
"Siapa kamu?" tanya Aurelie lagi dengan gemetar.
"Aku adalah Lucifer, yang pernah berada di surga, Aku datang ke sini karena ada sesuatu yang menarik hatiku, dan kau, Aurelie, memiliki peran penting dalamnya." Jawab Lucifer.
Aurelie merasa tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun, dia tahu bahwa ini bukanlah mimpi, tetapi pertemuan yang nyata dengan makhluk itu.
Aurelie menelan ludah dengan berat dan mencoba untuk menjawab dengan tenang meskipun hatinya berdebar kencang.
"Lucifer, mengapa kamu muncul di sini? Apa yang kamu cari?" Tanya Aurelie dengan gemetaran.
Lucifer tersenyum lagi, kali ini ia tersenyum dengan penuh misteri.
"Aku datang ke sini karena ada pertanda-pertanda yang menghubungkan kita, Aurelie." Jawab Lucifer.
Aurelie merasa terombang-ambing oleh kata-kata Lucifer. Dia tahu bahwa perjumpaan ini adalah sesuatu yang tak terduga dan mengguncang. Ia kembali mengingat masa lalunya yang begitu mengerikan hingga membuat kedua orang tuannya kehilangan nyawa itu.
Lucifer tersenyum dan kemudian ia menghilang dalam keheningan. Aurelie menarik selimutnya dan bersembunyi di dalam selimut itu, kemudian ia pun tertidur.
...----------------...
Dalam dunia yang gelap di bawah alam, di mana neraka menyala-nyala dan semua setan-setan berkumpul, terdapat sebuah upacara yang ditunggu-tunggu oleh semua makhluk iblis dunia bawah. Itu adalah pemilihan calon permaisuri Lucifer, sang penguasa kegelapan.
Dalam kabut merah yang mencekam, para setan-setan berkumpul untuk menyaksikan saat bersejarah ini.
Api biru menyala-nyala dengan intensitas yang luar biasa, menghasilkan sinar-sinar menyilaukan yang menghiasi langit gelap neraka. Suasana begitu tegang, dan setiap mata memandang ke atas, menunggu kedatangan Lucifer penguasa mereka dan Raja Neraka.
"Apa ini? Apa yang terjadi? Apa aku sedang bermimpi?" ucap Aurel gemetaran dan berkeringat dingin.
Tiba-tiba Aurelie pintu neraka yang besar dan mengerikan terbuka secara perlahan-lahan dan mengeluarkan cahaya berwarna merah menyala. Di tengah sorotan cahaya itu, sosok tinggi dan tampan muncul, dengan rambut hitamnya yang panjang terurai, dan matanya yang berkilat seperti permata merah muncul. Itulah Lucifer, penguasa kegelapan yang memerintah dengan tangan besi di neraka dunia bawah.
__ADS_1
Para setan bersujud di hadapannya saat dia melangkah maju.
"Selamat datang, para makhluk kegelapan. Hari ini, kita akan memilih permaisuri yang akan berkuasa bersamaku." ucapnya dengan suara yang menggetarkan seluruh alam neraka.
Dia memandang ke arah para kandidat, termasuk Aurelie.
"Kenapa dia melihat ke arahku? Apa dia tahu aku ada disini? Tapi jika aku sedang bermimpi, lalu bagaimana ini terasa sangat nyata? Tatapan matanya sungguh mengarah padaku." tubuh Aurelie bergetar hebat.
Tapi dalam hati Lucifer, ada keraguan yang tidak biasa dengan semua kandidat yang kini ada di hadapannya itu.
Ia memiliki pilihannya sendiri, namun hubungan wanita itu dengannya kini telah putus atas dan di gantikan oleh nyawa kedua orangtuanya itu.
Seiring matahari neraka terbenam, upacara pemilihan dimulai, dan dunia kegelapan ini merasakan getaran ketegangan yang tidak pernah mereka alami sebelumnya. Namun, Lucifer belum menentukan hasil dari pemilihan itu, ia sedang memikirkan cara yang licik untuk menjadikan Aurelie sebagai permaisurinya.
"Aku akan datang ke dunia dan menyamar sebagai manusia untuk mendapatkan hati gadis itu dan akan ku jadikan dia permaisuriku yang memerintah Kerajaan neraka ini bersamaku selamanya." kata Lucifer dalam hatinya sambil terus menatap Aurelie dan tertawa hingga membuat ruangan itu bergetar bagaikan gempa bumi yang dahsyat sedang melanda.
