AKULAH HIDUPMU

AKULAH HIDUPMU
Acara Inagurasi


__ADS_3

Tidak terasa Seminggu lagi acara Inagurasi akan dimulai, Kampus Hania mengadakannya disalah satu villa puncak bogor, dan persiapan persiapan setiap seksi pun sudah hampir 90%.


Kami berusaha kompak satu sama lain dipanitia. Untungnya Angga walau hanya tim pengawas sangat banyak membantu untuk suksesnya acara inagurasi ini.


Kedekatan Hania dan Angga pun sama seperti kedekatan Hania dengan teman teman cowok yang lain,


Dan hari Inagurasi pun tiba dikarenakan diadakannya sabtu minggu jadi Hania tidak perlu ijin dikantornya, karena itu hari libur.


Dan jam 6 pagi Hania dan teman teman sudah samapi di Kampus kita menggunakan transportasi tronton ABRI, sempet sedikit dag dig dug karena hania belum pernah sama sekali naik dimobil besar itu yang biasa menampung anggota ABRi yang akan pergi tugas.perjalanan cukup lama hampir 4 jam dari kampus Hania sampai Villa.


Sepanjang perjalanan kita menyanyi nyanyi, dan tronton melaju dengan cepat kadang buat Hania dan teman teman menjerit bila mulai mendapat tikungan tajam di jalan menuju puncak, seakan adrenalin masing masing penumpang ditronton teruji.karena jarak jalan dan tepi jurang sangat tidak jauh itu yang buat kita deg degan.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya samapilah di Villa, dan masing masing kelompok sudah disiapakan kamar atau pennginapan untuk meletakkan barang barang dan melepaskan lelah sejenak sebelum acara puncak nanti malam dan esok pagi.


Hania kebagian sekelompok dengan Ema, Rani, Citra dan kami berempat berada didalam satu kamar, dan satu kamar lagi untuk kelompok putri yang lain.


Untung bannget Hania sekelompok dengan mereka bertiga terlihat karakter mereka yang cocok dengan Hania, jadi membuat Hania nyaman, dibanding kelompok puteri yang satunya yang sering memamerkan apa yang mereka punya dan seakan memandang sebelah mata melihat Hania, tapi mungkin hanya pikiran hania saja.


“ dan terdengar dengan sangat jelas suara Angga memanggil seluruh peserta yang masih ada dalam penginapan atau diluar area menggunakan mikrofon sehingga terdengar jelas disetiap kamar, untuk memerintahkan masing masing peserta untuk segera kumpul dilapangan karena acara segera dimulai, acara round 1 adalah makan bersama dan dilanjutkan sambutan sambutan ketua panitia, dosen yang bertanggung jawab.


Malamnya diisi kegiatan renungan malam dan ramah tamah dengan alumni , kakak kelas yang hadir dan peserta.sebelumnya diseksi acara tim Hania memberikan suatu permainan atau tepatnya hiburan berupa membacakan puisi cinta kisah tentang seorang cewek yang menyukai kakak kelasnya dan harus dibacakan didepan orang tersebut tetapi ini tidak sungguhan, untuk peserta juga diambil secara acak dan untuk kakak kelas diambil secara acak juga.


Dan untuk puisi cintapun sudah persiapkan oleh seksi acara yaitu tim Hania, puisi yang dibuat dibikin seindah mungkin agar menarik dan pastinya dengan seromantis mungkin, dan saatnya tiba, seksi acara diwakilkan teman Hania yaitu Andri mengambil nama untuk kakak kelas yang menjadi cowok yang disukai dalam puisi itu , dan deg deg seluruh yang hadir menunggu siapa kira kira kakak kelas yang akan maju kedepan.

__ADS_1


Dan lintingan kertas itu dibuka dan sebutkanlah nama yang Hania kenal, yaitu Angga sebagai cowok yang akan menjadi target pembaca puisi.


Riuh terdengar suara suara peserta yang hadir, tak terkecuali Hania ikut senang karena hal ini, Angga merupaka type cowok pendiam tapi kalau sudah diajak ngobrol akan menjadi panjang dan asyik sebenarnya, tapi dasarnya cowok pemalu juga, tapi gaya cool nya kadang menipu kalau sebenarnya dia pemalu., dan Hania mengetahui itu semenjak menjadi panitia setidaknya beberapa kesempatan kerja dalam panitia mulai menyimpulkannya seperti itu.


Dilanjutkan suara seksi acara yaitu Andri mengambil dari kertas yang digulung yang sudah diambil secara acak didalam wadah untuk peserta cewek yang bertugas membaca puisi tersebut, dan saat gulungan kertas kecil itu dibuka terdengar suara riiuh dan semua mata memandang Hania, saat itu Hania terkejut katrena dia tidak mendengarkan saat Erwin membacakan nama peserta cewek yang disebutkan.


“ Hania, ayo maju, ucap Erwin terkekeh, ini nih baru namanya senjata makan tuan, yanng mengidekan seksi acara dan yang dapat seksi Acara juga. Hania masih terdiam ditempatnya.


”Dan mata memandang ke arah Andri, dengan tangan Hania menujuk dirinya sendiri dan terlihat muka merah diwajah Hania karena tak terbayang lagi nanti malunya saat membacakan puisi itu, untunglah karwena malam jadi tak begitu terlihat kalau wajah Hania seperti kepiting rebus sekarang ini.


“ Ayo Hania, tunjukan keberanian kamu kalau kamu bisa, suara suara teman temannya mendukung Hania terdengar samar samar. Dan suara suara peserta yang lain samar samar menjadi membuat semakin riuh acara malam ini.

__ADS_1


__ADS_2