
🌹🌹🌹🌹🌹
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat mengantikan malam malam berganti pagi
pagi yang di terpa rintik-rintik air hujan membuat tidur semakin nyenyak seakan akan tubuh tak ingin meniggalkan selimut walau begitu melisa tetap bagun karena sudah ruites setiap hari
Turun dari ranjang masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu lalu kembali melaksanakan kewajiban
selesai keluar menuju dapur ternyata sudah ada ibu imah dan juga tisa " pagi 'sapa melisa yang baru sampai di dapur
" pagi juga jawabannya bebarengan
" tumben nih udah pada kumpul ucap melisa sebenernya nyindir tisa
" kamu aja bagun kesiangan ucap tisa ketus karena tisa tau melisa sedang menyindirnya
" mana ada siang, baru jam 05.15 kok ' ucap melisa semakin meledak sebenarnya sedang menahan tawa
" kau tau sendri bukan, pagi ini cuaca sangat buruk membuatku ingin meminum yang anget anget. makanya aku bagun pagi ' ucap tisa panjang kali lebar
" ah sudah lah kalin gak usah ribut , ini masih pagi ucap ibu imah yang melerai perdebatan kecil
" mel duluan yang mulai ucap tisa ketus beranjak melangkah menuju ruang Tv
" iya iya, aku minta maaf ' ucap melisa tapi sudah tak di denger tisa
kini melisa sedang membantu ibu imah masak juga memanaskan makanan
ren sarapan pagi hanya Roti tidak pernah sarapan makan nasi goreng atau yang lain mungkin semua kebiasaannya menurun dari sang ayah walaupun setiap pagi masak itu semua untuk bekel di bawa ke sekolah tiap harinya juga untuk dirinya karena melisa tidak pernah memperbolehkan rendra makan di luar tanpa sepengetahuan dirinya
" bu aku mau mengunjugi tempat tinggal keluargaku, aku aku ingin melihat ke adaanya ,
sudah 5 bulan lebih aku tidak melihat mereka lagi. kan libur ini sampai 1 minggu ' ucap melisa sembari menata makanan ke meja serta mengambil piring kosong " apa ibu tidak mau ikut ucapnya lagi sambil melihat ibu imah
" ya audah, kamu hati hati aja di sana !!! tegasnya " tidak ibu mau lihat kontrakan yang lain . oh iya ibu ada sedikit uang buat ren 'ucap ibu imah
memang setiap berkunjung ke rumah melisa ibu imah selalu memberi uang jajan untuk ren walaupun rendra bukan cucu kandung atau pun melisa anak kandung tapi ibu imah sangat menyayanginya. karena ibu imah hidup sendiri banyak yang ingin seperti melisa yang di anggap oleh ibu imah anak tetapi hanya melisa yang bisa mendapatkan hati ibu imah
__ADS_1
" trimakasih bu, entah bagaimana caranya aku harus membalas semua jasa jasa ibu 'ucap melisa langsung berhambur ke pelukan ibu imah
" hay kamu bilang apa !ibu bahagia bisa bertemu degan kamu. itu semua tidak penting ucap ibu imah yang juga membalas pelukan melisa
Tisa dan juga renda melihat ibu imah dan juga melisa berpelukan pun heran
" ada apa ini ' ucap tisa dari belakang melisa dan ibu imah " seakan mau berpisah 'ucap tisa lagi
melisa melepaskan pelukannya dari ibu imah
" memang ' singkat sengaja ngerjain tisa
tisa mendukus sebel " ah sudah lah ' ucap tisa lalu menarik kursi mengambil makanan dan melahap sambil manyun manyun
" sini sayang sarapan dulu, ternyata putra mama sudah rapi ucap melisa 'menyapa sang putra
" iya ma' melangkah menghampiri sang mama lalu ikut duduk Kursi di sebelahnya
mereka pun sarapan degan tenang juga sangat lahap selesai sarapan satu persatu meniggalkan meja makan pergi ketempat yang di tuju masing-masing
beberapa menit kemudian melisa sudah berpakean rapi
melisa keluar kamar membawa koper dan juga tas kecil yang selalu di bawa kemana mana menuruni anak tangga satu persatu degan langkah pasti
menaruh koper di ruang utama lalu kembali melangkah menuju kamar sang putra
ceklek
nampak lah bocah kecil yang sedang menatap layar leptop jemari jemari kecilnya sangat lihay untuk mengutak atik apa yang ia cari
seketika mengalihkan pandangan rendra tau siapa yang masuk ke dalam kamar
" sayang ayo kita berangkat, apa leptop mu akan kau bawa??? ucap melisa setiap pergi berlibur pasti rendra tidak pernah meninggalkan leptopnya melisa pun tidak tau apa yang di kerjakan sang putra tapi melisa tidak bertanya yang melisa tau oasti sedang bermain
" iya ma, bentar lagi 'ucap rendra yang masih fokus
" Ya sudah mama tunggu di bawah , ucap melisa " jangan ke laman sayang nanti kita sampai disana bisa malem ucap melisa lagi lalu meniggalkan sang putra
__ADS_1
beberapa menit kemudian rendra pun ikut keluar kamar juga sudah menenteng leptop di tangannya
tisa yang baru selesai bersiap berangkat kerja pun melihat melisa duduk di sebelah ada koper pun bingung " mel kamu mau kemana? tanya tisa
" aku mau ke pergi berlibur untuk beberapa hari . juga rasa rinduku ke pada keluarga ku yang amat dalam, aku berlibur kesana walupun aku tidak bisa menyapa atau pun memeluk nya .... setidaknya......aku tau keadan mereka ' ucap melisa degan nada sendu pasti kalo teringat keluarga rasanya begitu sedih
" oh ya sudah !!! kau hati hati ya di sana.... maaf aku tak bisa menemanimu lagi ' ucap tisa, tisa tau melisa tidak mau meminta tolong untuk menemani nya , karena tisa sudah bekerja tidak seperti yang sebelum belumnya .
rendra sedari tadi sudah di sebelah melisa
nampak lah nenek imah keluar kamar sudah rapi yang juga ingin keluar " eh mel kamu sudah siap nak,?? ayo ibu antar .. ah ini uang buat ren 'merogoh tas di tanganya lalu mengambil amplop coklat lalu mengulurkan ke melisa
melisa mengambil berucap " trima kasih bu, ayo ucap melisa
akhirnya mereka ber empat pun ke luar secara bersamaan
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
di sisi lain
Roy yang sudah rapi sedang bersiap siap menuju ke kantor mendegar semua yang melisa bicarakan bersama rendra, tisa, dan juga ibu imah.
" anaku hidup dari belah kasian orang lain, sedangkan diriku . aku berjanji mulai dari sekarang aku akan menebusnyaa ucap Roy tegas hanya di dengar sendiri
🌹🌹🌹🌹
di sisi lain
kini melisa sudah duduk di jok bus yang akan membawa ke tempat tujuan berangkat pukul 07.30 jika menuju tujuan sampai 7 lebih berati nanti sampai jam 14.50
bodyguard yang di suruh Roy untuk menjaganya pun ikut ada 2 orang yang berbadan besar tetapi mereka memakai pakean biasa
sepanjang perjalanan melisa mendengarkan musik melalaui earpone sesekali tanganya mengelus kepala sang putra yang ada di pahanya
salah satu bodyguard mengambil foto melisa dan rendra dari arah samping
Bersambung
__ADS_1