Anak Genius Tuan Presedir

Anak Genius Tuan Presedir
Belanja


__ADS_3

" hore... hore... girang sambil jingrak jingkrak " apa bibi dan juga nenek ikut ma ucap Rendra lagi dengan penuh harap


" nantiy mama tanya dulu , semoga aja mau setelah lomba kita jalan jalan ke mall , lagi pula kita kan sudah lama tidak keluar bareng ucap melisa


" ganti pakainmu dulu gih, setelah itu makan mama mau siapin makan siang mu ucap melisa lagi mama tinggal dulu berlalu meninggal kan sang putra


" Baik lah ma ucap Rendra patuh


berjalan menuju dapur " hem masak apa ia sambil membuka kulkas " ah ia ampun...sambil tepuk jidat " aku lupa ngak belanja , cuma ada ini doang lagi . ah ia udah lah dari pada nga ada lauk lagi pula udah laper beberapa menit kemudian masakanya pun selesai lalu menata ke meja makan


" Ren makanannya udah siap nih sayang ' Triak melisa memanggil sang putra


" ia ma!!!, Bentar !!! ucap Rendra sembari berjalan menuju mamanya


Rendara pun duduk di sebelah mamanya, makan dengan lahap karena memang sudah kelaperan, selesai makan membereskan semua .


sedangkan Rendra pergi ke ruang Tv


setelah selesai beberes melisa menghampiri putranya yang tak lain Rendara dan kini ikut gabung duduk di sampai sang putra


^^^" mama mau ke supermarket ren mau ikut? ucap melisa menawarkan biasanya tidak pernah mau ikut karena biasanya melisa pergi bersama tere atau dengan ibu imah yang tak lain ibu kos^^^


" em ' berfikir karena Rendara itu tau kalau mamanya keluar sendirian menjadi tak tenang waupun Rendra masih kecil masih berumur 6 tahun ia mempunyai pikiran lebih dewasa semua kelakuanya bukan lah anak kecil pada umumnya " Baik lah ma, aku juga mau beli sesuatu ucap Rendra yang mencari alasan melisa jelas tidak tau apa alasan anaknya jika ia keluar sendirian


melisa pun terkadang bingung kenapa sang putra bisa mempunyai pikiran sangat dewasa sebelum waktunya


" oke, mama mambil tas dulu icap melisa sembari beranjak menuju kamar mengambil tas, selang berapa detik kembali menuju sang putra " ayo sayang ' ucap melisa lalu menggandeng tangan putranya menuju keluar


hanya anggukan sebagi jawaban memang tidak banyak bicara seperti anak pada umumnya


" ini helemnya pakai dulu sama kaca mata mengulurkan ke pada sang putra


Rendra hanya menuruti apa yang mamanya perintahkan , setelah itu naik motor

__ADS_1


" udah siap 'ucap melisa takut belum siap malah jatuh


" udah 'ucap Rendra singat


( hadeh kalau author punya anak kaya gitu udah ku jitak)


melisa hanya geleg geleg karena sudah hafal dengan tinggah sang putra


kini kendaran roda dua yang di kendarain melisa pun berjalan menuju supermarket


terik sinar matahari nampak lah sangat cerah sehinga keduanya mengelurkan keringat walupun tidak terlalu banyak , seandainya mempunyai mobil pasti tidak akan kepanasan tapi apa lah daya gajih yang di dapatkan hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari hari itu pun juga campur tangan sang putra


sesampainya di supermarket melisa langsung memarkirkan motor, turun dari motor sembari membantu sang putra untuk membuka helem dan juga kaca mata


" mama mau ke toilet dulu, ren mau ikut ? mrnatao sang putra


hanya anggun sebagai jawaban


usai dari toile melisa dan sang putra masuk ke supermarket


bisik bisik pengunjung melihat sang putra melisa hanya geleng geleng melisa akui memang lah sang putra bukan hanya imut juga sangat lah tampan


" kamu liat bocah itu ibu A


" iya aku liat , imut dan sangat tampan aku gemes banget pengin cubit pipinya ucap ibu B


seperti itu lah kira kira bisik bisik para ibu ibu


Rendra yang mendengar bisik bisik itu hanya menampilkan muka datar tanpa ekspresi


" ayo sayang ucap melisa lalu mengandeng tangan sang putra menuju barang yang akan di beli


rendra hanya mengikuti sang ibu

__ADS_1


" em, ma boleh nga aku beli itu ucap Rendra sembari menujuk barang yang menurutnya suka


" Boleh sayang , ambillah lah apa yang kamu suka ucap melisa sembari tersenyum


" thanks mama ucap Ren5


melisa merasa bahagia melihat sang putra seneng


selesai mengambil barang yang rendra suka ia pun menghampiri sang mama


" ini ma ucap Rendramenyerahkan barang yang mau di beli


" taruh aja disitu sayang 'ucap melisa menunjukan troli yang di dorongnya sambil memelih barang yang ia beli


" baik ma ucap Rendra menaruh barang yang ia bawa


" udah segitu aja ? kalo sudah kita bayar , setelah ini kamu mau kemana dulu sayang ucap melisa sambil mendorong troli berjalan menuju kasir


" ia udah itu aja, mau pulang ma capek ucap Rendra berjalan di samping sang mama


" ia udah yuk ucap melisa


sehabis membayar semua belanjaan kini melisa dan juga sang putra keluar menuju motor


berkendara dengan penuh hati hati


sampai lah di rumah menaruh semua belanjaan di tempatnya renda pun masuk ke dalam kamar juga membawa barang yang ia beli , rendra langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan seluruh badanya agar segar kembali


melisa juga melakukan hal yang sama


" assalamu'alaikum , yu.... huu..... tisa yang baru pulang dari caffe " ko sepi sih ucap tisa berjalan masuk ke rumah mencari sang penghuni


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2