiam, apa yang ka Ray maksud? apa si Cleo berpura-pura gue pacarnya. Hmmm, seperti nya gue terseret dalam drama nya. Oke aku ikutin dulu permainannya, ucap hatinya.


" Ya.. aku pacar nya Cleona.. " ucap Zhe. Raymond terdiam, Ray mencoba menarik kerah Zhe sepupunya.


" Hentikan ka Ray.. , sedikit saja kaka nyakitin pacarku, aku bisa berbuat apa aja.. " ucapnya.


Tchhh.. Raymond mendecak kesal dia melepaskan tangannya. Ray pergi begitu saja meninggalkan Cleona dan Zhe.


Hufffft!


"Maaf aku menyeret mu" ucap Cleona.


Ha.. ha.. ha..!


"Oke santai, ka Raymond itu kakak sepupu ku. Apa kamu memiliki hubungan dengannya? "


"Sepupu? awalnya.. tapi sekarang ngga " ucap Cleona.


Zhe terdiam sepertinya, ada cerita menarik di balik kakak nya itu. Raymond yang terlihat dingin, bengis dan sempurna namun tertutup di antara keluarganya, kini di campakkan seorang wanita.


Sepertinya kehidupan ku kedepannya tidak akan membosankan, batinnya.


"Aku ikut permainan kamu.. asalkan kamu jangan jatuh cinta kepadaku " ucap Zhe.


" Aku itu tadi terdesak, lagian aku gak suka cowok yang seumuran denganku" ucap Cleona.

__ADS_1


"Baguslah dan aku tidak suka wa.. ni.. ta.. " ucapnya.


Cleona dan Zhe sepakat untuk membohongi Raymond.


__ADS_2