
🌹🌹🌹🌹🌹
Dari ke jauhan ada sepasang mata yang sedang mengamati semua pergerakan melisa
Orang itu pun tersenyum dan mengambil foto melisa juga mengikuti dari arah belakang dan tentu dari arah yang agak jauh agar tidak ketahuan
Tapi siapa sangka orang yang mengikuti melisa malah ke tahuan oleh ibu kos yang sedang membuang sampah
karena ibu kos penasaran masuk ke rumah malah berinisiatif untuk mengintip dari kaca
setelah puas mengintip dan mengerti apa yang sedang orang tersebut lakukan ibu kos pun keluar untuk menemui melisa
pria itu pun buru buru pergi dari tempat tersebut karena takut ibu itu akan tau gerak geriknya
tok tok tok
pintu di ketuk dari arah luar
ceklek
" eh si ibu, mari masuk bu mempersilahkan masuk
" ah ya, pintunya tutup saja neng sambil memerintah melisa untuk menutup pintu
"Baik bu, seraya menutup pintu ikut duduk deket ibu kosnya
" begini neng, ibu langsung saja ya
melisa melihat ibu kosnya mau bicara sangat penting pun penasaran dan juga takut ada sesuatu yang akan terjadi
" ngak usah tegang neng, ibu hanya mau bilang apa yang tadi ibu lihat .tadi pas neng pulang dari luar ada orang yang ngikutin neng dari ke jauhan orang itu bertumbuh besar kaya seorang suruhan gitu ' ucap ibu kos panjang lebar
" tapi apa orang itu curiga sama ibu 'ucap melisa bukan menjawab malah bertanya balik padahal hatinya berdebar seakan mau berhenti setelah ibu kosnya menjelaskan apa yang di lihat * dalam fikiran melisa ada lah pasti orangnya suruhan yang telah merenggut mahkotanya melisa tau orang itu bukan lah orang biasa.
" tidak tau neng, saya cuma mau nyaranin aja untuk berhati hati ' ucap ibu kos lagi
" iya bu, trimakasih atas informasinya. Bu ini nomor hp saya takut nanty ada orang yang mencurigakan lagi ibu langsung hubungi saya, saya minta tolong , saya takut bu karena saya tidak punya siapa siapa di sini, orang tua pun jauh bu. saya mohon bu ucap melisa sembari memohon
ibu kos melihat melisa yang memohon pun merasa iba menerima secarik kertas yang di tulis berisi nomor
" Baik lah neng ! ibu mau lanjut mau masak dulu tadi ke tunda karena membung sampah dan juga gara-gara ada orang yang mencurigakan . ya sudah ibu keluar dulu ucap ibu kos lalu keluar menuju kerumah nya
🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
sedangkan di kamar hotel yang sudah jadi kapal pecah itu
pria tampan yang sedang frustasi memikirkan gadis semalam . tidak merasakan apa pun rasa lapar pun tidak darah yang di tangan pun seakan megering, luka goresan seakan akan tidak terasa
tiba tiba ada yang mengetuk pintu
tok tok tok
masuk
ceklek
asisten lah yang mengetuk pintu, betapa kagetnya kamar yang bisanya sangat rapi kini sudah di sulap menjadi kapal pecah asisten pun berjalan mendekat sang tuanya
"Tuan
seakan tidak mendengarkan panggilan sang asisten
"Tuan panginya lagi
" em " seakan tidak berdaya untuk menjawab
" Gadis yang tuan cari sudah ketemu tuan ' seraya mengambil obat untuk mengobati luka yang di tangan bosnya
" Dimana dia dan bagaimana keadaanya, saya mau kesana berdiri dan terburu-buru untuk keluar ucap tuanya
sebelum benar-benar keluar asisten pun mencegah tuanya untuk keluar
" tunggu dulu Tuan , ganti dan juga makan setidaknya ada tenagga ucap asisten . seraya mengingatkan nya walaupun sedikit takut mengungkapkannya tapi dari pada keluar dengan berpakian yang kacau pasti akan memperngaruhi citranya sendiri bukan
walapun akan memarahi sang asisten tapi tau diri juga dengan ke adaan yang brantakan pasti di anggap orang tidak waras . pada akhirnya kembali dan bergegas mengganti seluruh pakean
keluar pun terburu buru karna sudah tidak sabar
" kau suruh bawahanmu untuk menunggu di sana memerintah asisten
" Baik tuan sambil membuka pintu mobil yang ada di depan lobbi hotel
semoga aku bisa mendapatkan kamu dan yang paling utama untuk memita maaf gumam pandangan menerawang melihat keluar dari kaca mobil
" berapa lama sampai ' Roy tuan bertanya
" sekitar setengah jam lebih tuan jawabannya
__ADS_1
" tambah kecepatan, aku tidak sabar untuk menemukanya
* yang sabar dong tuan emang jalanan ini punya nenek moyang tuan apa grutunya walau tidak terdengar
" bauk tuan , dan benar saja menambahkan cepatan tidak peduli dengan kendaran lain
seakan polisi pun takut untuk mencegah
sampai lah di kos kosan melisa
" Dia tingal disini , yang benar kamu " seraya menatap pria suruhanya dan juga mengamati tiap sudut tempat kos kosan itu
" ben ... bener tuan sang pria suruhanya menjawab dengan nada gugup karena takut
sedangkan sang asisten hanya mengkori tauanya
🌹🌹🌹
sedangkan ibu kos melihat itu pun kaget lagsung saya menghubungi melisa
telfon pun tersambung
" hallo neng , ada tiga pria yang bertubuh besar sekarang mereka ada di depan pintu seraya memberikan tau apa yang ibu kos lihat
" ibuk ngak percandakan melisa merasa kaget " ya ampun gimana dong ini Bu 'merasa cemas dan juga takut
" hadapin aja neng siapa tau dia orang baik
" , ya sudah lah saya akan hadapi. trimakasih untuk info nya
panggilan pun berahir
" ah aku ada ide gimana kalo aku menyamar saja lagian kan aku baru di kota ini, siapa tau dia orang jahat untuk jaga jaga dengan percaya diri melisa dandan mengubah penampilan agar berbeda
sedangkan yang ada di luar saling debat antara tuan dan bawahan pasalnya tidak mungkin seorang wanita itu tinggal kos kosan yang kecil
setelah berdebat dengan surahanya si tuan pun akhirnya memberanikan diri untuk mengetuk pintu
tok... tok.... tok
ceklek
deg
__ADS_1
Bersambung