Anak Genius Tuan Presedir

Anak Genius Tuan Presedir
Ketempat tujuan


__ADS_3

...🌹🌹🌹🌹...


Melisa keluar dari kamar Roy , menuju kamar hotel miliknya .


Dan ternyata hanya berjarak beberapa langkah saja .


Melisa tak henti hentinya meneteskan air mata dan semakin mengalir deras .


Melissa bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .


Rasanya begitu jikik pada tubuhnya sendiri . Ia bahkan menuang sabun cair itu sangat banyak . berharap bekas ****** yang di berikan pria asing itu hilang .


Namun , tetap saja bekas itu masih terlihat jelas . entah sudah menggosok beberapa kali , ia merasa kesal kepada sendiri . kulitnya pun sedikit memerah .


Setelah dirasa cukup tenang , Melissa pun bergegas keluar dari kamar mandi dan membawa baju bekas yang ia pakai . Ia masukan ke dalam kantong plastik dan secepatnya Menganti pakean .


Setelah di rasa cukup aman Melissa pun bergegas keluar dari kamar itu .


Walaupun tubuhnya terasa remuk sebisa mungkin ia tahan .


Melisa memakai topi dan masker agar tidak ketahuan nantinya .


Sampai di lobby hotel menyerahkan kunci dan bergegas keluar dengan terburu buru takut pria asing mengikutinya


Untung saja tadi sudah memesan taksi online


Melissa menuju taksi meniggalkan hotel itu , dengan perasaan lega .


Di perjalanan Melissa menitikan air mata, rasanya tidak sanggup untuk menjalani hidup.


* ya tuhan apa yang harus ku lakukan saat ini, hidup ku hancur. kehormatan yang aku jaga selama ini dalam sekejap hancur. Apa yang aku harus jelaskan ke ibu bapak " Melisa menangis pilu di sepanjang perjalanan .

__ADS_1


Supir taksi yang melihat dari kaca merasa iba akhirnya memberanikan diri untuk bertanya " eh neng ada apa ko sedih ? tanya supir taksi iti


" ah tidak , ko pak . Hanya ada masalah sedikit ." jawabnya Melissa


" oh , tak kira ada apa ." kata Supir itu


hening


" sudah sampai neng ucap supir taksi karena dari tadi gadis penumpangnya melamun


" ah iya pak, trima kasih pak ucap melisa keluar dari taksi mencari kos kosan yang tak jauh dari kampus


Terlihat ada seorang ibu ibu yang sedang menyapu halaman


Melisa menyapa ibu tersebut" primisi bu, apakah disini ada kos kosan yang masih kosong ? Melisa dengan nada sopan


Ibu itu menoleh dan berkata " masih neng , baru saja orang yang ngekos di situ pindah jawa Ibu tak kalah sopan


Melisa pun lega dan bertaya lagi "ibu tau orang yang punya kos kosan ini tanya lagi . saya mau ngekos di sini ."


"nah ini neng." Kata Ibu kos itu lalu membuka pintu yang di tunjukkan tadi


ceklek


" gimana, jadi gak neng ?" tanya Ibu itu untuk memastikan kembali setelah melihat kondisi rumah kontrakan itu


" iya Bu , jadi . kira kira satu bukan berapa ya tanya melisa


" 700 ribu ples bayar listrik dan air ."


" ah ya bu saya bayar dua bulan sekalian ." kata Melisa lalu merogoh tas kecilnya , mengambil uang berwarna merah , dan menyerahkan ke Ibu itu .

__ADS_1


" Trimakasih neng semoga betah , kalo ada apa apa jangan sungkan minta tolong ke saya ." ucapnya ibu kos itu menawarkan diri


" sama sama bu, trima kasih juga karena di perbolehkan ngekos disini jawab melisa tersenyum ramah


"kalo begitu , saya permisi neng ucap ibu kos sebelum ia meninggal gadis itu


" ya bu ." ucap melisa sopan


Setelah ibu kos pergi melisa membereskan barang barang dan membersihkan seluruh ruangan. Untung saja tidak terlalu besar jadi cepat selesai


Selesai membereskan semuanya , Melissa merebahkan Tubuhnya di atas ranjang itu .


"semoga aku bisa melewati cobain ini ." Melisa berbicara sendiri manik matanya memandang atap tempat tidur tak butuh waktu lama . Manik matanya tertutup dengan sempurna , Tubuhnya yang begitu letih membuat nya sangat mudah untuk mengarungi alam mimpi . Di tambah lagi banyak pikiran mengingat kejadian terkutuk, membuat sedikit shok utung saja tidak depresi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sisi lain


Pria yang terbangun dari tidurnya tepat pukul 10 . 00 pagi Tubuhnya terasa sangat lelah , dan kepala masih sedikit pusing.


Detik berikutnya Roy tersadar apa yang terjadi semalam, menoleh ke samping mungkin saja gadis yang di tarik paksa masih ada di samping nya .


Roy menoleh kesamping ternyata gadis itu sudah tidak ada di sampingnya . Roy menyunggingkan senyum srimik . Menarik


" kemana gadis itu, ah nanti akan aku cari ." gumam Roy


Roy menyibakan slimut yang menutupi tubuhnya , turun dari ranjang bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya


Beberapa saat kemudian Roy keluar mengambil ponselnya menghubungi Deni asistennya.


telfon tersambung

__ADS_1


Hello


bersambung


__ADS_2