
🌹🌹🌹🌹🌹
melisa menjauh dari sang anak menuju kursi pojok arah depan sehingga nanti saat sang putra tampil melisa akan secara langsung melihatnya sedangkan tisa dan nenek imah di barisan kedua
melisa tak melepas maskernya karena tak menyamar yang biasanya tampil cupu, tapi sekarang ia berpenampilan sangat cantik dan juga elegan siapa yang melihat pun akan sangat kagum dan terpesona
di sisi lain
Roy lang sudah sampai di ruangannya pun langsung mendudukan di kursi kebasaranya di meja sudah banyak berkas yang menanti untuk di tanda tangi
" saya permisi tuan ucap Deni dan bayu
Roy hanya menghibaskan tanganya karean sudah mulai fokus di layar komputer dan juga berkas di depan nya
setelah mendapat persetujuan dari tuanya Deni dan juga bayu keluar bersama
ceklek
pintu tertutup kembali
" dimana kau melihatnya ' deni yang nampak tak sabaran juga penasaran
" aku melihat dari sisi cctv tadi, satpam yang melihat bocah mirip bos dia melaporkan ke aku, tadinya aku tidak percaya namun aku penasaran maka dari itu aku mengecek cctv benar saja itu bocah persis seperti si bos tapi fersi mini ' ucapnya panjang lebar lalu melangkah kakinya ke ruanganya dan melihatkan rekaman cctv yang ada di leptopnya
Deni pun mendekat lalu melihat, setelah mengamati benar saja memang bocah itu sama persis sang bos " bay apa bos punya anak yang kita tak ketahui, apa bos kita menyembunyikan anak dan istrinya dari kita ucap deni penasaran juga heran tapi apa mungkin sedangkan sang bos pergi kemana pun ia ikut, segala kebutuhanya pun ia tangani
__ADS_1
Bayu pun nampak berfikir " apa mungkin ia, seharusnya yang bertanya seperti itu, itu aku bukan kau! kesel "kau yang slalu mengekori setiap saat . kenapa kau yang bertaya kepada ku ! he. bener bener kau ini ucapnya nada tak mengerti apa yang ada di pikiran deni " ah sudah lah aku mau ngecek tempat itu sebetar lagi acara mulai
Bayu keluar dari ruangannya menuju lantai perlombaan, meninggalkan deni yang nampak bingung " ah sudah lah, lebih baik aku mengecek cctv yang ada di ruangan perlombaan
di sisi lain di ruangan perlombaan nampak lah siswa yang sudah mulai menaki podium perlombaan menempati tempat masing-masing setiap sekolah hanya ada 3 siswa mengikuti lomba karena lomba cerdas cermat antar sekolah jadi bagi satu sekolah di jadikan satu kelompok maka dari itu tidak naik satu satu, untuk mendapatkan nilai terbaik akan berebut siapa saja sang bisa menjawab akan menjadi pemenang
lomba pun di mulai, soal pertama mata pelajaran IPA yang nenjawab tentu saja renda, soal selanjutnya dan seterusnya pun rendra terus menerus, berganti pelajaran pun , tetap saja rendra yang selalu menjawab sebenarnya rendra ingin mengendalikan dirinya untuk membiarkan sekolah lain menjawab nya tapi apalah daya otaknya nya dan keiginan untuk menjawab sangat lah besar soal soal bagi rendra sanat lah mudah
melisa slalu menyemangati sang putra itu lah yang mbem buat rendra semakin bertambah semangat
semua orang yang menyaksikan seketika menjadi mlonggo bagaimana bisa anak sekecil itu bisa menjawab setiap Pertayaan pertanyan yang menurutnya tidak mudah apa lagi untuk usia kelas 6 pikir semua orang
Disisi lain
Deni yang sedang menonton lewat cctv pun terjengkang apa yang ia lihat
" tuan.... tuan.. ha ha ha masih ter engah engah setelah normal kembali Deni langsung memberi tahukan semua apa yang di lihat
( singakat saja terlalu panjang untuk menjelaskanya AUTHOR 😇😇 tak mampu )
seketika itu Roy langsung beranjak dan berlari menuju ruangan perlombaan
Di sisi lain
perlombaan pun selesai
__ADS_1
kini acara pemilihan pemenag antar sekolah pun di mulai, salah satu siswa maju untuk mengambil penghargaan
juara 3 sekolah puri 3 , yang bernama DEWI PUSPITA SARI
juara 2 sekolah kemenagan 1 yang bernama ADRIAN WILL
juara 1 sekolah nusa bangsa 2 yang bernama REANDRA PUTRA
" Harap semua siswa yang di panggil segera maju dengan orang tua masing masing
melisa yang merasa untuk naik menemani sang putra pun beranjak melangkah maju mendekat sang putra juga melepaskan masker yang di pakai
Roy yang baru sampai di acara pun terbelalak apa yang ia lihat
deg
seakan jantung akan berhenti tak kala melihat orang yang selama ini di carani
para bodyguard yang mengikuti sang tuan pun ikut berhenti
Roy tak menyangka akan melihat gadis yang dicari , bahagia lah yang ia rasa. seketika diam hanya menatap dari kejauhan untuk melihat apa yang selanjutkan akan terjadi
" Den kau tutup semua pintu dan berikan bodyguard agak kejauhan takut dia kabur lagi ucap lagi tanpa mengalihkan pandangan, pandangannya hanya fokus ke arah depan
" baik tuan, akan saya laksanakan melangkah pergi untuk melaksanakan sang tuan perintahkan
__ADS_1
bahkan bayu pun sudah siap apa sang tuan perintahkan dari melalui kode
Bersambung