
Gadis itu pun berjalan ke arah sahabatnya, dengan langkah kakinya yang stengah berlari. Diapun tersenyum kecil ke arah sahabatnya.
"Kamu udah nunggu lama?"
"Ngga ko..!, Ayoo naik.." ucapnya pada Cleona.
"Waw...! kamu mengganti mobilmu lagi?" ucap gadis itu yang melihat Agraa membawa mobil sport nya yang baru.
"Iya aku mengganti mobil lamaku.."
"Terlihat keren sekali, cocok sekali kamu menaikinya .."
"Ya lebih cocok lagi di temani kamu disampingnya" ucap Agraa sambil tersenyum ke arah Cleona.
"Apaan sih agraa..." gadis itupun menaiki mobil tersebut dan duduk di samping sahabatnya. Agraa menjalankan mobilnya dan tiba di sebuah caffe.
"Udah sampai ni ayo turun.. " ucap Agraa pada Cleona. Gadis itupun mengikuti langkah kaki Agraa dan masuk kedalam caffe tersebut.
"Kamu tunggu disini sebentar..."
Agraa pergi meninggalkan Cleona dan berjalan ke arah ruangan yang berada dalam caffe tersebut. Selang beberapa menit terlihat Agraa berjalan, dengan seseorang yang tak asing baginya.
"Kamu.. Cleona yang mau bekerja disini?" ucap laki-laki yang berada di samping Agraa sambil berjalan mendekat.
"Ka Leon ?, ko kaka bisa ada disini?" ucap gadis itu kaget, bahwa yang berada didepanya adalah Leon teman dari Raymond kaka nya itu.
"Jadi kamu yang mau bekerja disini?, apa kamu yakin?"
__ADS_1
"Ia ka leon aku yakin seratus persen... "
" Ya udah.. besok kamu bisa langsung bekerja disini" ucap leon sambil mengusap kepala Cleona.
"Tapi ko kaka bisa ada disini sih?"
" Iya ini caffe miliku dan Agraa.. adalah rekan bisnisku..."
"Ohh begitu ..."
"Ya udah ayo pulang Cleo .." ucap Agraa.
"Kalo begitu terima kasih ka Leon.. " ucap Cleona sambil membungkukan badanya ke arah Leon.
"Iya sama-sama.." Leon tersenyum ke arah Cleona. Cleona dan Agraa pun meninggalkan caffe. Leon memperhatikan langkah Cleona yang pergi menjauh. Leon memasukan tanganya kedalam saku celana nya dan mengambil telpon genggam miliknya. Dan mulai menelpon seseorang.
Haloo Raymond gua liat Cleona di caffe bareng rekan bisnis gua.
Serius lo?, kalo gitu gua ke caffe sekarang.
Cleona udah pergi..! lebih baik besok lagi lo kesini soalnya mulai besok Cleona bekerja disini.
Oke .....
tut..tut..tut..! Raymond menutup telponnya.
"Brengsek ...! kebiasaan main tutup telpon begitu aja" Leon mendengus kesal sambil berjalan ke arah ruangan yang berada dalam caffe tersebut.
__ADS_1
"Cleona akhirnya....! aku bisa nemuin kamu lagi" ucap Raymond yang berada di dalam kantornya.
Terdengar suara pintu kantor Raymond terbuka.
"Permisi pak Raymond ..." ini semua berkas yang pak Raymond butuhkan ucap Bram orang kepercayaan Raymond di kantornya.
"Oke simpan aja di atas meja" ucap Raymond yang sedang tersenyum senyum sendiri, karena sedang memikirkan gadis yang dicintainya.
"Kalo begitu saya permisi pak Raymond ..! "
"Tunggu Bram...! batalkan semua jadwal meeting besok sore" ucapnya pada Bram.
"Baik pa Raymond ..."
Bram pun meninggalkan ruangan tersebut.
Hahahaha...! Raymond tertawa lepas sambil menyenderkan badan nya ke arah kursi.
"Well... ayo kembali pulang terdahulu"
Raymond berjalan keluar dari ruanganya tersebut, dan berjalan ke arah mobilnya.
Raymond menjalankan mobilnya ke arah kediamanya.
Sesampainya dikediamanya. Raymond yang biasanya terlihat dingin, kini menjadi terlihat berseri seri.
"Ray... tumben kamu terlihat ceria" ucap Helena pada Raymond.
__ADS_1
"Bukan urusan bunda ...! " Raymond pergi begitu saja meninggalkan Helena. Raymond berjalan ke arah kamarnya dan langsung berbaring di tempat tidurnya. Sambil memikirkan gadis yang akan ditemuinya besok.