Anak Kembar

Anak Kembar
Part 28


__ADS_3

"Maksud kamu apa sih Ka?" Tanya Mom Sindy mengernyit.


"Ehem." Jefry berdehem sebentar. Sepertinya ia pun harus jujur tentang kebenaran 18 tahun silam.


Kompak anak dan ibu itu memandang kearah nya. Jefry menelan salivanya melihat tatapan intimidasi dari kedai orang itu.


"Papi menyembunyikan sesuatu?"Tanya Sindy dengan mata menyipit.


Jefry menghembuskan nafas berulang kali lalu berkata.


"Ok. Sebelumnya papi minta maaf sama mom." Ucap Pria paruh baya itu membuat Sindy mengangkat alisnya


"Minta maaf kenapa pi?"


"Sebenarnya dulu waktu mom hamil Aurel--" ia berhenti sejenak. Apa ia harus meneruskan?


Ingin tidak tapi sudah telanjur jadi mau tak mau ia harus bercerita.


"Aurel punya kembaran. Tapi--"


Deg


Jangtung Sindy berdetak dengan cepat. Ia hamil kembar? Lalu kemana yang satu?


"Tapi apa Pi? Bukan Sindy yang bertanya melainkan Arka.

__ADS_1


"Tapi bayi yang satunya hilang Ka. Papi juga gak tahu dimana dia sekarang." Sambung Jefry sendu.


Ia kembali teringat dengan kejadian dulu. Dimana istrinya mengalami depresi berat kehilangan putrinya.


"T-terus yang hil-lang itu si-siapa namanya?" Tanya Sindy gemetaran.


"Namanya Aulia Almasyhra Alexander." Jawab Jefry dengan tatapan lurus sedangkan Arka terus berperang dengan pikirannya.


Tanpa mereka sadari,mom Sindy tubuhnya semakin bergetar hebat,air mata terus mengalir diwajahnya. Kepalanya begitu pusing dan berputar-putar dan...


Brukk


Tubuhnya jatuh kebawah dalam keadaan tak sadarkan diri. Bunyi suara yang jatuh membuat dua manusia itu menoleh. Alangkah terkejutnya mereka melihat mom Sindy tak sadarkan diri. Inilah yang paling ditakutkan ayahnya,dimana dihari istrinya akan mengingat kejadian kelam dimasa lalu.


Demi tuhan Jefry sangat takut akan kehilangan istrinya. Apalagi Sindy mengalami gangguan mental. Lebih baik istrinya lupa dengan kejadian itu dari pada harus melihat istrinya seperti ini. Begitu pikirnya.


Tapi bukannya ia tak peduli. Padahal akhir-akhir sejak istrinya kembali normal seperti biasa ia selalu mencari informasi tentang Aulia,dan sekarang harus dihentikan kembali karna istrinya kembali drop.


***


Gavesha hospital


Sindy dilarikan kerumah sakit milik keluarga Alexander. Tampak Arka dan Jefry menunggu dalam keadaan gelisah. Jefry terus mondar mandir didepan ruangan Shindy.


Tak lama datanglah Athalla dengan terburu-buru. "Pi gimana kondisi mom?" tanya Athalla setelah mengatur nafasnya.

__ADS_1


"Kak,kita bicarakan disana aja." Arka memberi isyarat kearah papinya. Dan untungnya Atha langsung mengerti.


"Jadi kenapa mom bisa masuk rumah sakit?"


"Mom drop. Karena ternyata selama ini papi menyembunyikan sebuah rahasia tentang Aurel." Jelas Arka menghela nafasnya dalam-dalam.


"Ra-Rahasia? Maksud lo selama ini papi nyembunyiin sesuatu dari kita semua?" tanya Atha


Arka mengangguk mengiyakan. Atha yang mendengar hal itu tampak shock setelah mendengar cerita dari adiknya. Arka pun sama kagetnya mendengar cerita dari sang ayah. Kalo ia sudah tau hal itu kenapa ia harus susah susah cari kesana sini kalo penghuni rumahnya tau tentang hal tersebut.


Belakangan ini Atha memang jarang kemansion. Wajar kan ia sudah memiliki keluarga sendiri tapi walau begitu ia masih peduli dengan keadaan keluarganya.


dan untuk akhir pekan tepat keberangkatan Aulia sang adik ke LA. Papi Jefry mengundang Atha untuk makan malam dan sekalian kumpul kumpul sampai keberangkatan sang adik. Juga karena permintaan dari Aulia yang ingin bertemu dengan kakak iparnya.


Sedangkan Aurel? Apa kabarnya? Sejauh ini Atha dan Arka belum mendapatkan tanda tanda tentang keberadaan sang adik.


Aurel menghilang bak ditelan bumi. Entah didunia mana sekarang dirinya berpijak,tak ada satupun dari mereka yang tahu. Entah hidup atau tak lagi bernyawa. Tapi Arka dan Atha yakin bahwa Aurel masih hidup.


Levin juga pun sama menghilang begitu saja membuat Athalla yakin Levin tahu sesuatu tentang adiknya. Menghilang secara tiba-tiba ,bukannya hal itu cukup mencurigakan?


Tapi Levin tetap saja tutup mulut walaupun Atha sudah menghajarnya habis habisan. Entah adiknya itu pergi secara sukarela atau sebaliknya?


Huh,entahlah ia tak tahu. Memikirkan hal itu sungguh membuat dirinya cukup frustasi.


**

__ADS_1


Maaf ya guys,aku baru bisa update kembali karena keadaan aku yang kurang fit. Tapi sekarang udah mendingan kok. Doain aja ya biar akuh cepat sembuh..


__ADS_2