
Waktu pun berlalu hari ini adalah hari pertama Cleona pergi bekerja. Seperti biasanya gadis itu memakai pakaian simple nya dan menguncir rambutnya kebelakang.
"Udah mau berangkat sekarang?" ucap sahabatnya sambil menoleh ke arah jam.
"Iya Ambar... doain aku oke?" ucap gadis itu sambil memakai sepatunya.
"Kamu pakai apa berangkatnya?"
"Aku dijemput Agraa..." dengan santai nya gadis itu menjawab pertanyaan sahabat nya.
Ambar pun terdiam, Cleona melihat ke arah sahabatnya itu, yang terlihat kesal dan bete. Wajahnya menunjukkan wajah kesal.
Ada apa sih sama Ambar?, batinnya Cleona.
Gadis itupun selesai mengikat tali sepatunya.
"Kalo gitu aku berangkat dulu ya..." gadis itu pun pergi meninggalkan sahabatnya. Cleona melangkahkan kaki nya sambil bertanya tanya dalam hatinya apa kesalahannya sampai sahabatnya itu terlihat seperti kesal padanya.
Cleona tiba di depan parkiran dan seperti biasa Agraa sudah menunggunya. Gadis itu pun menghampiri sahabat nya.
"Kenapa dengan wajah mu?..."
"Wajahku?... Hahh.. ada apa dengan wajah ku? " Cleona memegang megang wajahnya dengan kedua tangan nya.
" Ha... ha.... ha! bukan itu maksud ku Cleo.. "ucap sahabatnya itu.
__ADS_1
"Kenapa wajahmu cemberut gitu?"
"Ohh gada apa apa ko.. " ucapnya pada Agraa.
"Ayo naik.....! " gadis itu pun menaiki mobil sahabatnya itu dan sesampainya di caffe.
"Thanks Agraa udah mau antar aku.."
"Oke...! sore nanti biar aku jemput lagi sekalian aku ada urusan dengan Leon..."
"Siap...! " ucap Cleona sambil tersenyum.
Agraa pun pergi meninggalkan caffe. Gadis itupun melangkahkan kakinya ke arah caffe tersebut, dan melihat Leon yang sudah menyambut nya.
''Pagi sayang....."
"Ga ada maksud apa-apa ko, entah kenapa setiap aku liat kamu selalu timbul rasa sayang muncul di dalam hati dan pikirkan ku Cleo.. ".
"Mungkin seperti yang aku pernah bilang,
mungkin aku merindukan sosok adik perempuan ku yang udah lama tidak pernah bertemu ".
" Asal rasa sayangnya, jangan melebihi itu oke ka Leon.. , cukup anggap aku sebagai adik ka Leon aja, karena cuma harus dia seorang yang sepenuhnya menyayangike " ucap Cleona mesem-mesem sembringah.
"Maksudnya Raymond.. ?"
__ADS_1
"Bukan...!!"
"Ayo jujur aja Raymond kan.. iya kan?.."
"Ha.... ha... ha..." Cleona sedikit cemberut karena Leon yang sudah menggoda nya. Namun tersirat di wajahnya yang menggambarkan kebahagiaan dan kerinduan. Leon tersenyum melihat tingkah Cleona yang terlihat sangat mencintai Raymond.
"Melan.......! " panggil Leon kesalah satu pegawai nya itu.
" Tolong ajarin Cleona, bagaimana caranya dia bekerja" ucapnya.
"Baik pak Leon...! "
"Kalau gitu aku pergi dulu Cleona.. " Leon pun pergi meninggalkan Cleona. Gadis itu pun mulai di ajarkan Melan salah satu pegawai disana, bagaimana cara dia harus bekerja.
"Gimana apa kamu udah mengerti?" ucap pegawai itu pada Cleona.
Gadis itu pun mengangguk kan kepalanya menandakan dia sudah mengerti semuanya. Cleona pun mulai bekerja dan waktu nya dihabiskan melayani tamu dan pelanggan caffe tersebut. Dengan senyuman yang terlihat manis dan indah juga sifatnya yang terlihat ramah. Membuat orang yang melihat nya tidak bisa mengalihkan pandangan nya.
Waktu pun berlalu...
Sekarang saatnya gadis itu untuk pulang. Karena pekerjaan nya telah selesai.
Dia pun membereskan tas nya berjalan ke arah luar.
"Ko Agraa belum datang ya?" ucap gadis itu resah karena melihat langit sore yang sudah terlihat mendung.
__ADS_1
Tik.. tik.. tik...!
Rintik hujan mulai turun Cleona mengangkat kedua tangannya, ke arah hujan sambil tersenyum.