Setan-setan yang berkumpul di bawah langit merah menyaksikan dengan nafas terengah-engah saat upacara pemilihan permaisuri Lucifer sedang berlanjut. Lucifer, dengan sorot mata yang tajam, memerintahkan kandidat-kandidatnya untuk tampil satu per satu. Semua setan-setan itu tampak antusias namun sebenarnya hal itu hanyalah formalitas belaka karena Lucifer memiliki kandidatnya sendiri dan itu adalah Aurelie mantan calon permaisurinya dan kini akan ia jadikan permaisurinya kembali.
Kandidat pertama adalah Asmodeus, iblis berkepala singa dengan kekuatan api yang mematikan. Dia berbicara dengan penuh percaya diri tentang bagaimana dia akan memperkuat alam kegelapan sebagai permaisuri.
Kandidat kedua adalah Azazel, setan berbadan besar dengan tanduk yang mengesankan. Dia menawarkan kekuatan fisiknya yang dahsyat sebagai kontribusinya untuk alam kegelapan.
Kandidat berikutnya adalah Mammon, makhluk serakah yang memegang kekayaan dan harta sebagai kebijaksanaan utamanya. Dia berjanji untuk membawa kekayaan melimpah ke dalam alam kegelapan.
Namun, mata Lucifer terus kembali kepada Aurelie.
Sebuah gemuruh tak terduga menggema di antara setan-setan yang hadir melihat Sosok Manusia yang masih bernyawa itu ada di kerajaan dunia bawah dan telah mencuri perhatian Lucifer penguasa dunia bawah tersebut.
"Apakah Raja akan memilih manusia itu sebagai permaisuri?" salah satu kandidat bertanya dengan suara nyaring kepada sang penguasa kegelapan.
__ADS_1
Upacara pemilihan permaisuri tiba-tiba terhenti dan membawa ketegangan yang semakin mendalam ke dalam dunia gelap di bawah alam.
Saat para setan-setan itu hendak menghampiri Aurelie dan menyerangnya, Aurelie tiba-tiba menghilang dari dunia bawah. Para setan-setan itu sontak terkejut melihat Aurelie yang tiba-tiba telah menghilang.
"Apakah manusia itu memiliki kekuatan yang lebih besar dari kita semua?" ujar salah satu kandidat permaisuri sang penguasa kerajaan dunia bawah.
Semua mata kini tertuju pada Lucifer dan berharap jawaban dari raja kegelapan tersebut.
Lucifer, yang sebelumnya tampak tegas, sekarang merasa tergoncang pertanyaannya para kandidat permaisuri dari segala penjuru dunia kegelapan itu.
Namun, dia tidak boleh menunjukkannya di depan semua setan-setan yang hadir. Dengan cermat, Lucifer menjawab setiap pertanyaan dari para setan-setan itu.
...----------------...
Aurelie kini telah kembali ke dunia manusia, ia terbangun dari tidurnya dan dengan nafas yang terengah-engah dia turun dari tempat tidurnya dan mengambil segelas air putih lalu meminumnya.
"Mimpi tadi itu? Rasanya aku benar-benar ada di sana!" gumam Aurelie dengan tubuh yang masih bergetar itu.
Malam itu, mereka duduk di samping jendela kamarnya, Pertanyaan-pertanyaan yang dulu hanya ada dalam pikirannya, sekarang hidup kembali di hadapannya.
Aurelie merasa bahwa hidupnya telah berubah dan dia tidak bisa mengabaikan kenyataan bahwa dia telah bertemu dengan Lucifer secara langsung dan penuh dengan misteri.
Beberapa malam setelah pertemuan itu, saat Aurelie sedang duduk sendirian di ruang tamu rumahnya, hal yang tak terduga kembali terjadi. Ruangan itu tiba-tiba dipenuhi oleh asap tebal yang misterius, seperti yang telah terjadi sebelumnya dan Aurelie merasa adanya kehadiran yang menyeramkan di sekitarnya.
Dalam asap tersebut, muncullah sosok Lucifer lagi. Kali ini, penampilannya lebih menakutkan daripada sebelumnya. Sayap-sayap hitamnya terbentang dengan anggun di sekelilingnya, dan matanya bersinar dengan cahaya kebiruan yang menghipnotis.
"Aurelie...!!!" kata Lucifer dengan suara yang tenang namun mengguncang.
Bersambung...👉
__ADS_1