Anak Kembar

Anak Kembar
Part 7


__ADS_3

***


Tring.. Tring..


Bunyi alarm menggema diperdengaran Aurel. Ia segera bangun dan menunaikan kewajiban seperti biasanya.


Selesai sholat ia menuju dapur untuk membantu memasak. Para art menunduk melihat kedatangan tuan putri alexandra.


"Bi biar saya bantu memasak." ucap Aurel dengan senyuman hangat.


"Maaf non. Ini sudah menjadi tugas kami" kata salah satu art.


"Tidak apa-apa bi,saya bisa kok bantuin bibi. Bibi tidak perlu khawatir gaji bibi tidak akan dipotong kok" ucap aurel meyakinkan.


"Tapi non. Bukannya ini hari pertama non Aurel masuk sekolah?" tanya bi surni.


"Benar bi. Lagian kan tidak lama hanya beberapa menit." jawab aurel santai.


"Iya non tapi___" belum selesai bicara aurel sudah memutus


"Bi,apa bibi meremehkan ku? Bi tenang aja momy dan papy pasti tidak akan marah" ucap aurel meyakinkan bisa surmi.


"Baiklah non." jawab bi surmi terpaksa mengiyakan permintaan aurel karna aurel tetap bersikeras untuk memasak.


Walau sebenarnya bi Surmi takut karna sudah dilarang oleh Nyonya besar.


Setelah masakan dah siap aurel segera membawanya ke meja makan..


"Non biar bibi saja yang menyiapkannya" ucap bi surmi dengan senyum paksa.


"Bi biar saya saja." tolaknya dengan halus.


"Papy,momy sama kakak dah bangun.." kata aurel tersenyum.


"Princes? Kok princes yang masak?Kenapa bukan bi Surmi yang masak?" Tanya Arka panjang lebar.

__ADS_1


Aurel menarik nafas. Sudah diduga pasti kakaknya akan menanyakan itu.


"Kak,aku sendiri yang minta masak. Jadi jangan salahin bi surmi kak" ucap Aurel.


"Iyah oky. Tapi kok tumben emang kamu bisa masak dek? Tanyanya dengan alis kanan terangkat.


"Bisa dong kakak ku sayang..Apa kakak meragukanku?" jawabnya.


papy dan momy nya saling memandang bingung dengan sifat aurel yang tidak seperti biasanya yang begitu super manja.


"Tidak" jawab arka singkat. Ia masih bingung dengan sifat Aurel sebelum amnesia dan sekarang yang berubah 100% dari sebelumnya.


"Emm princes momy udah bisa masak?" kata momy nya.


"Bisa dong mom." jawab nya singkat


Aurel memandang heran kakaknya yang terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu


"Kak apa ada yang salah dengan ucapanku?"


"Tidak juga. yang kakak tau ya princes itu nggak bisa memasak kerjaannya cuman manja dan santai-santai' ucap Arka cerocos.


"Apa Aurel tipe wanita seperti itu ya?" ucapnya sendu.


Arka melongo dan heran dengan kelakuan adiknya yang seperti sedang membicarakan orang lain.


"Princes ngomong apaan sih?kok kayak lagi bicarain diri orang lain?" tanya Arka dengan wajah heran.


"Siapa yang ngomongin orang lain. Kakak aja jadi orang nggak peka banget" ujarnya cemberut dengan bibir bawah yang maju kedepan membuat Arka gemas melihat adiknya itu.


"Idih ngambek. kalo ngambek mulutnya nggak usah dikedepan-depanin kek gitu." ucap Arka tersenyum geli.


Momy Sindy dan Papi Jefri hanya tertawa melihat kelakuan anak-anak mereka yang masih seperti anak kecil


………

__ADS_1


"Sini bi biar saya saja yang merapikan" ucapnya tulus.


"Non. Non Aurel sejak amnesia jadi berubah. Bahkan begitu baik dan perhatian yang tulus." kata art kepada art yang lain.


"Apa sebelumnya saya begitu buruk ya bi?" tanya Aurel dengan wajah yang terlihat serius.


"Bukan begitu non. Maksud saya___" Aurel langsung memotong


"Nggak apa-apa kok bi,saya pengen dengerin sebenarnya saya seperti apa. Bi surmi tidak perlu segan untuk mengatakan tentang saya" tuturnya.


"Setau saya non aurel tidak bisa memasak. Tapi non begitu sempurna" Puji art itu.


"Makasih bi atas pujiannya" balasnya tersenyum.


"Princes...." Teriak Arka menggema didalam rumah itu.


"Ih kakak ngapain sih pakek teriak-teriak segala. Aurel kan masih bisa dengar"


"Lama banget sih. ayo buruan naik ntar terlambat." ujar Arka kesal.


"iya iya kakak ku sayang" balasnya.


…………


"Bye kak. Makasih tumpangannya. Hati-hati dijalan kak." Ucap Aurel dengan melambaikan tangannya.


"Iya iya adikku. Udah sana buruan nanti kena hukum loh." balasnya .


Aurel berjalan terburu-buru sehingga tak sengaja menabrak seseorang yang berputar lebih tinggi 3 cm darinya.


"Auwh.." ucap aurel lirih sambil memegang jidatnya.


"Aurel? Kamu nggak lihat kalo ada aku didepan?" Kata orang itu.


"Hm maaf-maaf kak aku tak sengaja" ucapnya memohon.

__ADS_1


"Hahahaha kamu sangat lucu.. Apa kamu sakit?" ujarnya heran sambil mencubit pipi cubby aurel gemas. Dia heran dengan panggilan yang dilontarkan aurel 'kakak' Karna aurel dan lelaki itu seumuran.


Aurel mengerutkan dahinya. Dia bingung dengan pria yang sok kenal dihadapannya.


__ADS_2