Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)

Aku Mencintaimu Kakak (Revisi)
~Kecewa ~


__ADS_3

Tiga hari berlalu


Cleona masih tidak mendapatkan kabar dari Ray. Bahkan no yang dia dapat dari Leon tak selalu bisa di hubunginya. Cleona terus menggerakkan tangannya kekiri dan ke kanan. Kertas putih yang yang berada di atas meja menjadi sasaran kemarahan nya dan sasaran pulpen yang di pegangnaya.


"Haish,! " Leon menarik kertas yang Cleo coret-coret dari tadi.


" Udahlah Cleo.., kamu yang bt bisa bikin pelanggan semua pergi" pekiknya.


"Bt, bt, bt, huhuhu Ray bohong ka.. " dirinya merasa kesal bulir bening mulai menetes. Leon kakanya mendekatinya, dan duduk disamping adiknya yang berada dekat meja kasir caffe miliknya. Leon mengacak rambut Cleona.


" Kamu ini cengeng ya, baru tiga hari ga ketemu udah menye seperti ini apalagi kalau Ray tinggalin kamu selamanya " ucapnya.


Deg!" Kakak apaan sih..! ka Ray gak mungkin ninggalin aku..! " ucap kesalnya pada Leon.


" Jika kamu merasa seperti itu.. udah cukup bt nya, udah tiga hari mukamu yang muram bikin aku kesal.. " ucapnya.


" Huuhhh, iya iyaa aku ga akan bt lagi.. " dengan tegas Cleona mengatakan nya. Cleona mengembangkan senyumnya pada Leon. Dalam hatinya dia meyakinkan dirinya jika Ray tidak akan melakukan sesuatu yang membuatnya terluka.


" Gitu dong.. " Leon kembali mengusap kepala adiknya. Terdengar suara telepon Leon berdering dirinya melihat Wulan orang tuannya menelpon. Leon menerima panggilan nya setelah selesai, kini terlihat raut wajah Leon sangat senang membuat adiknya penasaran.


" Dari siapa ka? " tanya penasaran adiknya.

__ADS_1


" Mamah dan papah yang telpon " jawab leon.


Hufffft! Cleona menghela nafasnya. Dia mengira yang menelpon adalah Raymond yang kini menjadi kekasihnya.


" Kamu kira Raymond? " pekik Leon. Cleona memajukan sedikit bibirnya tersirat kekecewaan lagi.


" Melaaaan.. " teriak Leon ke salah satu pegawai caffe miliknya. Terlihat Melan bergegas mendekati Leon.


" Ia pak Leon ada apa? " tanya pegawai nya pada Leon.


" Aku percayakan caffe padamu, dua jam lagi kamu tutup caffenya aku sedang ada urusan " ucapnya pada Melan.


" Baik pak.. " jawabannya.


" Cleona, Leon kita akan pindah rumah " ucap Hermawan papah dari mereka.


" Iya Cleo, Leon papah mu kini mendapatkan bisnis yang besar jadi kita bisa tinggal di kediaman yang baru rumah yang lebih besar " ucap bahagia Wulan pada anak-anak nya. Cleona dan Leon ikut tersenyum melihat kebahagiaan yang tersirat pada orang tuanya.


"Dan kamu juga bisa meneruskan kuliah mu Cleo" ucap Hermawan. Cleona tersenyum bahagia.


"Benar kah pah.. ? " ucap Cleona.

__ADS_1


"Iya sayang.." ucap Wulan pada Cleona. Cleona menukar pandang dengan Leon kakaknya tersenyum ikut merasakan kebahagiaan adiknya.


Keesokan paginya. Wulan, Hermawan dan anak-anak nya terlihat telah selesai membereskan barangnya mereka pergi menuju kediaman barunya. Kediaman yang jauh berbeda dari rumah sebelumnya, rumah yang sangat mewah dengan semua fasilitas yang ada didalamnya.


"Whoa.. rumah yang sangat besar " Cleona terpana dengan semua isi perabotan yang mewah, Melebihi rumah Helena yang pernah disinggahi nya. Tersirat rasa kebahagiaan di raut wajah keluarga mereka. Cleona tidak menyangka kebahagiaan kini selalu menghampirinya. Kecuali satu kepergian Raymond yang beberapa hari ini yang tak ada kabarnya.


"Cleo... secepatnya mamah dan papah akan mengurus kuliah kamu " ucap Wulan pada Cleona. Cleona menganggukan kepalanya dan tersenyum. Mereka mulai membereskan barang mereka masing-masing.


Cleona memasuki kamar baru nya yang terlihat cantik dan manis. Cleona menghempaskan tubuhnya di atas ranjang barunya.


" Lebih baik aku bereskan barangnya nanti deh.. " ucapnya. Belum sempat memejamkan matanya orang tuanya memanggil. Cleona beranjak dan berjalan ke arah ruang keluarga di kediaman barunya. Belum sempat menghampiri keluarganya Cleona mendapatkan notif pesan dari handphone yang di genggam nya. Cleona membukanya terlihat dia mendapat pesan dari Agraa sahabatnya. Cleona membuka pesan tersebut kini terlihat Agraa mengirimkannya sebuah video. Cleona menyipitkan matanya dan mengerutkan halisnya.


"Ray..? " lirihnya.


Braaaaakkk! Handphone miliknya terjatuh dari genggaman nya, membuat keluarga yang di depanya tersentak kaget. Cleona tidak percaya apa yang dilihatnya. Agraa mengirimkan sebuah video Raymond yang mencium kening seorang wanita dan memeluknya.


Deg! hati Cleona merasa tercubit. Cleona mencoba menahan rasa sakitnya karena tidak mau membuat keluarga nya khawatir. Dengan cepat dia membawa handphone yang tergeletak di lantai, dan menghampiri keluarga yang sudah menunggunya.


"Ada apa Cleo? " ucap Wulan .


" Ga ada apa-apa ko mah.. " Cleona menelan salivanya dan menahan airmata nya. Bagi dirinya mungkin banyak kebahagiaan yang menghampirinya. dan semua juga berkat Raymond yang membantunya, mempertemukan Cleona dengan kebahagiaan nya/keluarganya. Namun seseorang yang membantunya kini mengkhianati nya.

__ADS_1


Aku harus bertemu ka Ray, aku harus memastikan nya ga mungkin ka Ray mengkhianati ku begitu aja setelah waktu yang kita lalui, batinnya.


__ADS_2