
🌹🌹🌹
para pengawal dan asisten nya melihat sang tuanya merasa terpuruk pun mersa iba dan tak tau harus berbuat apa. hanya bisa berdoa, agar sang tuanya bisa bertemu dengan gadis yang di cari
dan bukan hanya para pengawal dan juga asisten nya
ibu kos yang melihat dari balik kaca juga merasa iba tapi ibu kos juga merasa marah
" heh dia bilang bigutu , nyali juga dia mau bermain denganku nada dingin degen mimik wajah datar juga senyum defil " dia kira bisa kabur begitu saja dari ku ... o.... no..... kau tau aku ini siapa menunjuk diri sendiri kepada pengawal yang memberikan informasi dari ibu kos
" i...i ya tuan menjawab degan gugup
" kau biri taukan pada nya aku siapa, dan juga bilang jangan pernah bermain main dengannku . pergilah sambil menghibaskan tangan nya
setelah pengawal pergi untuk memperingati dan juga memberitahukan degan siapa berhadapan
kini mimik wajahnya menjadi sangat suram , amarah yang tertahan aura kelap terpancar di wajah tampangnya dan mata tajam nya seakan mengeluarkan api bagimana tidak hampir setengah hari menuggu tapi tetap saja yang di tunggu tidak muncul
" kau tau Deni isfander , aku siapa. jika orang melawan ku atau orang yang mau berteman main dengan ku akan berakibat apa!.. degan senyum defill
" kau tau Deni orang orang itu itu dan itu seraya menunjukan orang yang berlalu lalang "tidak ada sekalipun yang mau berani mendekat dengan ku apa lagi degan gadis itu pasti dia ketakutan yang sangat teramat, mungkin saja ucap Roy dengan seyum simik
* aku harus apa, toh dia juga sudah pergi, namun aku tak akan pernah patah semangat untuk mencari mu. ke ujung dunia pun akan ku cari gumam
walaupun lidah berkata pedas tapi hati berbeda
__ADS_1
* ah biarkan dia pergi dulu untuk menenangkan diri, agar setelah nanti bertemu dengan ku sudah siap. dan lagi aku harus membasmi tikus terkutuk itu dengan senyum syrimik
asisten yang melihat itu menjadi merinding
" Den kau sudah menemukannya "ucap Roy menanyakan
siapa dalangnya membuat dirinya kehelingan kendali
" Belum tuan, masih dalam penyelidikan ucap asisten Deni yang sudah tau arah Pertayaan itu
" cari dan urus " kau tidak tau mau bermain main dengan ku berbicara dalam hati dengan senyum iblis
seketika hawa dingin pun menjalar , bulu kuduk pun berdiri semua pengawal merasa ngeri
" ke kantor, kau cari juga lestoran terdekat. ucap Roy degan nada dingin
kini mobil perlahan meninggalkan tempat kos kosan
🌹🌹🌹🌹
tak ingin bertemu pria yang menghancurkan masa depanya , tanpa pikir panjang langsung membereskan barang barang masukan kedalam koper , dan menghubungi ibu kos .
memutukan pidah ke tempat lain dan juga merubah penampilan yang tadinya gadis cantik nan imut kini menjadi gadis cupu pakai kacamata rambut pendek dan juga berponi
dengan bantuan ibu kos juga lah yang mencarilan tempat tinggal yang baru lagi, untung saja ibu kos mempunyai keponakan jadi bisa membantunya
__ADS_1
melisa tak ingin pulang ke tempat orang tuanya hanya saja ingin memenangkan diri dan juga ingin menjalani hidup baru
7 TAHUN KEMUDIAN
" ma ... ma... mama triak bocah kecil
" ia sayang, ada apa sih ko Kayan nya seneng banget ucap melisa menghampiri bocah kecil
7 tahun yang lalu setelah kejadian malam kelam melisa mengandung bocah laki laki
dan beberapa bulan sebelum mengetahui dirinya hamil melis pulang kampung a
" ini ma lusa aku terpilih ikut lomba memberikan kertas pemberitahuan dari sekolah
" ia sudah, nanti mama juga mengantarmu ucap nelisa menerima kertas
" mama juga ikut ucap bocak kecil untuk memastikan dengan memberikan seyum yang imut
" iya sayang, mama juga ingin melihat jagoan mama naik di atas panggung , melihat penampilan jagoan mama ini kaya apa 'ucap Melisa menjajarkan bandan nya dan juga menatap mata coklat yang sangat infah tak lupa senyum lembut
" hore... hore... girang sambil jingrak jingkrak " apa bibi dan juga nenek ikut ma bertanya lagi dengan penuh harap
" nantiy mama tanya dulu , semoga aja mau setelah lomba kita jalan jalan ke mall, lagi pula kita kan sudah lama tidak keluar barengbucap melisa
" ganti pakainmu dulu gih, setelah itu makan mama mau siapin makan siang untuk mu . mama tinggal dulu ' ucap melisa sembari melangkah menuju ke dapur
__ADS_1
BERSAMBUNG