
Deg
Netra keduanya bertemu. Tanpa mereka sadari mereka menjadi pusat perhatian siswa siswi dikelas.
'Aurel? Kenapa dia disini?' Batin Levin.
"Ehem." Lisa dan Rina berdehem bersamaan seketika membuat Aulia tersadar dari lamunannya.
"Ah iya. Emm tadi kalian panggil aku?" Tanya Aulia salah tingkah dengan ucapannya sendiri. Langsung melipat bibirnya rapat-rapat.
Levin dengan cepat mengetik pesan menanyakan tentang keberadaan Aurel di Villa yang terletak diluar kota.
'Aurel aman bos. Sekarang Non Aurel sudah tertidur pulas setelah diberi dokter obat penenang.' Itulah jawaban dari anak buahnya.
"Eh kalian beneran nggak salah. Cepat kirimkan foto Aurel sekarang." titahnya.
Ting
Matanya melirik ke arah Aulia,ia benar-benar bingung dengan apa yang ia lihat. Bukannya Aurel berada di Villa? tapi kenapa ia ada disini? Ah mungkin cuman hausinasiku aja. Itu yang ada dipikiran Levin sekarang.
...****...
"Rel,lo nggak ikut ke kantin hm?" Tanya Lisa menarik tangan sahabatnya.
"Hmmm." Jawab Aurel singkat.
"Rel,kok muka lo pucat banget gitu?jangan bilang lo masih sakit tapi lo paksain berangkat sekolah." Cerca lisa tangannya hendak menyentuh dahi Aurel tapi segera ditepis oleh Aurel.
"Yaampun Lis,tenang aja gue nggak apa-apa. Serius deh."
"Tapi Rel-"
"Lis. Aku mohon sekali ini saja tolong tinggalin gue ya. Plisshh. Gue juga nggak tau tiba-tiba gue pengen menyendiri." Jelas Aurel dengan air mata yang sudah mengenang dimata. Namun sekuatnya ia tahan agar tak lolos jatuh didepan Kedua sahabatnya.
"Ok deh. Kalo ada apa-apa hubungi gue ok?"
"Ya elah Lis,gue merasa kek anak tk deh."
"Soalnya ntar gue yang disalahkan sama nyokap lo."
"Iya,iya bawel. Hush sana,sana." Usir Aulia mengibaskan tangannya.
Ketika semua murid ke kantin,Aulia kembali menekuk wajahnya diatas mejanya.
__ADS_1
Levin yang tak sengaja lewat seketika terhenti. Entah apa yang sedang ia pikirkan iapun mendekati Aulia.
Tuk
Tuk
Tuk
Spontan Aulia mengangkat wajahnya kaget mendengar ketukan dimejanya padahal tak terdengar langkah seorangpun.
"Eh" Kaget Aulia.
"Aurel. Kamu masih ingatkan sama aku?" tanya lelaki itu seraya tersenyum manis membuat Aulia semakin terpukau dan gugup.
"Ah itu.. Aa-apa sebelumnya kita saling mengenal?" tanya Aulia sedikit gugup.
Sementara Levin yang tengah memandangnya semakin gemas melihat tingkah Aulia yang gugup.
"Tentu saja."
"Mungkin kamu lupa sama aku." tambah Levin.
"Kenalin aku Levin." Seru Levin menyodorkan tangannya kearah Aulia.
"Wajahmu sangat pucat. Lebih baik sekarang kamu istirahat di UKS saja." Saran Levin.
"Emm nggak perlu Lev. Gue serius nggak apa-apa kok." balas Aulia tersenyum tipis.
"Yakin?" hanya dibalas anggukan oleh Aulia.
Namun justru kepalanya makin berdenyut. Ia segera berdiri dengan satu tangan berpegangan dimeja.
"Rel. Jangan paksain ok?" kata Levin langsung memapah Aulia ke UKS.
Belum lima menit tubuhnya ambruk,untung saja Levin dengan cepat menggendong Aulia dengan terburu-buru.
"AUREL!?"
"Eits..tunggu,tunggu. Pasti lo tadi habis ngapain ngapainin Aurel kan?" cerocos Lisa dan langsung dibalas tatapan kejam oleh Levin.
"Ngaco lu!? Mana ada gue nyakitin dia."
"Minggir lo. Gue lagi buru-buru,jangan bikin emosi gue meledak ya ALISA ANINDTHA"
__ADS_1
"Ck,bilang aja ngambil kesempatan huh."
****
Sedangkan dikelas Lisa dan Rina terus gelisah dengan keadaan Aulia. Karna jam pelajaran sudah usai namun Aurel belum kelihatan batang hidungnya.
"Rin,mending kita susulin Aurel yuk.Gua takut terjadi apa apa sama Aurel. Apalagi ada si cowok brengsek itu."
Ceklek
"Aurel?" sahut keduanya serentak. Mata keduanya membulat sempurna melihat seluruh ruang tak ada Aurel dan Levin.
"Gawat Lis. Pasti Levin dah bawa Aurel kabur. Ayo kita susulin."
"Ayo."
Keduanya berlari menuju parkiran. Lisa langsung duduk tempat mengemudi,menyetir kecepatan diatas rata-rata.
"Oyah Rin,tolong jamu hubungi Tante Shindy sekarang. Buruan."
Dtt dttt dtt
📞:"Halo tante. Gawat tan,Aurel dibawa kabur sama Levin"
📞:"Dibawa kabur? Masa? Padahal barusan loh nak Levin nganterin Aurel kerumah kok."
📞:"Ha?Levin nganterin Aurel?"
📞:"Iya. Yaudah kalo gitu ya nak Lisa."
📞:"Aa-iya tante. Maaf ya Tan"
"Hufth.. Tau nggak Levin nganterin Aurel"
"What. Maksud lo,Levin anter Aurel ke mansion?
"Iya betul Rin."
...ΩΩΩ...
Maaf ya aku baru update 1 bab aja. Soalnya aku lagi sibuk banget. InsyaAllah kalo aku sempat aku bakal update lebih dari 1 bab perhari.
Oh ya makasih yang udah mampir dikaryaku..
__ADS_1
Jangan lupa komen,like dan klik favorit. tolong dukungan dan semangatnya. Kalo ada vote juga bisa bahkan aku sangat berterima kasih..