
Setelah pertemuan Hania dengan kedua orangtua ka Randy, ka Randy sering kali membahas masalah pernikahan, buat Hania sedikit resah.
“ de, kapan kamu mau menyetujui lamaran aku,?” Tanya ka Randy sewaktu menjemput Hania pulang kerja.Beberapa bulan yang lalu Hania sudah disibukkan kuliah dan bekerja kebetulan setiap sabtu kuliah libur tapi tetap bekerja, jadi Hania ambil kuliah malam khusus karyawan, tidak menggangu waktu kuliah dan waktu bekerja, dan ketemu dengan ka Randypun juga dengan waktu yang berbeda, hanya mungkin rutinitas yang padat buat Hania terkuras untuk semua nya, tapi Hania menikmatinya, jadi tidak pernah mengeluh.
“ hei, yang ditanya malah bengong, “ucap ka Randy sambil tangannya mencubit batang hidung Hania, hingga Hania sedikit kaget, dan menengok ke arah ka Randy, dan Hania hanya tersenyum.
“Ehm, aku belum bisa mutusin ka, aku masih belum siap, “jawab hania pelan. Terdengar jelas helaan nafas ka Randy sedikit berat.
__ADS_1
Dan Ka Randy, sepertinya tidak pernah bosan untuk menanyakan perihal lamarannya.
Dan hania masih denngan jawaban yang sama.
Setelah hampir 3 bulan status Hania menjadi anak mahasiswa baru, dan walau kampus khusus karyawan tetap diadakan yanng namanya inagurasi atau perkenalan mahasiswa dan mahasiswi di kampus, dan hari ini Hania ijin untuk pulang cepat dari kantornya dikarenakan adanya rapat untuk keputusan membentuk panitia diangkatannya dan itu wajib untuk datang, biasanya Hania datang itu selalu telat untuk mata kuliah dikarenakan perjalanan dari kampus ke kantor Hania memakan waktu hampir 1 jam, jadi hari ini Hania mau gak mau minta ijin atasannya untuk ke kampus, selama tidak setiap hari di tempat Hania bekerja itu tidak masalah apalagi kepentingan untuk kuliah.
Sampai di kampus masih terlihat ramai karena memang jam kuliah belum dimulai, jadi karena rapat diadakan lebih awal sebelum perkuliahan, tetap aja Hania datang paling belakang, karena rapat ternyata sudah mulai, dan kebagian duduk dibelakang, terlihat beberapa orang sedang berbicara didepan ruang rapat, belum semua Hania hapal teman teman kampusnya, hanya beberapa yang baru hapal, dan kebetulan mereka duduk didepan, dan saat diperkenalkan ketua senat kemudian masuk dan memperkenalkan diri, seorang cowok gondrong dengan berusaha tersenyum tapi terlihat kaku, dan Hania sempat sedikit kaget, kaya pernah ketemu dimana yah sama ini cowok, ucap Hania dalam hati, dan saat itumemperkenalkan diri, dia berbicara dan menjelaskan pokok inagurasi dan membacakan panitia panitia yang diplih diangkatan Hania untuk membantu kegiatan inagurasi ini berjalan, diantaranya nama Hania disebutkan, dan Hania sempat terkejut, aku ikut panitia, kok bisa, siapa yang mengajukan? Ucap Hania dalam hati, dan suara cowok yang gondrong ,
__ADS_1
“ silakan maju ke depan nama nama yang disebutkan tadi oleh saya,” ucap angga tedengar jelas oleh Hania, dan satu persatu nama nama yang disebutkan maju ke depan sesuai arahan Angga dan kakak kakak kelas yang bertanggung jawab untuk acara inagurasi ini, dan dijabarkan lah satu satu masing masing tugas untuk setiap seksi dan Hania kebagian seksi acara. , sampai nama Hania disebut Angga untuk segera maju ke depan, dan Hania pun berdiri dan berjalan ke arah kedepan, terlihat pandangan pandangan mata memandang kearahnya tidak terkecuali kakak kakak kelas.
Hania berjalan menunduk dan Angga tersenyum padanya.
” Kaya pernah ketemu, ucapnya terdengar agak samar oleh Hania, dan hania hanya mengangguk.
Dan Semenjak ditunjuk jadi panitia Hania menjadi dikenal sama teman temannya.
__ADS_1
Hania jadi ikut senang bisa ditunjuk menjadi panitia, namun semakin padatlah kegiatan Hania menjelang inagurasi sampai waktu bertemu dengan ka Randy ditunda sampai beberapa kali.
Dan terlihat dari suara ditelp ka Randy sedikit kecewa.